INTUISI SEBAGAI SUMBER PENGETAHUAN: Tinjauan terhadap Pandangan Filosof Islam

Bambang Irawan*  -  Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumatera Utara, Indonesia

(*) Corresponding Author
Abstract: The Islamic philosophers believe that Islam has a main pillar in the search for truth (epistemology), one of which is intuition. Aspects of Islamic epistemology can be used as an alternative in this modern era where most human hegemony has been dominated by the paradigm of positivistic science-empiricism and western culture and sekularistik materialitik. Philosophy of western knowledge that only assess the validity of the science that is purely inductive-empirical, rational-deductive, and pragmatic, considered to have been denying or rejecting science non-empirical and non-positivism. This causes acute problems. Because at the time of this paradigm managed to find a disciplinary branch of science, discovery often reduce a reality to be just a collection of facts and material. Departing from concerns that the writer through a simple work explores the views of Sufi -related urgency intuition in generating knowledge. Abstrak: Para filosof Islam meyakini bahwa Islam memiliki sejumlah pilar utama dalam pencarian kebenaran (epis¬temologi), salah satunya adalah intuisi. Aspek epistemologi Islam ini dapat dijadikan sebagai alternatif di jaman modern ini dimana kebanyakan manusianya telah dikuasai oleh hegemoni paradigma ilmu pengetahuan positivistic-empirisme dan budaya barat yang materialitik dan sekularistik. Filsafat pengetahuan barat yang hanya menilai keabsahan ilmu pengetahuan semata-mata yang bersifat induktif-empiris, rasional-deduktif, dan prag¬matis, dianggap telah menafi¬kan atau menolak ilmu pengetahuan non-empiris dan non-positivisme. Hal ini menyebabkan persoalan yang akut. Karena pada saat paradigma ini berhasil menemukan cabang disiplin suatu ilmu, maka penemuannya sering mereduksi sebuah kenyataan menjadi hanya kumpulan fakta dan bersifat material. Berangkat dari kekhawatiran itulah penulis lewat karya yang sederhana mengeksplorasi pandangan para sufi terkait urgensi intuisi dalam menghasilkan ilmu pengetahuan. Keywords:intuisi, filosof Islam, idealisme, rasionalisme.
  1. Kartanegara, Mulyadi, Gerbang Kearifan: Sebuah Pengantar Filsafat Islam, Jakarta: Lentera Hati, 2006.
  2. Kartanegara, Mulyadi, Integrasi Ilmu: Sebuah Rekonstruksi Holistik, Bandung: Mizan, 2005.
  3. Kartanegara, Mulyadi, Menembus Batas Waktu: Panorama Filsafat Islam, Bandung: Mizan, 2002.
  4. Kartanegara, Mulyadi, Mengislamkan Nalar: Sebuah Respon terhadap Modernitas, Jakarta: Erlangga, 2007.
  5. Kartanegara, Mulyadi, Nalar Religius: Memahami Hakikat Tuhan, Alam, dan Manusia, Jakarta: Erlangga, 2007.
  6. Keddie, Nikki R. , Roots of Revolution an Interpretative History of Modern Iran, Bimhangton: The Vail Balluo Press, 1981.
  7. Keraf, A. Sonny dan Mikhael Dua, Ilmu Pengetahuan: Sebuah Tinjauan Filosofis, Yogyakarta: Kanisius, 2001.
  8. Kuhn, Thomas, The Structure of Scientific Revolutions: Peran Paradigma dalam Revolusi Sains, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2000.
  9. Kuntowijoyo, Islam Sebagai Ilmu: Epistemologi, Metodologi, dan Etika, Yogyakarta: Tiara Waana, 2006.
  10. Leaman, Oliver, Pengantar Filsafat Islam: Sebuah Pendekatan Tematis, Bandung: Mizan, 2001.
  11. Madkour, Ibrahim, Aliran dan Teori Filsafat Islam, Jakarta: Bumi Aksara, 1995.
  12. Madkour, Ibrahim, Filsafat Islam: Metode dan Penerapan, (terj. Yudian Wahyudi Asmin), Jakarta: RajaGrafindo Persada, 1993
  13. Moeleong, Lexi J, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung; Remaja Rosdakarya, 1997.
  14. Muchaddam, Achmad, Tuhan dalam Filsafat Thabathabai, Jakarta: Teraju, 2004
  15. Muhadjir, Noeng, Metodologi Penelitian Kualitatif, Yogyakarta: Rake Sarasin, Edisi III, 1996.
  16. Muhammad Alhamid Musa, Jalal, Manhaj al-Bahs al-’Ilm ‘inda’l-‘Arab, Beirut: Dar al-kutub al-Lubnani, 1972
  17. Muthahhari, Murtadha, Pengantar Pemikiran Ṣadrā , Filsafat Hikmah, (terj. Tim Penerjemah Mizan), Bandung: Mizan, 2002.
  18. Nasr, Seyyed Hossein, An Introduction to Islamic Cosmological Doctrines: Conception of Nature and Mthode Used for its Study by The Ikhwan al-Shafa, al-Bairuni and Ibn Sina, New Delhi: Shambala Boulder, 1970.
  19. Nasr, Seyyed Hossein, Islam dan Nestafa Manusia Modern, terjemah Anas Mahyudin, Bandung: Pustaka.
  20. Nasr, Seyyed Hossein, Islam Tradisi, terj. Lukman Hakim. Bandung;Pustaka, 1994.
  21. Nasr, Seyyed Hossein, Man and Nature: The Spiritual Crisis of Modern Man, London: Mandala Book, 1976.
  22. Nasr, Seyyed Hossein, Sadr al-Din Syirazi and His Transcendent Theosophy Tehran: 1978.
  23. Nasr, Seyyed Hossein, Three Muslim Sage, Cambridge: Oxford University, 1970
  24. Nasution, Harun, Falsafat Agama, Jakarta: Bulan Bintang, 1991.
  25. Noer, Kautsar Azhari, Ibn ‘Arabi: Wahdāt al-Wujūd dalam Perdebatan, Jakarta: Paramadina, 1996.
  26. Notonagoro, ”Azas-azas Filsafat”, diktat, Yogyakarta: Yayasan Pembinaan Fakultas Filsafat UGM, 1969.
  27. Omar Nassef, Abdullah (ed), Social and Natural Sciences, The Islamic perspective Ismael Raji al-Faruqi, Jeddah: King Abdul Aziz University, 1981.
  28. Pranarka, AMW. dan A. Bakker, Epistemologi, Kebudayaan dan Pendidikan, Yogyakarta: Kelompok Studi Filsafat, 1979.
  29. Qadir, C.A, Philosophy and Science in the Islamic World, London: Routledge, 1990.
  30. Qosim, Abul, “Corak Pemikiran Kalam Tafsir al-Mizan”, Surabaya: Tesis Program Pascasarjana IAIN Sunan Ampel Surabaya, 1999.
  31. Rahman, Fazlur, Filsafat Ṣadrā (terj. Munir A. Muin), Bandung: Pustaka, 2000.
  32. Rahman, Fazlur, The Philosophy of Mulla Sadra, Albany: State University of New York Press, 1975.
  33. Razzaqi, “Abu al-Qasim Pengantar kepada Tafsir al-Mizan”, dalam Jurnal Studi-studi Al-Ḥikmah, Bandung: Yayasan Muthahhari.
  34. Rumi, The Mathnawi of Jalal al-Din Rumi, terj. Reynold A. Nicholson, London: Luzac & Co. Ltd, 1968.
  35. Runes, Dagobert D, Dictionary of Philosophy, Totowa New Jersey: Adams &Co, 1971.
  36. Russel, Bertrand, Religion and Science, London: Oxford University Press, 1982.
  37. Russel, Bertrand, Sejarah Filsafat Barat, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2002.
  38. S. Praja, Juhaya, Filsafat dan Metodologi Ilmu dalam Islam dan Penerapannya di Indonesia, Jakarta:Teraju, 2002.
  39. Ṣadrā , Mulla, Kitāb al-Mashā’ir, ed., Henry Corbin, edisi ke-2, Tehran: 1984.
  40. Saifuddin, Endang, Ilmu Filsafat dan Agama, Surabaya: Bina Ilmu, 1979.
  41. Sardar, Ziauddin, Explorations in Islami Seines, New York: Suny, 1989.
  42. Sardar, Ziauddin, Islamisasi Ilmu Pengetahuan atau westernisasi Islam dalam Jihad Intelektual, terj. Priyono, Surabaya: Risalah Gusti, 1998.
  43. Schuon, Frithjof, Understanding Islam, terj. D.M. Matheson, London: Unwin Paperbacks, 1981.
  44. Shihab, Quraish, Membumikan Al-Qur’an, Bandung: Mizan,1992.
  45. Sorous, Abdul Karim, Menggugat Otoritas dan Tradisi Agama,(terj. Abdullah Ali), Bandung: Mizan, 2002.
  46. Suhrawardi, “Ḥikmat al-Isyrāq” dalam Opera Metaphysica et Mystical, II, ed. Henry Corbin, Tehran: 1993.
  47. Suhrawardi, “Talwihat” dalam Opera Metaphysica et Mystical, I, ed. Henry Corbin, Tehran: 1993.
  48. Surajiyo, Filsafat Ilmu dan Perkembangannya di Indonesia, Jakarta: Bumi Aksara, 2007.
  49. Suriasumantri, Jujun (ed.,) Ilmu dalam Perspektif, Jakarta: Yayasan Obor, 2001.
  50. Suriasumantri, Jujun S, Filsafat Ilmu: Jakarta ; Sinar Harapan, 1985.
  51. Susanto, Wildan, ”Ruh dalam Pandangan Thabathabai, Studi atas Ayat tentang Ruh dalam Tafsir Mizan”, Jakarta: Skripsi Fakultas Ushuluddin IAIN Syahid, 2000.
  52. Syarif, M.M. (Ed.), A History of Muslim Philoshophy, Vol II, Wiesbaden: Otto Harrassowitz, 1963.
  53. Syarif, MM (ed), A History of Muslim Philosophy, Vol. I, Weisbaden: Otto Harrassowitz, 1963.
  54. Taqi Misbah Yazdi, Muhammad, Philosophycal Instructions, An Introduction to Contemporary Islamic Philosophy, New York: Global Publications, 1999.
  55. Thabathabai, al-‘ Muhammad Husain, al-Mi
  56. Thabathabai, al-‘ Muhammad Husain, Bidāyah al-Ḥikmah, Qum: Mu’assasah al-Islami al-Thiba’ah li Jami’ah al-Mudarrisin, t.th.

Open Access Copyright (c) 2016 Teologia

 

JURNAL THEOLOGIA

FACULTY OF USHULUDDIN & HUMANIORA
State Islamic University of Walisongo
Semarang - Indonesia

 
                                                               
Web
Analytics
View My Stats
apps