The Potential of Religious Radicalism Movement in Banyumas

Rindha Widyaningsih, S Sumiyem, K Kuntarto

Abstract


Religious radicalism is the trigger for the occurrence of terrorism which is an extraordinary crime and an enemy of all the countries that exist in the world. Since Indonesia as a country has a high vulnerability to religious radicalism, it is important to conduct studies on religious radicalism both nationally and regionally. Knowing the level and potential of religious radicalism is a step for the creation of a comprehensive mechanism of prevention and treatment of religious radicalism. The position of Banyumas as an inter-provincial gateway becomes very strategic for radical groups to spread their ideology and mindset. The ease of inter-regional access underpinned by good supporting facilities and infrastructure is an important point of consideration for radical groups to spread their ideas. Interviews were conducted to obtain data from stakeholders who handle radicalism. the findings were elaborated with supporting literature to provide a more comprehensive result. The results of this study indicate that Banyumas has great potential for the growth and development of religious radicalism, and Banyumas people have high vulnerability to get exposed and influenced by the idea of radicalism caused by factors of religious behavior, geography, culture, technology and information development, and demography. However, so far the level of religious radicalism in Banyumas is still low because there is good cooperation between the stakeholders and the community. 

Radikalisme agama merupakan pemicu bagi terjadinya terorisme yang merupakan kejahatan luar biasa dan menjadi musuh semua negara yang ada di dunia. Indonesia sebagai negara yang memiliki kerawanan yang tinggi terhadap radikalisme agama penting untuk melakukan kajian-kajian mengenai radikalisme agama baik dalam tingkat nasional maupun regional. Mengetahui tingkat dan potensi radikalisme agama merupakan langkah bagi terciptanya mekanisme pencegahan dan penanganan radikalisme agama yang komprehensif. Posisi Banyumas sebagai pintu gerbang antar provinsi menjadi sangat strategis bagi kelompok-kelompok radikal untuk menyebarkan ideologi dan pola pikirnya. Kemudahan akses antar wilayah yang ditopang dengan kondisi sarana dan prasarana pendukung wilayah yang baik menjadi poin penting pertimbangan bagi kelompok radikal untuk menyebarkan pahamnya. Wawancara dilakukan untuk mendapatkan data dari stakeholder yang menangani radikalisme. Hasil temuan lalu dielabrasi dengan literatur pendukung untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Banyumas memiliki potensi besar bagi tumbuh dan berkembangnya radikalisme agama, dan masyarakat Banyumas memiliki kerentanan yang tinggi terpapar dan terpengaruh paham radikalisme yang disebabkan karena faktor perilaku beragama, faktor geografis, faktor kultural, faktor perkembangan teknologi dan informasi, serta faktor demografi. Namun demikian sejauh ini tingkat radikalisme agama di Banyumas masih termasuk rendah. Hal tersebut karena adanya kerjasama penanggulangan yang baik antara stakeholder dan masyarakat.


Keywords


Banyumas; religious attitude; religious organization; religious psychology; religious radicalism

Full Text:

PDF

References


Azca, Muhammad Najib. 2013. “Yang Muda Yang Radikal Refleksi Sosiologis Terhadap Fenomena Radikalisme Kaum Muda Muslim Di Indonesia Pasca Orde Baru.” Jurnal Maarif 8 (1).

Bakri, Syamsul. 2004. “Islam Dan Wacana Radikalisme Agama Kontemporer.” Jurnal Dinika 3 (1): 1–19.

Darraz, Muhammad Abdullah. 2103. “Radikalisme Dan Lemahnya Peran Pendidikan Kewargaan.” Jurnal Maarif 8 (1): 154–73.

Fanani, Ahmad Fuad. 2013. “Fenomena Radikalisme Di Kalangan Kaum Muda.” Jurnal Maarif 8 (1): 4–13.

Jalaluddin. 2016. Psikologi Agama, Memahami Perilaku Dengan Mengaplikasikan Prinsip-Prinsip Psikologi. Jakarta: Raja Grafindo.

Khammami, Zada. 2002. Islam Radikal, Pergulatan Ormas-Ormas Islam Garis Keras Di Indonesia. Jakarta: Teraju.

Muhammad, Wahyudi Akmaliah, and Khelmy K. Pribadi. 2013. “Anak Muda, Radikalisme, Dan Budaya Populer.” Jurnal Maarif 8 (1): 132–53.

Muljajdi, Yusar. 2015. “Perlawanan Kaum Muda Terhadap Hegemoni Radikalisme Agama Dalam Bentuk-Bentuk Budaya Populer.” Jurnal Mamangan 2 2 (1): 73–88.

Muslim, Ikhlasul Amal. 2016. “Gerakan Situs Radikalisme Dan Sosial Media.” https://www.ipnu.or.id/gerakan-situs-radikalisme-dan-sosial-media/.

Muthohirin. 2016. “Mewaspadai Radikalisme Islam Di Media Sosial | GEOTIMES.” https://geotimes.co.id/kolom/mewaspadai-radikalisme-islam-di-media-sosial/.

Nasution, Wildan. 2017. “Menangkal Radikalisme Di Media Sosial.” http://theglobal-review.com/lama/content_detail.php?lang=id&id=19894&type=2.

Prasetyo, Dedi, R. Z. Panca, and Urip Widodo. 2016. Ilmu Dan Teknologi Kepolisian : Implementasi Penanggulangan Terorisme Dan Radikalisme Di Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo.

Qodir, Zuly. 2014. Radikalisme Agama Di Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sukabdi, Zora. 2013. “Kaum Muda Dan Radikalisme (?).” Jurnal Maarif 8 (1): 132–53.

Supian. 2016. “Eksklusivitas Kegiatan Keagamaan Mahasiswa (ROHIS) Di PTU: Bibit-Bibit Radikalisme?”

Wiktorowicz, Quintan, and Shahed Amanullah. 2015. “How Tech Can Fight Extremism.” CNN. http://edition.cnn.com/2015/02/16/opinion/wiktorowicz-tech-fighting-extremism/index.html.

Yudha, Sakti Wira. 2012. “Radikalisme Kelompok Islam Analisis Struktur Agen Terhadap Wacana Kelompok Islam Pasca Orde Baru.” Universitas Indonesia.




DOI: http://dx.doi.org/10.21580/ws.25.1.1807

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indexed by

Journal Terindex di DOAJ Journal Terindex di EBSCO Journal Terindex di Crossref Journal Terindex di Google Scholar Journal Terindex di Academia Journal Terindex di citefactor Journal Terindex di citeulike Journal Terindex di Base Journal Terindex di Portal Garuda Journal Terindex di Moraref Journal Terindex di Sinta Journal Terindex di onesearch

 


Copyright © 2017 Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, ISSN: 0852-7172 (p) 2461-064X (e)

Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons
View My Stats