Fiscal Decentralization and Village Innovation in Regional Autonomy Law
DOI:
https://doi.org/10.21580/walrev.2026.8.2.31731Abstract
This research is motivated by the gap between village fiscal independence and the realities of local-level innovation. Although Law Number 6 of 2014 concerning Villages and fiscal decentralization policies provides significant financial authority through Village Funds, some villages in Wonogiri Regency remain trapped in administrative dependence and monotonous programs. The main question of this research is how the findings suggest an association between village development status, institutional capacity, and the ability to translate fiscal authority into innovative programs. This research presents a critical review of the implementation of village autonomy, focusing on policy integration. The method used is descriptive qualitative, with data collected through interviews, observations, and document studies in three sample villages: Waleng Village (Independent), Domas Village (Advanced), and Tlogosari Village (Developing). Research findings indicate that the efficiency of the program implemented by the Central Government has created a significant breakthrough for villages, in accordance with the classifications established by the Ministry of Villages. In contrast, villages in the "Developing" category still experience high fiscal dependency. This study concludes that political support, such as the Wonogiri Innovation Award (WIA), helps spur village creativity, but human resource capacity building is needed to ensure that fiscal decentralization is not merely a tool for budget absorption.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara kemandirian fiskal desa dengan realitas inovasi di tingkat lokal. Meskipun Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan kebijakan desentralisasi fiskal memberikan wewenang finansial yang besar melalui Dana Desa, Masih terdapat desa di Kabupaten Wonogiri yang masih terjebak dalam ketergantungan administratif dan program yang monoton. Pertanyaan utama penelitian ini adalah bagaimana tinjauan yuridis-politis desentralisasi fiskal memengaruhi inovasi desa dan apa yang membedakan kapasitas inovasi antar kategori desa. Penelitian ini memposisikan diri sebagai kajian kritis terhadap implementasi otonomi desa dengan fokus pada aspek integrasi kebijakan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen di tiga desa sampel: Desa Waleng (Mandiri), Desa Domas (Maju), dan Desa Tlogosari (Berkembang). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi program yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat menciptakan satu terobosan yang baik bagi desa sesuai dengan pengelompokan yang ditetapkan Kemendes. Sebaliknya, desa kategori "Berkembang" masih mengalami ketergantungan fiskal yang tinggi. Penelitian ini menegaskan bahwa dukungan politik mampu mewujudkan kebijakan yang baik berupa program inovasi seperti Wonogiri Innovation Award (WIA) efektif dalam memacu kreativitas desa, namun diperlukan penguatan kapasitas SDM agar desentralisasi fiskal tidak sekadar menjadi alat penyerapan anggaran.
Keywords: Fiscal Decentralization; Village Innovation; Village Funds; Wonogiri Regency; Village Independence.
Downloads
References
Wisata Berbasis Potensi Lokal Di Jorong Gantiang Nagari Koto Tangah Sumatera Barat.” Menara Pengabdian 5 (1): 36–39. https://doi.org/10.31869/jmp.v5i1.6806.
Adellya Santika, Dhesta, Ratna Yosefin Eurolia, Mega Aulya Hasanuddin, Ratu Fathira Rania, and Dika Meisaroh. 2025. “Implementasi Kebijakan Desentralisasi Fiskal Dan Dampaknya Terhadap Pembangunan Daerah.” Jurnal Multidisiplin 3 (2): 249–60. https://e-journal.naureendigition.com/index.php/mj.
Agastha, Mochhans Elang, and Yozi Aulia Rahman. 2025. “Pengaruh Desentralisasi Fiskal Terhadap The Effect Of Fiscal Decentralization On Regional Economic.” Sibatik Journal: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan 4 (8): 2297–2314. https://doi.org/10.54443/sibatik.v4i8.3292
Benda, Fuly Prio. 2025. “Analisis Kebijakan Desa Kerukunan Tangguh Di Desa Malino, Kecamatan Banggai Selatan, Kabupaten Banggai Laut.” JURNAL KEBIJAKAN & PELAYANAN PUBLIK 13 (2): 77–84. https://ojs.untika.ac.id/index.php/fisip/article/view/1208/855.
Darmayanti, Ni Luh Wahyuni, and Ni Luh Gede Erni Sulindawati. 2025. “Fenomena Rendahnya Rasio Kemandirian Keuangan Desa.” Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Humanika 15 (1): 116–28. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJA/article/view/92482.
Kisma Dian, and Rina Tjandra Kirana. 2026. “Transfer Intergovernmental Dan Disiplin Fiskal Pemerintah Daerah: Tinjauan Sistematis Moral Hazard Dalam Sistem Desentralisasi Fiskal”. Jurnal Akuntansi Keuangan Dan Perpajakan | E-ISSN : 3063-82082 (3):488-97. https://jurnal.globalscients.com/index.php/jakp/article/view/1181.
Dzulkarnain, Iskandar, Anis Arendra, Yoga Dwitya Pramudita, and Jamilah Jamilah. 2024. “Pemanfaatan Sabut Kelapa Menjadi Cocopeat Dan Cocofiber Dalam Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa Grujugan Sumenep”. Jurnal Abdimas Bina Bangsa 6 (1):246-55. https://doi.org/10.46306/jabb.v6i1.1550
Fajri, Muhammad, Abdul Chalid Ahmad Fajri, and Rizal Rahman Teapon Fajri. 2025. “Transfer Dana Desa Dan Dinamika Makro Ekonomi Daerah Terhadap Peningkatan Status Desa Berkembang Di Provinsi Maluku Utara.” Jurnal Economic Resource 8 (2): 1521–31. https://doi.org/10.57178/jer.v8i2.1800.
Hadim, Viktoria. 2024. “Pengaruh Tingkat Pengangguran Terhadap Tingkat Kemiskinan Di Kabupaten Manggarai Barat.” Ekspektasi: Jurnal Pendidikan Ekonomi 9 (1): 18–23. https://doi.org/10.37478/jpe.v9i1.4380.
Handayani, Fitri, Siluh Putu Damayanti, and Ulfan Mulyawan. 2025. “Strategi Penerapan Metode Pelatihan Partisipatif Dalam Pengembangan Desa Wisata Di Desa Sesaot Kecamatan Narmada.” Journal of Responsible Tourism 4 (3): 1003–10. https://doi.org/10.47492/jrt.v4i3.3800
Hartika, Bq Dewi, Intan Sholatiyah, and Nur Hasanah. 2024. “Tantangan Otonomi Daerah Di Indonesia Dalam Konteks Persaingan Globalisasi.” JALAKOTEK: Journal of Accounting Law Communication and Technology 1 (2): 888–97. https://doi.org/10.57235/jalakotek.v1i2.2665.
Hendriawan, Muhammad Rifqi, and Reny Rian Marliana. 2025. “Pengelompokan Desa Di Jawa Barat Berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) Menggunakan ALgoritma Clustering Large Application (CLARA).” Jambura Journal of Probability and Statistics 6 (1): 35–41. https://doi.org/10.37905/jjps.v6i1.27450.
Indra Widjaya, Raihan, and Ita Damayanti. 2025. “Dinamika Kewenangan Tata Ruang Desa: Tantangan Dan Teluang Dalam Pembangunan Berkelanjutan.” Journal of Supreme Legal Insight 1 (1): 15–23.
Ishak, Khodijah, and Muhammad Isa Selamat. 2025. “Pengembangan Industri Kreatif Tenun Songket Berbasis Potensi Budaya Lokal Di Desa Sebauk Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat.” KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2 (1): 16–26. https://doi.org/10.46367/khidmah.v2i1.2413.
Ishaq, Maulana, Ahmad Mubassir, Muhammad Zainul Arifin, Muhammad Saiful, Benny Prasetiya, Pendidikan Agama Islam, and Ahmad Dahlan. 2025. “Membangun Kesadaran Masyarakat Di Lingkungan Perkampungan Desa Transisi Kota: Pendekatan Participatory Action Research.” NAAFI: JURNAL ILMIAH MAHASISWA 2 (1): 2025. https://doi.org/10.62387/naafijurnalilmiahmahasiswa.v2i1.117.
Iswanto, Denny, and Miskan. 2025. “From Smart City to Smart Village: Akselerasi Transformasi Digital Dalam Optimalisasi Pelayanan Publik Di Desa Kepatihan Kabupaten Gresik.” Contemporary Public Administration Review 2 (2): 170–86. https://doi.org/10.26593/copar.v2i2.8794.170-186.
M. Ferdi Septianda. 2025. “Eksplorasi Faktor-Faktor Keberhasilan Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (Studi Pada Desa Wunut Kecamatan Tulung Kabupaten Klaten) Exploration Of Factors For Successful Management Of Village-Owned Enterprises (Study In Wunut Village, Tulung District, Klat.” Septianda 66 | Jurnal Riset Pembangunan. Vol. 7. https://doi.org/10.36087/jrp.v7i2.202
Mayyora, Restu, Qomariyatus Sholihah, Ike Wanusmawatie, Alfi Haris Wanto, 2025. “Review Digital Transformation Of Villages And Its Implications For Sustainable Development : Literature Review Approach.” Indonesian Journal of Intellectual Publication 5 (2): 100–111. https://doi.org/10.51577/ijipublication.v5i2.615
Moleong Lexy J. 2016. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nova, Sinta, Rosliana Harahap, Nurzihan Fitria Hapshani, and Muhammad Fadil Azhari. 2025. “Pemberdayaan UMKM Melalui Optimalisasi Digitalisasi Usaha Berbasis Google Maps Di Desa Raya Dusun IV.” Easta Journal of Innovative Community Services 4 (01): 22–34. https://doi.org/10.58812/ejincs.v4i01.411.
Nugrahanti, Trinandari Prasetya, Laela Lanjarsih, and Primadonna Ratna. 2025. “Pemberdayaan Desa Menuju Desa Mandiri Dan Berkelanjutan Melalui Pendampingan Sistem Keuangan.” JournalofHumanAndEducation 5 (2): 475–84. https://doi.org/10.31004/jh.v5i2.2445
Paudi, Syntia R, Zainal Abidin Umar, and Idris Yanto Niode. 2025. “Strategi Pengembangan Desa Wisata Bubohu Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Bongo Kecamatan Batudaa Pantai Kabupaten Gorontalo.” JAMBURA 8 (2): 739–52. http://ejurnal.ung.ac.id/index.php/JIMB.
Ramadhani, Nuramaliah, and Iqbal Nur Aswad. 2025. “Pembuatan Dan Pengelolaan Media Sosial Pemerintah Desa Sebagai Alat Untuk Mempromosikan Potensi Desa Wisata.” Macoa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2 (1): 18–24. https://www.journal.itbmpolman.ac.id/index.php/jurnalmacoa/article/view/124.
Riewpassa, Abraham, Belianus Patria Latuheru, and Godprit Haris Touwely. 2025. “Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur Desa: Upaya Mewujudkan Pelayanan Prima.” KAMBOTI: Jurnal Sosial Dan Humaniora 5 (2): 72–82. https://doi.org/10.51135/kambotivol5issue2page72-82.
Rohimah, Wahyu Nur, Sri Wilujeng, and Leni Vitasari. 2025. “Peran Badan Permusyawaratan Desa (Bpd) Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Di Desa Kemiren Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi.” Jurnal Katarsis 3:51–60. https://doi.org/10.62734/kts.v3i1.574
Siregar, Dewi Ratna Bulan, and Ade Suryani. 2025. “Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa Melalui Pelatihan Manajemen SDM Berbasis Kompetensi Di Desa Tanjung Siram, Kecamatan Bilah Hulu.” Aksi Kita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 1 (3): 273–79. https://doi.org/10.63822/can3jr02
Sukmani, Meylinda. 2025. “Penguatan Ekonomi Desa Talekoi: Peluang Dan Tantangan Sebagai Desa Penyangga IKN.” Jurnal Sosial Teknologi 5 (3): 553–64. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v5i3.32032.
Timon, Andros. 2021. “Tanggung Jawab Pemerintah Daerah Dalam Pemberian Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin.” Jurnal Ilmu Pemerintahan Suara Khatulistiwa 6 (2): 160–74. https://doi.org/10.33701/jipsk.v6i2.1859.
Turmudi, Hadis. 2025. “Transplantasi Model One Village One Product (OVOP) Dalam Kebijakan Pembangunan Desa Di Indonesia.” Jurnal Sains, Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Dan Hukum 2 (4): 358–65. https://doi.org/10.60126/sainmikum.v2i4.1190.
Ubaidulloh, Ervin Muhammad, and Danang Purwanto. 2025. “Peran Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Desa Wisata Sumberbulu Karanganyar.” Jurnal Educatio FKIP UNMA 11 (2): 387–94. https://doi.org/10.31949/educatio.v11i2.12617.
Widhi Nugroho, Aziz, Retno Eko Mardani, Siti Fatimah, and Melia Rizki Ruswandi. 2024. “Analysis of Providing Legal Assistance to Vulnerable Groups in Wonogiri Regency.” Mendapo: Journal of Administrative Law 5 (3): 298–315. https://doi.org/10.22437/mendapo.v5i3.34628.
Widhi Nugroho, Aziz, Rengga Kusuma Putra, Satriya Nugraha, and Retno Eko Mardani. 2024. “Kewenangan Pemerintah Daerah Dalam Pengelolaan Pasar Rakyat Dalam Perspektif Hukum Otonomi Daerah.” MORALITY : Jurnal Ilmu Hukum 10 (2): 306–16. https://doi.org/10.52947/morality.v10i2.854
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aziz Widhi Nugroho, Edvardas Juchnevicius, Siti Fatimah, Rengga Kusuma Putra, Azahery Insan Kamil

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






PUBLISHER