KAJIAN INTERDISIPLIN: TELAAH SENI RUPA DAN TARI MELALUI TEORI AKULTURASI DAN TEORI MOTIVASI PADA TARI RONGGENG WARAK KARYA TARI SEKAR KEMUNING

Sovie Kresnadayanti Puspita*  -  Program Studi Pendidikan Seni Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Wadiyo Wadiyo  -  Program Studi Pendidikan Seni Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Wandah Wibawanto  -  Program Studi Pendidikan Seni Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang, Indonesia

(*) Corresponding Author
Ronggeng Warak merupakan salah satu karya tari dengan penggambaran kolaborasi kebudayaan dan kesenian Kota Semarang yang multikultural. Oleh sebab itu penelitan ini bertujuan untuk mengetahui tanda akulturasi dan motivasi pembuatan karya Tari Ronggeng Warak. Kajian motivasi menggunakan teori ERG Clayton Paul Aldefer yang menyederhanakan teori kebutuhan Abraham Maslow.Penelitian menerapkan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Uji keabsahan data menggunakan peningkatan ketekunan dan triangulasi, serta Teknik analisis data melalui cara mengurutkan data secara sistematis yang berawal dari pengumpulan data, reduksi data, penjajian data dan verivikasi.Hasil yang ditemukan dalam Tari Ronggeng Warak adalah penandaan akultursi dari icon Tradisi Dugderan dan Kesenian Gambang Semarang. Warak sebagai ide pembuatan karya merupakan bentuk akulturasi dari ragam etnis, seperti Jawa, Cina, dan Arab secara visualisasinya terlihat pada kostum dan properti tari. Warak dijadikan icon hawa nafsu pada Tradisi Dugderan. Gaya tari Semarangan (salah satu jenis seni dalam Gambang Semarang) dibuat sebagai pijakan pembuatan karya yaitu pada bentuk, iringan, tata rias dan kostum serta properti tari.Motivasi pembuatan karya Tari Ronggeng Warak masuk diantara kebutuhan untuk berhubungan  dan berkembang dalam teori ERG, dan masuk pada Esteem Needs dalam teori kebutuhan Maslow.

Keywords: kajian interdisiplin; Tari Ronggeng Warak; Akulturasi; Motivasi

  1. Azis, F., & Wahyuningsih, N. (2019). Damar Kurung Hasil Akulturasi Kebudayaan Masyarakat Gresik. Gelar : Jurnal Seni Budaya, 16(2), 150. https://doi.org/10.33153/glr.v16i2.2486
  2. Eko, C. (2014). Akulturasi Budaya Yang Masih Ada Hingga Sekarang di Semarang. Universitas Andalas, 10(3), 1.
  3. Firmansyah, R., Sc, S. S. M., Kreatif, F. I., & Interior, P. D. (2016). Konsep Dasar ASIMILASI & AKULTURASI dalam Pembelajaran BUDAYA. (December).
  4. Irawan, D., Putra, R. S., Farabi, M. Al, & Tanjung, Z. (2022). INTEGRASI ILMU PENGETAHUAN : Kajian Interdisipliner , Multidisipliner dan Transdisipliner Ilmu Pendidikan Islam Kontemporer. Attaqwa: Jurnal Ilmu Pendidikan Islamam, 18(1), 133.
  5. Kaeksi, M. H., Fitriasari, R. P. D., & Sushartami, W. (2020). Transformasi Warak Ngendhog Menjadi Tari Warak Dhugdher Di Kota Semarang. Jurnal Seni Tari, 9(1), 1–10. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jst/article/view/36954%0Ahttp://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jst
  6. Manumpahi, E., Goni, S., & Pongoh, H. (2021). Kajian Kekerasan Dalam Rumah Tangga Terhadap Psikologi Anak Di Desa Soakonora Kecamatan Jailolo Kabupaten Halmahera Barat. Journal of Interpersonal Violence, 36(5–6), 2772–2790. https://doi.org/10.1177/0886260518759060
  7. Nugrahani, F. (2014). Metode Penelitian Kualitatif Dalam Penelitian Pendidikan Bahasa. In Solo Cakra Books. Retrieved from http://e-journal.usd.ac.id/index.php/LLT%0Ahttp://jurnal.untan.ac.id/index.php/jpdpb/article/viewFile/11345/10753%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.sbspro.2015.04.758%0Awww.iosrjournals.org
  8. Opsantini, R. D., & Septiyan, D. D. (2023). Akulturasi Budaya dalam Tari Gambang Semarang. 2(2).
  9. Prihartanta, W. (2015). Teori-Teori Motivasi Prestasi. Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, 1(83), 1–11.
  10. Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D (2nd ed.; Sutopo, ed.). Yogyakarta: Penerbit Alfabeta Bandung.
  11. Wattimena, R. A. A. (2012). Komunitas Politis: Fakta atau Hipotesa? Sebuah Pendekatan Fenomenologi Politis. Jurnal Filsafat Arete, 1(1), 42–62.

Open Access Copyright (c) 2023 Journal of Islamic Art and Architecture (JIAA)
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Program Studi Ilmu Seni dan Arsitektur Islam
Fakultas Ushuluddin dan Humaniora
Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
Indonesia

apps