PENANAMAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM MULTIKULTURAL PADA DA’I BADAN KOORDINASI MASJID DAN MUSHOLLA KABUPATEN KUTAI TIMUR

Sobirin Bagus*  -  Pascasarjana Universitas Islam Malang, Indonesia
Maskuri Bakri  -  Pascasarjana Universitas Islam Malang, Indonesia

(*) Corresponding Author
Penanaman nilai-nilai pendidikan Islam multikultural pada da’i BKMM Kutai Timur memang perlu dilaksanakan demi pengamalan multikulturalisme yang lebih komprehensif karena multikulturalisme merupakan hal yang baru dalam konteks ketimuran seperti di kabupaten Kutai Timur. Artikel ini ditulis tujuannya adalah untuk menganalisis dan menguraikan nilai-nilai pendidikan Islam multikultural yang ditanamkan, proses penanaman nilai-nilai pendidikan Islam multikultural, dan kendala yang dihadapi dalam penanaman nilai-nilai pendidikan Islam multikulturalisme pada da’i BKMM Kutai Timur. Sehingga diharapkan artikel ini bisa menjadi bahan masukan dan sumbangan pemikiran bagi penanaman nilai-nilai pendidikan Islam multikultural pada BKMM Kutai Timur, dan menambah wawasan dan pengalaman para da’i BKMM Kutai Timur serta sebagai pijakan ilmiyah bagi penulis selanjutnya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif, teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun analisisnya menggunakan teknik analisis Miles dan Huberman. Hasilnya adalah bahwa nilai-nilai pendidikan Islam multikultural yang ditanamkan pada da’i BKMM Kutai Timur antara lain : nilai toleransi, nilai saling menghargai, nilai saling menghormati, nilai persatuan, nilai kerjasama, dan solidaritas antar etnis, budaya, dan suku. Proses penanamannya melalui ceramah, diskusi, dan khitobah, dan kendalanya adalah terbatasnya kitab rujukan, mindset da’i, tingkat pendidikan sebagian da’i, dan komitmen waktu para da’i.

Keywords: nilai-nilai; pendidikan Islam; multikulturalisme; da’i

  1. Abidin, Zaenal. “Majlis Ta’lim (Islamic Forum) And Harmonizing Inter Faith Communication.” INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) 4, no. 1 (2019): 115–36.
  2. Ali, Nuraliah, and Syamhudian Noor. “Pendidikan Islam Multikultur: Relevansi, Tantangan, Dan Peluang.” Jurnal Hadratul Madaniyah 6, no. 1 (2019): 24–42.
  3. Amin, Muh. “Pendidikan Multikultural.” PILAR 9, no. 1 (2018).
  4. Arifa, Laily Nur. “Pemikiran Universalisme Islam Nurcholish Madjid Dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Multikultural.” Disertasi: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, 2014.
  5. Aulia, Mia Manda, Didik Tri Setiyoko, and Diah Sunarsih. “Penanaman Nilai Multikultural Dengan Metode Hybrid Learning Pada Masa Pandemi Covid-19.” JAMU: Jurnal Abdi Masyarakat UMUS 1, no. 02 (2021).
  6. Aziz, Moh Ali. Ilmu Dakwah. Ed. Revisi. Jakarta: Prenada Media, 2019.
  7. Birsyada, Muhammad Iqbal, and Sigit Handoko. “Penanaman Nilai-Nilai Karakter Multikultural Pada Warga Dusun Gokerten Bantul.” Abdimas Dewantara 3, no. 1 (2020): 60–72.
  8. Bukhori, Imam. “Metode Penanaman Nilai-Nilai Multikultural Pada Siswa Kelas Rendah (Studi Pada MI Di MWCNU LP. Maarif Kraksaan).” EDURELIGIA: Jurnal Pendidikan Agama Islam 2, no. 1 (2018): 41–52. doi:10.33650/edureligia.v2i1.756.
  9. Falah, Riza Zahriyal. “Etika Dakwahtainment Dalam Masyarakat Multikultural.” At-Tabsyir: Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam 4, no. 2 (2016).
  10. Fikri, Mumtazul. “Konsep Pendidikan Islam; Pendekatan Metode Pengajaran.” Jurnal Ilmiah Islam Futura 11, no. 1 (2017): 116–28. doi:10.22373/jiif.v11i1.66.
  11. Ibrahim, Rustam. “Pendidikan Multikultural : Pengertian, Prinsip, Dan Relevansinya Dengan Tujuan Pendidikan Islam.” Addin 7, no. 1 (2013): 1–26. doi:10.21043/addin.v7i1.573.
  12. Kartono, Kartini. Pengantar Metodologi Riset Sosial. Bandung: andar Maju, 1990.
  13. Listanti, Analisa, Sri Harmianto, and Sriyanto Sriyanto. “Analyzing Students’ Discrimination in Primary School.” JSSH (Jurnal Sains Sosial Dan Humaniora) 1, no. 1 (2017). doi:10.30595/jssh.v1i1.1034.
  14. Mubarok, Ramdanil. “Manajemen Pembelajaran Santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Darus Sakinah Sangatta Utara.” Al-Rabwah XIV, no. 2 (2020): 173–88. http://jurnal.staiskutim.ac.id/index.php/al-rabwah/article/view/51.
  15. ———. “Peran Takmir Masjid Dalam Pelaksanaan Pendidikan Islam Di Masjid Darus Sakinah Sangatta Utara.” Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam 18, no. 2 (2020): 233–48. https://doi.org/10.35905/alishlah.v18i2.1576.
  16. Nizar, Samsul, and Zainal Efendi Hasibuan. Hadis Tarbawi: Membangun Kerangka Pendidikan Ideal Perspektif Rasulullah. Jakarta: Kalam Mulia, 2011.
  17. Normuslim, Normuslim, Abdul Azis, and Siti Zainab. “Tantangan Dakwah Pada Masyarakat Multikultural Di Kalimantan Tengah.” Wardah 19, no. 2 (2018): 122–34.
  18. RI, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. “Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Tahun 2003,” n.d.
  19. Sauqi, Achmad, and Naim Ngainun. Pendidikan Multikultural: Konsep Dan Aplikasi. Yogyakarta: Ar-Ruz Media Group, 2011.
  20. Siraj, Said Aqil. Islam Kebangsaan : Fiqih Demokratik Kaum Santri. Jakarta: Pustaka Cianjur, 1999.
  21. Solihah, Alfiatun. “Penerapan Metode Demonstrasi Dalam Pembelajaran Khitobah Di MTs Ma’arif NU 1 Kemranjen Banyumas.” Skripsi: IAIN Purwokerto, 2020.
  22. Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta, 2012.
  23. Suryana, Yaya, and Ahmad Rusdiana. Pendidikan Multikultural Suatu Upaya Penguatan Jati Diri Bangsa: Konsep, Prinsip, Dan Implementasi. Bandung: Pustaka Setia, 2015.
  24. Tambak, Syahraini. “Metode Ceramah: Konsep Dan Aplikasi Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam.” Jurnal Tarbiyah 21, no. 2 (2014). http://dx.doi.org/10.30829/tar.v21i2.16.
  25. Turhamun, Turhamun. “Multikulturalisme Sebagai Realita Dalam Dakwah.” KOMUNIKA: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi 10, no. 1 (2016): 154–68.
  26. Ubaidillah, M. “Penanaman Nilai-Nilai Multikultural Melaluia Pendidikan Agama Islam Di SMK Ketintang Surabaya.” Jurnal Widyaloka IKIP WIDYA DARMA 7, no. 2 (2020).
  27. Winarsih, Yuni. “Strategi Guru Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Agama Terhadap Pembentukan Akhlak Anak Usia Dini (Studi Kasus Pada Paud Terpadu Miftahul Ulum Desa Wonosobo Kecamatan Penarik Kabupaten Mukomuko).” Disertasi: IAIN Bengkulu, 2018.

Open Access Copyright (c) 2021 Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional

View My Stats
apps