WAKAF PRODUKTIF (CASH WAQF) DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN MAQĀṢID AL-SHARĪ‘AH

Suryani Suryani, Yunal Isra

Abstract


Cash waqf is a breakthrough in appropriate with religious principles (maqāṣid al-sharī’ah) and social demands of humanity. This program can synergize with government programs in order to realize the welfare of the people of Indonesia as a manifestation of the ideals of the Republic of Indonesia, as stated in the preamble of the 1945 Constitution. Judging from the principle of religious, cash waqf has also been exemplified by several companions of Rasullullah and the scholars from time to time. Call it like what has been exemplified by the Caliph ‘Umar ibn al-Khaṭṭāb when making a land in Khaibar as productive land that used as much as possible for the benefit of Muslims. In addition, this program has also had supported by law. MUI Fatwa Commission also stipulates that the cash waqf is a movement in accordance with the principles of the religion that brought prosperity to the human in here and hereafter. This paper is literature research with reference to several primary and secondary sources such as books or books relevant to the study.

***

Wakaf uang merupakan gebrakan yang sesuai dengan prinsip agama (maqāṣid al-sharī’ah) dan tuntutan sosial kemanusian. Program ini bisa bersinergi dengan program-program pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat Indonesia sebagai manivestasi dari cita-cita besar Negara Indonesia yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. Gerakan wakaf produktif dengan uang juga sudah dicontohkan oleh beberapa sahabat Rasul dan para ulama dari zaman ke zaman. Misalnya Khalifah ‘Umar ibn al-Khattāb ketika menjadikan tanah di Khaibar sebagai lahan produktif yang digunakan untuk kepentingan umat Islam. Program ini juga sudah didukung oleh hukum positif seperti Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah tentang wakaf, Demikian pula Fatwa MUI juga menetapkan bahwa wakaf dengan menggunakan uang adalah gerakan yang sesuai dengan prinsip agama yaitu membawa kesejahteraan untuk manusia baik untuk dunia maupun akhirat mereka. Tulisan ini merupakan library research dengan merujuk beberapa sumber primer dan sekunder berupa buku atau kitab yang relevan dengan kajian.


Keywords


cash waqf; maqāṣid al-sharī’ah; waqf; Islamic Law

Full Text:

PDF

References


Arjomand, Said Amir, “Philanthropy, the Law, and Public Policy in the Islamic World Before the Modern Era”, dalam Warren F. Ilchman (ed.), Philanthropy in the World’s Traditions, USA: Indiana University Press, 1998.

Azra, Azyumardi, Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII dan XVIII Akar Pembaharuan Islam Indonesia (edisi revisi), Jakarta: Kencana, 2004.

al-Bayḥaqi, Abū Bakr, al-Sunan al-Kubrā, Beirut: Dār al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 2003.

al-Bukhārī, Muḥammad ibn Ismā’īl Abū Abdillāh al-Ju’fī, al-Adab al-Mufrad, Beirut: Dār al-Bashāir al-Islāmiyyah, 1989.

Buku Kompilasi Hukum Islam (KHI), Bab. I, Pasal 215, Ayat (1).

Buku Kumpulan Fatwa Majelis Ulama Indonesia.

Buku Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 1977 tentang Perwakafan Tanah Milik, Bab I, Pasal 1 (b).

Buku Undang-Undang Negara 1945, Jakarta: Penabur Ilmu, t. th. .

Djunaidi, Achmad dan Thobieb al-Asyhar. Menuju Era Wakaf Produktif: Sebuah Upaya Progresif untuk Kesejahteraan Umat, Jakarta: Mitra Abadi Press, 2006.

Hoexter, Miriam, “Charity, the Poor, and Distribution of Alms in Ottoman Algiers” dalam M. Bonner, Poverty and Charity in Middle Eastern Contexts, Albany: State University of New York Press, 2003.

Huda, Miftahul, Mengalirkan Manfaat Wakaf; Potret Pengembangan Hukum dan Tata Kelola Wakaf di Indonesia, Jakarta: Gramata Publishing, 2015.

al-Jauziyyah, Ibn Qayyim, I’lām al-Muwaqqi’īn ‘an Rabb al-‘Ālamīn, Mesir: Dār al-Ḥadīth, 2006.

al-Kabisi, Ānis al-Fuqahā, Jeddah: al-Wafā li al-Nashr wa al-Tauzi’, t. th. .

Latief, Hilman, “Agama dan Pelayanan Sosial; Interpretasi dan Aksi Filantropi dalam Tradisi Muslim dan Kristen di Indonesia,” Religi, Vol. 9, No. 2, Juli 2013.

al-Māwardi, al-Hāwi al-Kabīr, Beirut: Dār al-Fikr, 1994.

Miller, William Watts, A Durkheimian Quest: Solidarity and the Sacred, New York and Oxford: Berghan Books, 2012.

al-Mināwi, al-Tawqīf ‘alā Muhimmah al-Ta’ārif, Mesir: ‘Ālam al-Kutub, 1990.

al-Mu’ti, Husam ‘Abd., “Piety and Profit: The Haramayn Endowments in Egypt (1517-1814)” dalam Pascale Ghazaleh, Held in Trust; Waqf in the Islamic World, Cairo: The American University Press, 2011.

Mubarok, Jaih, Wakaf Produktif, Bandung: Simbiosa Rekatama Media, 2008.

Muhammad, Abū Su’ūd, Jawāz Waqf al-Nuqūd, Beirut: Dār Ibn Hazm, 2004.

Najib, Tuti A. dan Ridwan al-Makassary (ed.), Wakaf, Tuhan, dan Agenda Kemanusian; Studi tentang Wakaf dalam Perspektif Keadilan Sosial di Indonesia, Jakarta: Center for the Study of Religion and Culture, 2006.

al-Nawawi, Tahrīr Alfazh al-Tambīh, Beirut: Dār al-Qalam, t. th. .

Qahaf, Mundzir, al-Waqf al-Islāmi; Taṭawwuruhu, Idāratuhu, Tanmiyatuhu, terj. Muhyiddin Mas Rida, Manajemen Wakaf Produktif, Jakarta: Khalifa, 2005.

al-Qarāḍāwi, Yusūf, Madkhal li Dirāsah al-Sharī’ah al-Islāmiyyah, Beirūt: Muassasah al-Risālah, 1993.

al-Quḍā’i, Abū Abdillāh, Musnad al-Ṣihāb, Beirut: Muassasah al-Risālah, 1986.

Raharjo, M. Dawam, Arsitektur Ekonomi Islam; Menuju Kesejahteraan Sosial, Bandung: Mizan, 2015.

Rashid, Syed Khalid, “Origin and Early History of Waqf and Other Issues”, dalam Awqaf Experiences in South Asia, India: Institute of Objective Studies, 2001.

Sukidi, “Max Weber’s Remarks on Islam: The Protestant Ethic among Muslim Puritan,” Islam and Christian-Muslim Relations 17, No. 2, April 2006.

al-Ṭabarānī, Abū al-Qāsim, al-Mu’jam al-Ausaṭ, Kairo: Dār al-Ḥaramayn, t. th. .

Weber, Max., The Protestant Ethic and the Spirit of Capitalism, New York: Charles Scribner’s Son, 1958.

Yaacob, Ahmad Che dan Mohd Ali Muhammad Don, Peranan Wakaf untuk Pengembangan Pendidikan Tinggi; Sejarah Silam dan Contoh Pelaksanaan di Malaysia, Malaysia: Mashi Publication Sdn Bhd, 2013.

al-Yūbi, Muḥammad Sa’ad ibn Aḥmad ibn Mas’ūd, Maqāṣid al-Sharī’ah al-Islāmiyyah wa ‘Alāqatuhā bi al-Adillah al-Shar’iyyah, Riyāḍ: Dār al-Hijrah, 1998.

al-Zuhayli, Wahbah, al-Fiqh al-Islāmi wa Adillatuhu, Beirut: Dār al-Fikr, 2006.




DOI: http://dx.doi.org/10.21580/ws.24.1.680

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indexed by

Journal Terindex di DOAJ Journal Terindex di EBSCO Journal Terindex di Crossref  Journal Terindex di Sinta Journal Terindex di Google Scholar Journal Terindex di Academia Journal Terindex di Mendeley  Journal Terindex di Leiden Journal Terindex di Base Journal Terindex di Garuda Journal Terindex di Moraref Journal Terindex di onesearch 

 


Copyright © 2020 Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, ISSN: 0852-7172 (p) 2461-064X (e)

Published by Institute for Research and Community Services (LP2M), Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
Jl. Walisongo No. 3-5 Semarang, Indonesia. Phone +6224 7601292 Email: walisongo@walisongo.ac.id

Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons
View My Stats