Level of self-efficacy of middle school students during the Covid-19 pandemic

Taufik Agung Pranowo*  -  Department of Guidance and Counseling, Universitas PGRI Yogyakarta, Indonesia

(*) Corresponding Author

Purpose -  The purpose of this study was to determine the level of self-efficacy in students at Sarbini Islamic Junior High School.  

Method - This type of research is quantitative research. The population in this study was 215 students. The sample used in this study was 25 students. Sampling was done by purposive random sampling. Data analysis in this study used descriptive quantitative.

Result - The level of student self-efficacy at the moderate level shows a value of 26%. As for the high level shows a value of 21%. Students at Sarbini Islamic Junior High School experienced a low level of self-efficacy with a value of 7%, and a level of self-efficacy in the less category with a value of 19%. In each indicator, it can be seen that there are only 2 levels of high self-efficacy with values of 77 and 81 on the indicators of Adjusting to Tasks and Self-Assessment of Ability to Do Tasks. While other indicators are in the medium category.

Implications – This research has an impact on knowing the level of self-efficacy of Sarbini Islamic Junior High School students to provide an overview to Sarbini Islamic Junior High School teachers in the learning process.

Originality – Strengthening students at Islamic Junior High School through self-efficacy in the form of guidance and counseling services.

***

Tujuan - Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat efikasi diri pada siswa SMP Islam Sarbini.

Metode - Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 215 siswa. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 25 siswa. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive random sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif.

Hasil - Tingkat efikasi diri siswa pada tingkat sedang menunjukkan nilai sebesar 26%. Sedangkan untuk level tinggi menunjukkan nilai sebesar 21%. Siswa SMP Islam Sarbini mengalami tingkat efikasi diri rendah dengan nilai 7%, dan tingkat efikasi diri dalam kategori kurang dengan nilai 19%. Pada masing-masing indikator terlihat hanya terdapat 2 tingkat efikasi diri yang tinggi dengan nilai 77 dan 81 pada indikator Menyesuaikan Tugas dan Penilaian Diri Kemampuan Mengerjakan Tugas. Sedangkan indikator lainnya berada pada kategori sedang.

Implikasi - Penelitian ini berdampak pada mengetahui tingkat efikasi diri siswa SMP Islam Sarbini untuk memberikan gambaran kepada guru SMP Islam Sarbini dalam proses pembelajaran.

Originalitas - Penguatan siswa MTs melalui studi level efikasi diri berupa layanan bimbingan dan konseling.

Keywords: self-efficacy; junior high school students; covid 19 pandemic; efikasi diri siswa SMP; pandemi covid 19

  1. Almika, F. (2021). Hubungan efikasi diri dan kemampuan pemecahan masalah pada pasangan jarak jauh di masa pandemi covid-19. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(2), 3185–3190. https://doi.org/10.31004/jptam.v5i2.1370.
  2. Amalia. (2017). Pengaruh hardiness dan efikasi diri terhadap regulasi diri. Psikoborneo, 5(4), 521–530. Retrieved from http://e-journals.unmul.ac.id/index.php/psikoneo/article/view/4470.
  3. Anggraeni, D., & Nurcaya, I. (2016). Peran efikasi diri dalam memediasi pengaruh pendidikan kewirausahaan terhadap niat berwirausaha. E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana, 5(4), 241653. Retrieved from https://ojs.unud.ac.id/index.php/Manajemen/article/view/17664.
  4. Arum, D., Metra, W., & Widyana, R. (2021). Peran persepsi keterlibatan orangtua dan peran sosial guru dengan efikasi diri akademis siswa dalam pembelajaran online di masa pandemi. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 9(2), 139–146. https://doi.org/10.29210/155500.
  5. Bandura, A. 1997. Self-efficacy: The Exercise of Control. New York: Freeman.
  6. Dalimunthe, H. A., Dewi, S. S., & Faadhil, F. (2020). Pelatihan universal design for learning untuk meningkatkan efikasi diri guru sekolah menengah pertama Islam terpadu dalam mengajar. Jurnal Diversita, 6(1), 133–142. https://doi.org/10.31289/diversita.v6i1.3784.
  7. Fadillah, A. (2019). Hubungan Harga Diri Dengan Perilaku Menyontek Pada Mahasiswa. Psikoborneo, 7(4), 11–44. Retrieved from http://e-journals.unmul.ac.id/index.php/psikoneo/article/view/4846.
  8. Hasmatang. (2019). Pentingnya Self Efficacy pada Diri Peserta Didik. Prosiding Seminar Nasional Biologi, 1, 296–298. Retrieved from https://ojs.unm.ac.id/semnasbio/article/view/10568.
  9. Krisphianti, Y. D., Setyaputri, N. Y., Yuliani, I., & Puspitarini, D. (2019). Perbedaan antara penggunaan focus group discussion (FGD) dengan proses ground , understand , revise , and use (guru) terhadap efikasi diri karier mahasiswa S1 Bimbingan dan Konseling. Jurnal Nusantara of Research, 6(1), 33–40. https://doi.org/10.29407/nor.v6i1.13498.
  10. Latisi, M. P., Sofia, L., & Suhesty, A. (2021). Hubungan antara efikasi diri dengan orientasi masa depan pada siswa SMA Negeri X Samarinda. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 9(1), 188–201. Retrieved from http://e-journals.unmul.ac.id/index.php/psikoneo/article/view/5679.
  11. Mamesah, T. S., & Kusumiati, R. Y. . (2019). Hubungan antara efikasi diri akademik dengan penyesuaian diri pada mahasiswa baru Provinsi NTT yang merantau di Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. Jurnal Psikologi Konseling, 14(1), 317–329. https://doi.org/10.24114/konseling.v14i1.13728.
  12. Musadieq, M. Al, Rimawan, E., Mulyanto, A. D., Mahendra. (2016). Pengaruh pemberdayaan psikologis terhadap efikasi diri dan kecerdasan emosional. Sinergi, 20(3), 194–198. https://dx.doi.org/10.22441/sinergi.2016.3.004.
  13. Prahara, S. A., & Budiyani, K. (2019). Pelatihan efikasi diri guru: efikasi diri akademik dan prestasi belajar siswa. Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi, 21(1), 39. https://doi.org/10.26486/psikologi.v21i1.765.
  14. Putri, S. W., Risnawita, R., & Handayani, D. (2017). Hubungan efikasi diri dengan kecemasan menghadapi ujian nasional pada siswa. Happiness, 1(2), 111–124. http://dx.doi.org/10.20473/brpkm.v1i2.29053.
  15. Rizki, A., & Medan, U. N. (2019). Pengaruh efikasi diri dan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar ekonomi siswa kelas X Sma Negeri 11 Medan. Journal Economy And Currency Study (JECS), 1(2), 9–15.
  16. Rustika, I. M. (2016). Efikasi Diri: Tinjauan Teori Albert Bandura. Buletin Psikologi, 20(1–2), 18–25. https://doi.org/10.22146/bpsi.11945.
  17. Setiyaningsih, D., & Nurmalia, L. (2020). Pengaruh Kompetensi Pedagogik & Motivasi Terhadap Efikasi Diri Guru SDN Gugus VI Palmerah Jakarta Barat. HOLISTIKA : Jurnal Ilmiah PGSD, IV, 45–52. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/holistika/article/view/6555.
  18. Sunawan, S., Ahmad Yani, S. Y., Anna, C. T., Kencana, T. I., Mulawarman, -, & Sofyan, A. (2017). Dampak Efikasi Diri terhadap Beban Kognitif dalam Pembelajaran Matematika dengan Emosi Akademik sebagai Mediator. Jurnal Psikologi, 44(1), 28. https://doi.org/10.22146/jpsi.22742.

Open Access Copyright (c) 2021 Journal of Advanced Guidance and Counseling
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Journal of Advanced Guidance and Counseling
Published by Department of Islamic Guidance and Counseling
Faculty of Da'wa and Communication 

Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Jl. Prof. Dr. Hamka Kampus III Ngaliyan Semarang 50185

ISSN: 2746-1513 (Print)
ISSN: 2746-1521 (Online)


This work is licensed under a Creative Commons

 
View My Stats
apps