Kontroversi Hukum Rokok dalam Kitab Irsyād Al-Ikhwān Karya Syekh Ihsan Muhammad Dahlan

R. Aris Hidayat

Abstract


Fatwa MUI on illicit nature of cigarettes, sparking a debate in the public. Polemics involving the government, tobacco companies, tobacco farmers, cigarette consumers, clergy, health organizations and other community elements. Polemic about the law of cigarettes, according to the search on the manuscript, actually has been going on long before the fatwa MUI. It can be seen on a manuscript entitled Irsyad Al-Ikhwan, work of Sheikh Ihsan Muhammad Dahlan of Boarding Schools (Pondok Pesantren) Jampes Kediri East Java. According to Sheikh Ihsan, the legal position of smoking is found only opinions / ijtihad of the scholars alone, that would be deviation (there is a difference of opinion). Smoking is not a single legal position, some have argued haram, halal, permissible, and even beneficial makruh. It happens because there is a precondition in the case of smoking.

---


Fatwa MUI tentang sifat bahaya rokok, memicu perdebatan di masyarakat, yaitu polemik yang melibatkan pemerintah, perusahaan tembakau, petani tembakau, konsumen rokok, kyai atau tokoh agama, organisasi kesehatan dan elemen masyarakat lainnya. Polemik tentang hukum rokok, menurut hasil pencarian naskahnya, sebenarnya sudah terjadi jauh sebelum fatwa MUI dikeluarkan. Hal itu bisa dilihat pada manuskrip yang berjudul Irsyad Al-Ikhwan, karya Sheikh Ihsan Muhammad Dahlan dari Pondok Pesantren Jampes Kediri Jawa Timur. Menurut Sheikh Ihsan, posisi hukum merokok hanya merupakan opini / ijtihad para ulama saja, sehingga menimbulkan perbedaan pendapat. Posisi hukum merokok tidaklah tunggal, ada yang berpendapat haram, halal, diperbolehkan, dan bahkan makruh. Itu terjadi karena ada prasyarat dalam kasus merokok.

 


Keywords


Cigarette; Controversy; Law; Script

Full Text:

PDF

References


Aliman, Ibnu Abdullah, Jadi Benci Merokok Dengan Terapi Asmaul Husna, Bimbingan Untuk Para Perokok yang Ingin Berhenti Merokok. Jogyakarta: Penerbit Perkutut, 2011.

Bruinessen, Martin Van, Kitab Kuning, Pesantren dan Tarekat, cet. ke-1. Bandung: Mizan, . 1995.

Dhofier, Zamakhsyari, Tradisi Pesantren, Studi Tentang Pandangan Hidup Kyai. Jakarta: LP3ES, 1982.

Fauzi, Nasim, H.M.dr., Siapa Bilang Merokok Harom? Minyak Kedelai dan Minyak Kacang Sebagai Penyebab Penyakit Jantung; Rokok yang Dijadikan Kambing Hitam!.Malang: Surya Pena Gemilang Publishing, 2010.

Ihsan, Syekh Muhammad Dahlan, Terjemah Siraj ath-Thalibiin. Jilid 1. Kediri: Jampes, 1431 H/2010 M.

Ihsan, Syekh Muhammad Dahlan, Siraj ath-Thalibiin Syarah Minhaj al-‘Abidiin. Juz I. Dar al-Fikr

Ihsan, Syekh Muhammad Dahlan, Siraj ath-Thalibiin Syarah Minhaj al-‘Abidiin. Juz II. Dar al-Fikr

Jampes, Syaikh Ihsan, Kitab Kopi dan Rokok. Yogyakarta: Penerbit Pustaka Pesantren, 2009.

Jaya, Muhammad, Pembunuh Berbahaya Itu Bernama Rokok. Sleman Yogyakarta: Penerbit Riz’ma, 2009.

Mughni. Busrol Karim A. KH, Syekh Ihsan Muhammad Dahlan Al-Jampesi Al-Kediri (Pengarang Siraj al-Thalibiin). Cetakan ke-6. Kediri: Jampes-Kediri, 2006.

Rif’an, Ahmad Rifa’I Merokok Haram. Jakarta: Penerbit Republika, 2010.

Shihab, Quraish, M. , M. Quraish Shihab Menjawab 1001 Soal Keislaman yang Patut Anda Ketahui. Cet. X, Rabi’ul Awal 1432 H. Ciputat Tangerang: Lentera Hati, 2011.




DOI: http://dx.doi.org/10.21580/ihya.16.2.1652

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 International Journal Ihya' 'Ulum al-Din

International Journal Ihya' 'Ulum al-Din Indexed by:

Journal Terindex di Academia Journal Terindex di Google Scholar Journal Terindex di DOAJ Journal Terindex di Moraref Journal Terindex di Portal Garuda Journal Terindex di Mendeley

Copyright (c) 2017 International Journal Ihya 'Ulum al-Din

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.