KONFLIK PEMEKARAN WILAYAH DI NANGGROE ACEH DARUSSALAM (NAD) PASCA PERJANJIAN HELSINKI

M. Sahlan Hanafi*  -  State Institute for Islamic Studies (IAIN) Ar-Raniry, Aceh (NAD), Indonesia

(*) Corresponding Author

The purposes of this research are to describe the processes of the emerge of ideas to establish the province of ABAS and explain the factors supporting the idea and to explain the reasons of NAD government to reject the expand of ABAS province. Applying qualitative methods using field observation and media discourse study. It was found that media discourse and the proposal for province expand of ABAS rose pro and contra in all level of society that impacted in horizontal and vertical conflict

***

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses munculnya ide pembentukan Provinsi ABAS dan menjelaskan faktor-faktor yang mendorong munculnya ide tersebut serta menjelaskan mengapa Pemerintah pusat NAD tidak menyetujui pemekaran Provinsi ABAS. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi di lapangan dan mengamati perkembangan wacana pemekaran melalui media. Ditemukan bahwa wacana dan usulan pemekaran Provinsi ABAS dari Provinsi NAD telah menimbulkan pro dan kontra di berbagai lapisan masyarakat sehingga memunculkan konflik horizontal dan vertikal.

Keywords : pemekaran wilayah; konflik horizontal; konflik vertikal

  1. Folger, J.P. and Poole, M.S., Working Through Conflict, Montreal: Longman, 2001.
  2. James P. Spradley, Metode Etnografi, Terj. Misbah Zulfa Elizabeth, Yogyakarta: Tiara Wacana, 2006.
  3. M. Mukhsin Jamil, (ed.), Mengelola Konflik Membangun Damai, Semarang: WMC lAIN Walisongo, 2007.
  4. Ucu Martanto, “Kemiskinan di Indonesia: Potret Buram Desentralisasi,” dalam Joumal Mandatory, Jogjakarta: IRE, 2007.
  5. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004.
  6. Surat Kabar dan Tabloid:
  7. Analisa, 11 Pebruari 2008.
  8. Berita Sore, 05 dan 06 Juni 2008.
  9. Jawa Pos, 24 Oktober 2008.
  10. Serambi Indonesia, 14 dan 15 Mei 2008.
  11. Suara Karya, 14 Desember 2007
  12. Tabloid Kontras, No. 422, Th. X, 31 Januari - 6 Pebruari 2008.

Open Access Copyright (c) 2016 Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indexed by

Journal Terindex di DOAJ Journal Terindex di EBSCO Journal Terindex di Crossref Journal Terindex di Sinta Journal Terindex di Google Scholar Journal Terindex di Academia Journal Terindex di Mendeley Journal Terindex di Leiden Journal Terindex di Base Journal Terindex di Garuda Journal Terindex di Moraref Journal Terindex di onesearch 

 


Copyright © 2020 Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, ISSN: 0852-7172 (p) 2461-064X (e)

Published by Institute for Research and Community Services (LP2M), Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
Jl. Walisongo No. 3-5 Semarang, Indonesia. Phone +6224 7601292 Email: walisongo@walisongo.ac.id

Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons
View My Stats
apps