Masjid, Khutbah Jumat, dan Konstruksi Realitas Keagamaan di Ruang Publik: Studi tentang Materi Khutbah Jumat di Masjid-Masjid Kota Surakarta

Mibtadin Mibtadin*  -  Institut Islam Mamba'ul Ulum Surakarta, Indonesia
Fathol Hedi  -  Institut Islam Mamba'ul Ulum Surakarta, Indonesia

(*) Corresponding Author

This research is about the material or sermons content in Surakarta mosques in which there is an indication of hate speech if it is viewed from the analysis discourse and its implications for the religious diversity of worshipers in each mosque. Is there an element of hate speech in sermons in several mosques in the city of Surakarta? what are the implications of the Friday sermon on the diversity of society? This research is a descriptive qualitative research, data collection is done by observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis was performed with interactive analysis including: data reduction, data delivery; and drawing conclusions. Sermons are words that contain religious advice and information. Sermon material serves to strengthen the religious narrative of pilgrims. In general, the Friday sermon material does not contain indications of hate speech. The implication of Friday sermons on worshipers is to provide perspective and point of view so that it will affect the religious life of worshipers so they can be tolerant and respectful to groups outside of themselves.

 

Penelitian ini mengenai materi atau konten khutbah yang ada di masjid-masjid Surakarta didalamnya ada indikasi mengandung unsur ujaran kebencian jika dilihat dari diskursus analisis serta implikasinya terhadap keberagamaan jamaah di setiap masjid. Apakah ada unsur ujaran kebencian pada khutbah di beberapa masjid a di Kota Surakarta? bagaimana implikasi khutbah Jumat terhadap keberagamaan masyarakat? Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan interaktif analisis meliputi: reduksi data, penyampaian data; dan penarikan kesimpulan. Khutbah merupakan perkataan yang mengandung nasehat dan informasi keagamaan. Materi khutbah berfungsi untuk penguatan narasi keagamaan jamaah. Secara umum, materi khutbah Jumat yang ada tidak mengandung indikasi ujaran kebencian. Implikasi khutbah Jumat pada jamaah adalah memberikan perspektif dan cara pandang sehingga akan berpengaruh terhadap kehidupan beragama jamaah sehingga bisa bersikap toleran dan menghargai kepada kelompok di luar dirinya.

Keywords : mosque; friday sermon; religious expressions; khutbah jumat; ujaran kebencian; keberagamaan

  1. Abdullah, M. Amin, 2005. ”Kesadaran Multikultural sebagai Gerakan Interest Minimalization dalam Meredakan Konflik Sosial, ”dalam Kata Pengantar, Pendidikan Multikultural: Cross Cultural Understanding untuk Demokrasi dan Keadilan. Yogyakarta: Pilar Media.
  2. Aijuddin, Anas, 2008. Laporan Penelitian Transformasi Sosial Gerakan Keagamaan di Surakarta. Jakarta: Puslitbang Kemenag RI.
  3. Baehaqi, Imam, ”Wacana Islam dan Kemanusiaan” Bernas, Desember 1996.
  4. Connolly, Peter. 2002. Approaches to the Study Religion, terj. Imam Khoiri. Yogyakarta: LKiS.
  5. Effendi, Effendi, 2010. Islam dan Negara. Jakarta: Paramadina.
  6. Engineer, Asghar Ali. 2002. Islam dan Teologi Pembebasan, terj. Agung Prihantoro. Yogyakarta: LKiS.
  7. Faishol, Abdullah, dkk., 2007. Metode dan Teknik Kuliah Kerja Transformatif; Implementasi Participatory Action Research (PAR) dan Participatory Rural Appraisal (PRA) Untuk Aksi Perubahan Sosial. Surakarta: P3M STAIN Surakarta.
  8. Fanani, Zainuddin, 2002. Radikalisme Keagamaan dan Perubahan Sosial. Surakarta: UMS Press dan ASIA Foundation.
  9. Fauzi, Ali Ikhsan dan Saiful Mujani, 2009. Gerakan Kebebasan Sipil. Studi dan Advokasi Atas Perda Syariah. Jakarta: Nalar.
  10. Gaffar, Afan, 2004. Politik Indonesia. Transisi Menuju Demokrasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  11. Habermas, Jurgen, 1991. The Structural Transformation of the Public Sphere, trans. Thomas Burger, Cambridge: The M. IT Press.
  12. Habermas, Jurgen, 2012. Ruang Publik. Sebuah Kajian Tentang Masyarakat Bourjuis, terj. Yudi Santoso. Bantul: Kreasi Wacana.
  13. Haedari, M., 2006. ”Agama dan Tantangan Kemanusiaan Kontemporer,” dalam Jurnal Al-Qolam Vol 23, No 2 Agustus 2006.
  14. Ichwan, Moch Nur, dan Ahmad Muttaqin (ed.), 2013. Islam, Agama-agama, dan Nilai-nilai Kemanusiaan: Festschrift untuk M. Amin Abdullah. Yogyakarta: CISForm.
  15. Idahram, Syaikh, 2011. Mereka Memalsukan Kitab-kitab karya Ulama Klasik: Episode Kebohongan Publik Sekte Salafi Wahabi. Yogyakarta: Pustaka Pesantren.
  16. Jami, Mukhsin, 2007. Agama-agama Baru di Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  17. Kurtz, Lester, 1995. Gods in the Global Village (London: the Words Religions in Sociological Perspective.
  18. Mibtadin, 2017. Gerakan Sosial Masyarakat Sipil. Studi Gerakan Sosial LKiS, Fahmina, dan The Wahid Institute. Yogyakarta, UIN Suka, Disertasi tidak diterbitkan.
  19. Mulyadi, Hari, dkk., 1999. Runtuhnya Kekuasaan Keraton Alit. Studi Mobilisasi Sosial Masyarakat Solo dan Kerusuhan Mei 1998 di Surakarta. Surakarta: LPTP.
  20. Qodir, Zuly, 2003. ”Kekerasan dan Problem Dialog” dalam Jurnal Millah, Vol. II, No. 2, Januari 2003, hlm. 168.
  21. Salvatore, Armando and Dale F Eickelman, 2004, “Publices Muslim”, in Public Islam and the Common Good, ed, Armando Salvatore and Dale F Eickelman, Leiden: BRILL.
  22. Singh, Rajendra, 2001. Social Movement, Old And News; A Post Modernist Critique. London EC2A 4PU, Sage Publication Ltd 6 Benhill Street.
  23. Sodik, Mochmmad. 2006. ”Pendekatan Sosologi” dalam Dudung Abdurrahman (ed.) Metodologi Penelitian Agama. Yogyakarta: Kurnia Kalam Semesta.
  24. Strauss, Anselm dan Corbin, Juliet, 2007. Dasar-dasar Penelitian Kualitatif; Tata Langkah dan Teknik-teknik Teoritisasi Data. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  25. Suprayogo, Imam & Tabrani. 2003. Metodologi Penelitian Sosial Agama. Bandung: Rosda Karya.
  26. Sutopo, Harbertus. 1998. Pengantar Penelitian Kualitatif: Dasar-dasar Teoretis dan Praktis. Surakarta: Pusat Penelitian UNS.
  27. Tarrow, Sydney, 1998. Power In Movement Social Movement and Contentious Politics. Cambridge: Cambridge University Press

Open Access Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmu Dakwah
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats

 

Indexed by


      

Jurnal Ilmu Dakwah
Published by Faculty of Da'wa and Communication UIN Walisongo Semarang
Jl Prof. Dr. Hamka Kampus III Ngaliyan Semarang 50185
Phone: +62 857-1999-1679
https://fakdakom.walisongo.ac.id/
Email: ilmudakwah@walisongo.ac.id

ISSN: 1693-8054 (print)
ISSN: 2581-236X (online)
DOI : 10.21580/jid


This work is licensed under CC Atribution - Non Comercial - ShareAlike 4.0.

 
apps