DINAMIKA WACANA FORMALISASI SYARIAT DALAM POLITIK: IKHTIAR MENEMUKAN RELEVANSI RELASI AGAMA DAN NEGARA PERSPEKTIF INDONESIA

Mahathir Muhammad Iqbal

Abstract


This research is an effort to find the relevance of the relationship between religion and the state are ideal. Because the formalization of Islamic shariah issue in political discourse is an interesting study in the relation between religion and state. By using the library approach, this article analyzes the involvement of the state in regulating citizens to implement Islamic shariah in Indonesia. Neutrality of the state to be the key in finding the relationship of both. Theoretically, this study provides an explanation that neutrality is not only understood as a state of devotion to give the rights of citizens to pray by faith, but also to limit citizens. For the implementation of shariah will be established and run well, when the state has a neutrality. So the state does not attract Islamic shariah becomes an official policy or state laws (shariah formalization). So also a Muslim can bring religion into the political circle, but only in the level of political ethics.

***

Penelitian ini merupakan ikhtiar untuk menemukan relevansi hubungan agama dan negara yang ideal. Sebab Isu formalisasi syariat Islam dalam politik menjadi kajian menarik dalam wacana relasi agama dan negara. Dengan menggunakan pendekatan pustaka, artikel ini menganalisis keterlibatan negara dalam mengatur warga negara untuk mengimplementasikan syariat Islam di Indonesia. Adanya netralitas negara menjadi kunci dalam menemukan relasi keduanya. Secara teoritis, studi ini memberikan penjelasan bahwa netralitas tidak hanya dipahami sebagai pengabdian negara untuk memberikan hak-hak warga negara untuk berdoa berdasarkan iman, tetapi juga untuk membatasi warga negara. Sebab dalam pelaksanaan syariat akan dapat mapan dan berjalan dengan baik, manakala negara memiliki netralitas. Sehingga negara tidak menarik syariat Islam menjadi sebuah kebijakan resmi atau peraturan negara (formalisasi syariat). Dengan begitu seorang Muslim dapat membawa agama ke dalam lingkaran politik, tetapi hanya dalam tingkat etika politik.

Keywords


formalisasi syariah; netralitas negara; etika politik

Full Text:

PDF

References


al-Asymawi, Muhammad Said, Shari’a: The Codification of Islamic law”. Oxford University Press, 1998.

Azra, Azyumardi, Islam Substantif: Agar Umat Tidak Jadi Buih, Bandung: Mizan, 2000.

Fromm, Erich, The Revolution of Hope: Toward a Humanized Technology, New York: Harper & Row, 1968.

Hardiman, F. Budi, Demokrasi Deliberatif, Yogyakarta: Kanisius, 2009.

Huntington, Samuel, The Third Wave: Democratization in the Late Twentieth Century, Norman: University of Oklahoma Press, 1991.

Jabiri, al-Abid, “al-‘Aqlus Siyāsil ‘Arabī” Vol. III, 1992.

Maarif, Ahmad Syafii, Indonesia di Simpang Jalan, Bandung: Mizan, 1998.

Maarif, Ahmad Syafii, Titik-titik Kisar di Perjalananku: Autobiografi Ahmad Syafii Maarif, Bandung: Mizan, 2009.

Nurcholish Madjid, “Asas-asas Pluralisme dan Toleransi Dalam Masyarakat Madani, dalam Abuddin Nata, dkk. (ed), Problematika Politik Islam di Indonesia, Jakarta: UIN Jakarta Press, 2002.

Mujani, Saiful, “Muslim Demokrat; Islam, Budaya Demokrasi, dan Partisipasi Politik Di Indonesia Pasca Orde Baru”, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2007.

Miles, Matthew B. and Huberman A. Michael. Qualitative Data Analysis. Rohidi, Tjejep Rohendi (penerjemah). 2007. Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber tentang Metode-metode Baru. UI Press. Jakarta.

Moleong, L.J., Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2010.

Muhadjir, Neong, Metode Penelitian Kualitatif, Yogyakarta: Rake Sarasin, 1996.

al-Naim, Abdullah Ahmed, Islam dan Negara Sekuler: Menegosiasikan Masa Depan Syariah, Bandung: Mizan, 2007.

Rais, Amien, “Tidak Ada Negara Islam”, dalam Maarif, Ahmad Syafii, dkk (ed). Tidak Ada Negara Islam: Surat-surat Politik Nurcholish Madjid - Mohamad Roem, Jakarta: Djambatan: 2000.

Rahman, Fazlur, Islam. Chicago: University of Chicago Press, 1979.

Syadzali, Munawir, “Islam dan Tata Negara: Ajaran, Sejarah, dan Pemikiran”, Jakarta: UI Press, 1993.

Internet:

http://id.wikipedia.org/wiki/Agama_di_Indonesia, diakses pada tanggal 20 Maret 2014.

http://www.jpnn.com/read/2014/02/15/216728/318-Kepala-Daerah-Terjerat-Korupsi-, diakses pada tanggal 20 Maret 2014.

http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/13/07/22/mqadir-ketika-semangat-otda-diselewengkan-kepala-daerah. Diakses pada tanggal 15 Maret 2014.

Suman, Agus, “Orang Kaya Versus Kemiskinan”, http://feb.ub.ac.id/agus-suman-orang-kaya-kemiskinan.html, diakses pada tanggal 16 Maret 2014.

Media Massa:

Biyanto, “Imajinasi Politik Islam”, Jawa Pos, 18 Maret 2014, h. 4.

Jahroni, Jajang, “Khilafah Islam: Khilafah Yang Mana?”, Jawa Pos, 16 Mei 2004.

Munir, Lily Zakiyah, “Formalisasi Syariat dan Komitmen Kebangsaan”, Jawa Pos, 29 Agustus 2003.

Mawardi, Bandung, “Politik Beretika Publik, ” Jawa Pos, 27 Juli 2011.

Muhammad, Husein, “Hukum Tuhan Tetap Perlu Tafsir Manusiawi”, Jawa Pos, 30 Mei 2004.

Sholehuddin, Muhammad, “Desakralisasi Politik Islam”, Jawa Pos, 8 Agustus 2004.

Syam, Nur, “Implementasi Syariat Tanpa Institusi Formal, Jawa Pos, 16 Agustus 2007.




DOI: http://dx.doi.org/10.21580/ws.22.1.260

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indexed by

Journal Terindex di DOAJ Journal Terindex di EBSCO Journal Terindex di Crossref  Journal Terindex di Sinta Journal Terindex di Google Scholar Journal Terindex di Academia Journal Terindex di Mendeley  Journal Terindex di Leiden Journal Terindex di Base Journal Terindex di Garuda Journal Terindex di Moraref Journal Terindex di onesearch 

 


Copyright © 2019 Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, ISSN: 0852-7172 (p) 2461-064X (e)

Published by Institute for Research and Community Services (LP2M), Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
Jl. Walisongo No. 3-5 Semarang, Indonesia. Phone +6224 7601292 Email: walisongo@walisongo.ac.id

Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons
View My Stats