PERTEMANAN SEBAYA SEBAGAI ARENA PENDIDIKAN DERADIKALISASI AGAMA

Yusar Yusar

Abstract


This article was an endeavor to describe the arena of the education which aim to de-radicalization, specially among the youth with their peer group. In many cases, the youth is the main target of the radicalism and they were often exploited for the radical movement. In previous researches, the concept of the peer group are rarely considered. Data collected based on several observations in the exper­iments with the artificial scene of daily life. The youth found their way to show their awareness on the religious radical movement. In some empirical inves­ti­gations, this article might offers the theoretical framework of peers that may be constructed to study the de-radicalization of religious movement. In the peer life, it was built the force to control the members not to join the radical movement. This article may provide a new approach in terms of  education for de-radicalization of religious movement.

***

Artikel ini merupakan upaya untuk menggambarkan arena pendidikan yang ber­tujuan untuk deradikalisasi, khususnya di antara kaum muda dengan kelompok sebaya mereka. Dalam banyak kasus, pemuda adalah sasaran utama radikalisme dan mereka sering dilakukan untuk gerakan radikal. Dalam penelitian se­belum­nya, konsep dari kelompok sebaya jarang dipertimbangkan. Data dikumpulkan ber­dasarkan beberapa pengamatan dalam eksperimen dalam adegan buatan kehidupan sehari-hari. Pemuda menemukan jalan mereka untuk memberikan tanda kesadaran gerakan radikal agama. Pada beberapa penyelidikan empiris, artikel ini dapat menawarkan kerangka teoritis teman sebaya yang mungkin dibangun untuk mempelajari deradikalisasi gerakan keagamaan. Dalam ke­hidup­an teman sebaya, dibangun kekuatan untuk mengendalikan anggota untuk tidak bergabung dengan gerakan radikal. Artikel ini dapat memberikan pen­dekatan baru dalam pendidikan istilah untuk deradikalisasi gerakan keagamaan.


Keywords


pertemanan sebaya; remaja; deradikalisasi

Full Text:

PDF

References


Abercrombie, Nicholas dan Alan Warde, Contemporary British Society Third Edition, Cambridge: Cambridge University Press, 2000.

Abuza, Zachary, Political Islam and Violence in Indonesia, New York: Routledge, 2007.

Azra, Azyumardi, Pergolakan Politik Islam: Dari Fundamentalisme, Modernisme hingga Post-Modernisme, Jakarta: Paramadina, 2006.

Brake, Mike, The Sociology of Youth Culture and Youth Subculture: Sex Drugs and Rock ‘n’ Roll, New York: Routledge, 2013.

Brown, Bradford B. dan Christa Klute, “Cliques, Crowds, and Friendships”, dalam Gerald R. Adams and Michael D. Berzonsky (ed.), Blackwell Hand¬book of Adolescence, Malden: Blackwell, 2003.

Cattrijse, Lieve, Human Rights Education: One Step Beyond in Search of a Conceptual Framework for Human Rights Education, Ghent: Ghent University, 2009.

Coulon, Alain, Etnometodologi, cet. III, Jakarta: Lengge, 2008.

Cuff, E.C, W.W. Sharrock dan D.W. Francis, Perpectives in Sociology, Ed. V, New York: Routledge, 2006.

Hoppers, Wim, Integrating Formal and non-Formal Basic Education: Policy and Practice in Uganda, Paris: IIEP, 2008.

H.S., Hairus Salim, Najib Kaelani, dan Nikmal Azekiyah, Politik Ruang Publik Sekolah Negosiasi di Sekolah Menengah Umum Negeri di Yogyakarta, Yogyakarta: UGM, 2011.

Lagdridge, Darren, Phenomenological Pschycology: Theory, Research and Methods, London: Pearson, 2007.

Ritzer, George, Teori Sosiologi Dari Sosiologi Klasik Hingga Perkembangan Terakhir Postmodern, ed. VIII, terj., Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2012.

Scheff, Thomas J, Goffman Unbound! a New Paradigm for Social Science, London: Paradigm Publisher, 2006.

Sean Byrne dan Amos Nadan, “The Social Cube Analytical Model and Protracted Ethoterritorial Conflicts”, dalam Thomas Matyok, et.al (eds.), Critical Issues In Peace and Conflict Studies, Plymouth: Lexington Books, 2011.

Internet:

Azca, Muhammad Najib, “Yang Muda yang Radikal: Refleksi Sosiologis terhadap Fenomena Radikalisme Kaum Muda Muslimdi Indonesia Pasca Orde Baru”, Maarif, Vol. 8, No. 1, Juni 2011, http://maarifinstitute.org/images/ ../vol%20viii%20no%201%20juli%20201.pdf, diakses pada tanggal 2 Maret 2015.

Bruinessen, Martin V, “Genealogies of Islamic Radicalism in Post Suharto Indonesia”, South East Asia Research, Vol. 10, No. 2, tahun 2002, http:// www.dspace. library.uu.nl/bitstream/handle/1874/20378/bruinessen_02_genealogies_islamicradicalism.pdf?sequence=1, diakses pada tanggal 3 Maret 2015.

Dwiningrum, Siti Irene Astuti, “Multicultural Da’wa in Schools From Sociological Persepectives”, Jurnal Walisongo, Vol. 22, No. 2, November 2014, http:// portalgaruda.org/?ref=browse&mod=viewissue&journal=5939&issue=%20Vol%2022,/%2/0No%202%20(2014):%20Dakwah%20Multikultural, diakses pada tanggal 9 Maret 2015.

Kleden, Ignas, “Pierre Bourdieu dan Konsep Habitus Baru”, diterbitkan melalui http://www.habitusbaru.com, diakses pada tanggal 4 Maret 2015.

Munip, Abdul, “Menangkal Radikalisme Agama di Sekolah”, Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 1 No 2. Desember 2012 dalam, http://journal.uin-suka.ac.id/jurnal/ artikel/ 133/menangkal-radikalisme-agama-disekolah, diakses pada tanggal 2 Februari 2015.

Rijal, Syamsul, “Radikalisme Islam Klasik dan Kontemporer: Membanding Khawarij dan Hizbut Tahrir”, Jurnal al-Fikr, Vol. 14, No. 2, tahun 2010, http://www.uin-alauddin.ac.id/download-5.Syamsul%20Rijal.pdf, diakses pada tanggal 2 Februari 2015.

Robert, Robertus dan U. Abdul Rojak, “Proses Sosial Sebagai Medium Pembelajaran: Konseptualisasi Habitus Untuk Sosiologi-Pedagogis”, Jurnal Sosialita, Vol 9, No. 1. Juni 2011, dalam http://unj.ac.id/fis/sites/default/ files/eman_sosialita_ 912011_0.pdf, diakses pada tanggal 4 Maret 2015.

Rokhmad, Abu, “Radikalisme Islam dan Upaya Deradikalisasi Paham Radikal”, Walisongo, Vol 20, No.1, Mei 2012, http://eprints.walisongo.ac.id/1931/ 1/Abu_Rokhmad-Radikalisme_ Islam. pdf, diakses tanggal 4 Maret 2015.

Tittley, Mark, “Youth Subcultures and Commitment Level Model”, http://www. btc.co.za, diakses pada tanggal 10 Maret 2015.

United Nations, Division for Social Policy and Development, “Definition of Youth”, http://www.un.org/esa, diakses pada tanggal 10 Maret 2015.




DOI: http://dx.doi.org/10.21580/ws.23.1.229

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indexed by

Journal Terindex di DOAJ Journal Terindex di EBSCO Journal Terindex di Crossref  Journal Terindex di Sinta Journal Terindex di Google Scholar Journal Terindex di Academia Journal Terindex di Mendeley  Journal Terindex di Leiden Journal Terindex di Base Journal Terindex di Garuda Journal Terindex di Moraref Journal Terindex di onesearch 

 


Copyright © 2020 Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, ISSN: 0852-7172 (p) 2461-064X (e)

Published by Institute for Research and Community Services (LP2M), Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
Jl. Walisongo No. 3-5 Semarang, Indonesia. Phone +6224 7601292 Email: walisongo@walisongo.ac.id

Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons
View My Stats