SYAHRASTANI DAN YAHUDI SAMARITAN: TELAAH ATAS OTORITAS TEKS DAN PERBEDAAN TEOLOGIS DALAM AL-MILAL WA AL-NIHAL
DOI:
https://doi.org/10.21580/jish.v10i2.29179Keywords:
Yahudi, Samaritan, Syahrastani, al-Milal wa al-NihalAbstract
Yahudi Samaritan merupakan salah satu kelompok dari Bani Israel yang muncul setelah runtuhnya Kerajaan Israel Utara. Kelompok ini memiliki identitas keagamaan yang berbeda dari kelompok Yahudi lainnya, terutama dalam aspek teologis dan filosofis, otoritas teks suci, dan praktik keagamaan. Namun, kajian yang membahas Yahudi Samaritan masih didominasi oleh narasi historis, sehingga diperlukan analisis yang lebih mendalam dari sudut pandang teologi dan filsafat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi Yahudi Samaritan dari perspektif Syahrastani dalam karyanya Al-Milal wa al-Nihal, mengulas perbedaan teologis dengan kelompok Yahudi lainnya, serta menelaah cara pandang Syahrastani yang kritis dan sistematis. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan teologis melalui analisis isi dan studi dokumen berdasarkan teks Al-Milal wa al-Nihal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpecahan antara Yahudi Samaritan dan kelompok Yahudi lainnya tidak semata-mata disebabkan oleh konflik politik, melainkan juga oleh perbedaan mendasar mengenai keaslian Taurat dan otoritas teks suci. Syahrastani memberikan kontribusi signifikan dalam menggambarkan posisi Yahudi Samaritan, tidak hanya dari aspek historis, tetapi juga dalam kerangka teologi dan filsafat agama. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang bagaimana perspektif teologis dapat memperkaya pemahaman terhadap identitas keagamaan Yahudi Samaritan. Selain itu, studi ini menegaskan pentingnya analisis komprehensif terhadap teks klasik seperti Al-Milal wa al-Nihal, khususnya dalam menyoroti isu-isu keagamaan yang tetap relevan hingga saat ini.
Downloads
References
Affani, Syukron. “Rekonstruksi Kisah Nabi Musa Dalam Al-Qur’an : Studi Perbandingan Dengan Perjanjian Lama.” Al-Ihkam: Jurnal Hukum & Pranata Sosial 12, no. 1 (2017). https://doi.org/10.19105/al-ihkam.v12i1.1259.
Al-Baghdādī. Futūḥ Al-Buldān. 1st ed. Matba’at al-Mawsu‘ah, 1319.
Al-Saqqā, A H. At-Taurāt as-Sāmiriyyah Ma‘a Muqāranah Bi at-Taurāt Al-‘Ibrāniyyah. 1st ed. Dār al-Anṣārā, 1978.
Al-Shaḥib, I H M. As-Sāmiriyyūn (Al-Aṣl, at-Tārīkh, Al-‘Aqīdah Wa Asy-Syarī‘Ah, Wa Atsar Al-Bī’Ah Al-Islāmiyyah Fīhim). 1st ed., 2000.
Al-Shahrastani, Abi al-Fath Muhammad ibn ’Abd al-Karim. Al-Milal Wa Al-Nihal. Edited by Ahamad Fahmi Muhammad. 2nd ed. Beirut: Dār al-Maʿrifah, 1992.
Al-Shalabi, A. Muqāranat Al-Adyān Al-Yahūdīyah. 8th ed. Maktabat al-Nahda al-Misriyah, 1988.
Al-Suwailim, A S. Al-Firaq Al-Yahūdiyyah Al-Mu’āsirah. Jāmi‘at al-Malik ‘Abd al-‘Azīz, 1442.
Al-Zahrani, A H. Tā’ifat Al-Sāmirah Fī Al-Masādir Al-Islāmīyah: Jam’ Wa Dirasah. Jāmi‘ah al-Madīnah al-‘Ālamīyah, 2021. http://ojs.mediu.edu.my/index.php/IISJ/article/view/3342.
Arifianto, Yonatan Alex, and Joseph Christ Santo. “Studi Deskriptif Teologis Pembangunan Bait Suci Orang Orang Samaria Di Gunung Gerizim.” Jurnal Teologi Berita Hidup 3, no. 1 (2020): 66–80.
Bourgel, J. “The Destruction of the Samaritan Temple by John Hyrcanus: A Reconsideration.” Journal of Biblical Literature 135, no. 3 (2016): 505. https://doi.org/10.15699/jbl.1353.2016.3129.
Dyck, Van. Al-Kitāb Al-Muqaddas Bil-Lughah Al-‘Arabīyah, 2020.
El-Suri, A L.-H. I. The Samaritain Torah. Dar al-Nur, 2008.
Gudme, Anne Katrine de Hemmer. “Was the Temple on Mount Gerizim Modelled after the Jerusalem Temple?” Religions 11, no. 73 (2020): 1–12. https://doi.org/10.3390/rel11020073.
Hia, Pika Idaman Jernih, and Meniati Hia. “Studi Literatur Tentang Perseteruan Antara Yahudi Dengan Samaria Berdasarkan Informasi Yohanes 4:9.” Jurnal Missio Cristo 6, no. 1 (2023). https://doi.org/10.58456/missiocristo.v6i1.44.
Husnan, L H. “Tuhan Yahudi Vis a Vis Tuhan Islam: Pembacaan Kritis Atas Teks Taurat Dan Al-Qur’an.” Jurnal Teologi Dan Filsafat 1, no. 1 (2018).
Karkūr, M M M I. Al-Farq Al-Yahūdiyyah Al-Qadīmiyyah Wa Āthāruhā Fī Al-Wāqi‘ Al-Yahūdī Al-Mu‘Āṣir, 2017.
Maulana, Abdullah Musclich Rizal, Marsha Camila, Meisin Imanda Putri, Nabila Hafitzah, and Nailatu Lutfiyah Sidqi. “Torah Sebagai Kitab Suci Yudaisme: Konsep Dan Klasifikasi.” Abrahamic Religions: Jurnal Studi Agama-Agama 3, no. 1 (2022): 35–49. https://doi.org/10.22373/arj.v3i1.15049.
Mohtarom, Ali. “Kajian Hadis: Historiografi Yahudi-Israel Dan Muslim-Palestina.” Jurnal Mu’alim 4, no. 2 (2022): 334–51. https://doi.org/https://doi.org/10.35891/muallim.v4i2.3230.
Shaḥādah, Ḥ. As-Sāmiriyyūn Fī Filasṭīn. Al-Ma‘had al-Akādīmī al-‘Arabī li al-Tarbiyah, 2022. http://hdl.handle.net/10138/350034.
Stausberg, Michael, and Steven Engler. The Routledge Handbook of Research Methods in the Study of Religion. 1st ed. New York: Routledge, 2011.
Terkan, Fehrullah. “The Samaritans ( El-Samiriyyün ) and Some Theological Issues Between Samaritanism and Islam.” Ankara Üniversitesi İlahiyat Fakültesi Dergisi 45, no. 2 (2004): 157–92.
Wahono, S W. Di Sini Kutemukan: Petunjuk Mempelajari Dan Mengajarkan Alkitab. BPK Gunung Mulia, 1986.
Zakkar, S. At-Taurah: Tarjamatun ‘Arabiyyatun ‘Umruha Aktharu Min Alfi ‘Aam. 1st ed., 2007.