Dakwah digital sebagai sarana peningkatan pemahaman moderasi beragama dikalangan pemuda

Fathurrrahman 'Arif Rumata*  -  Universitas Ahmad Dahlan, Indonesia
Muh. Iqbal  -  Universitas Ahmad Dahlan, Indonesia
Asman Asman  -  Universitas Ahmad Dahlan, Indonesia

(*) Corresponding Author

Digital da'wah was chosen to be one of the solutions in increasing understanding of religious moderation, giving a new color in world da'wah. Its effectiveness and easy access are the reasons for the existence of da'wah through digital. but behind the conveniences offered there are difficulties and challenges that must be faced. Lack of wisdom in the use of technology often has a serious impact on users. For example, the emergence within among others to the decline in awareness of moderation in religion. This paper wants to examine how big the impact of digital da'wah is in increasing the understanding of moderation in religion among youth, as well as how the etiquette is in digital da'wah. This research data is sourced from digital literature such as online news, journals, websites, online documents. The collected data is then reduced and constructed into a whole and fresh new concept. Data analysis was carried out using content analysis with intertextuality and meaning of creativity. The results of the study show that generational familiarity with social media opens up great opportunities for severe preachers, especially from the youth in spreading da'wah content digitally. This is very supportive in conveying the importance of religious moderation in order to prevent conflicts that arise in the life of a heterogeneous society.

***

Dakwah digital dipilih menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan pemahaman moderasi beragama telah memberikan warna baru dalam dunia dakwah. Efektivitas dan mudahnya akses menjadi alasan eksistensi dakwah melalui digital. namun dibalik kemudahan-kemudahan yang ditawarkan ternyata terdapat kesulitan-kesulitan dan tantangan yang harus dihadapi. Kurang bijaknya dalam penggunaan teknologi kerapkali menimbulkan dampak serius bagi para user. Misalnya, timbulnya intoleran antar sesama sampai turunnya kesadaran akan moderasi dalam beragama. Tulisan ini ingin menguji seberapa besar dampak dakwah digital dalam meningkatkan pemahaman moderasi dalam beragama di kalangan pemuda, serta bagaimana adab-adab dalam berdakwah digital. Data penelitian ini bersumber dari literatur digital seperti, berita online, jurnal, website, maupun dokumen-dokumen online. Data-data yang terkumpul, kemudian direduksi dan di konstruksi menjadi konsep baru yang utuh dan fresh. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis isi yang mengedepankan intertextualities dan meaning creativity. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Keakraban generasi mudah dengan media sosial membuka peluang yang besar bagi parah pendakwah khususnya dari kalangan pemudah dalam menyebarkan konten dakwah secara digital. Hal ini sangat mendukung dalam penyampaian tentang pentingnya moderasi beragama guna mencegah konflik yang muncul dalam kehidupan masyarakat yang heterogen.

Keywords: dakwah digital; Moderasi beragama; Pemuda

  1. Al Faruq, U., & Novian, D. (2021). Pendidikan Moderasi Beragama Sebagai perisai Radikalisme Di Lembaga Pendidikan. Jurnal TAUJIH Jurnal Pendidikan Islam, 14(01), 59–77.
  2. Amirudin, Karochman, M. A., Supriyatin, Dewi, S., Azizah, N., Ismeliantika, Y., Marfu’a, Hayati, S. H., Aliyah, & Safitri, J. (2021). Moderasi Beragama dalam Perspektif Heterogenitas di Desa Jungjang Kecamatan Arjawinangun. Etos : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3, 37–46.
  3. Arini, D. (2020). Penyuluhan Dampak Positif dan Negatif Media Sosial Terhadap Kalangan Remaja Di Desa Way Heling Kecamatan Lengkiti Kabupaten Ogan Komering Ulu. Abdimas Universal, 2(1), 49–53. https://doi.org/10.36277/abdimasuniversal.v2i1.38
  4. Abdullah Arif Cholil. (2015). Studi Islam II, ( Jakarta: Rajawali Pers, 2015).
  5. Ferdiansyah, D. S. (2020). Pemanfaatan Teknologi Informasi Dalam Kegiatan Dakwah Terhadap Tranformasi Sosial Di Desa Montong Gamang Kecamatan Kopang Kabupaten Lombok Tengah-NTB. Kommunike, XII(1), 121.
  6. Gandur, F., Tola, D., & Ma, S. H. G. (2020). Pengaruh Kemajuan Teknologi Internet Terhadap Rendahnya Minat Belajar Siswa SMP Negeri 4 Ruteng Manggarai Barat. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Al-Idarah, 6(1), 40–46.
  7. Hamdi, S., Nasrullah, A., & Awalia, H. (2020). Penyuluhan Moderasi Beragama Pada Kalangan Pemuda Nahdlatul Wathan Di Desa Darul Hijrah Anjani Lombok Timur. Prosiding PEPADU Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Tahun 2020 LPPM Universitas Mataram, 2, 2–3. http://jurnal.lppm.unram.ac.id/ index.php/ prosidingpepadu/article/view/216/153
  8. Helmy, M., & Ayuni, R. D. (2019). KOMUNIKASI DAKWAH DIGITAL : MENYAMPAIKAN KONTEN ISLAMI LEWAT MEDIA SOSIAL LINE ( STUDI DESKRIPTIF PADA AKUN LINE 3SAFA ). MUTAKALLIMIN; Jurnal Ilmu Komunikasi, 2(1).
  9. Husain, A. (2020). Dakwah Digital Dan Tantangannya Di Era Digital. Al- Muqkidz :Jurnal Kajian Keislaaman, 8(1), 111–114.
  10. Ishanan. (2017). Dakwah Di Era Cyberculture: Peluang Dan Tantangan. Komunike, ix(2), 103.
  11. Karim, A., Adeni, A., Fitri, F., Fitri, A. N., Hilmi, M., Fabriar, S. R., & Rachmawati, F. (2021). Pemetaan untuk Strategi Dakwah di Kota Semarang Menggunakan Pendekatan Data Mining (Mapping for Da'wah Strategy in Semarang City Using Data Mining Approach). Jurnal Dakwah Risalah, 32(1), 40-55.
  12. Kurnia, L. (2020). Media dakwah generasi milenial era digital. Dakwah Jurnal Kajian Dakwah Dan Kemasyarakatan, July.
  13. Lestari, P. P. (2020). Dakwah Digital Untuk Generasi Milenial. Jurnal Dakwah, 21(1), 41–58. https://doi.org/10.14421/jd.2112020.1
  14. Mardiana, R. (2020). Daya Tarik Dakwah Digital Sebagai Media. Komunida: Media Komunikasi Dan Dakwah, 10, 148–158. https://doi.org/10.35905/komunida.v7i2.http
  15. Muhaemin, E. (2017). Dakwah Digital Akademisi Dakwah. Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies, 11(2), 341–356. https://doi.org/10.15575/idajhs.v12i.1906
  16. Ni’amah, L. U., & Putri, S. A. R. (2019). Da’i dan Pemanfaatan Instagram: Tantangan Moderasi Dakwah di Era Digital. Jurnal Komunikasi Islam, 9(2), 264–290. https://doi.org/10.15642/jki.2019.9.2.264-290
  17. Novia, W., & Wasehudin, W. (2020). Penggunaan Media Sosial dalam Membangun Moderasi Beragama di Masa Pandemi Covid-19 di Kota Tangerang. Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama, 3(2), 99–106. https://doi.org/10.15575/hanifiya.v3i2.10017
  18. Putra, B. A. (2020). Kenapa Harus Moderasi Beragama? Kanwil Kemenag DIY. https://diy.kemenag.go.id/10959-kenapa-harus-moderasi-beragama.html
  19. Qustulani, M., Irfani, F., Fariduddin, E. I., & Suhendra, A. (2019). Moderasi Beragama: Jihad Ulama Menyematkan Umat dan Negeri dari Bahaya Hoax. STISNU NUSANTARA TANGERANG.
  20. Rahayu, luh riniti, & Lesmana, putu surya wedra. (2019). Moderasi Beragama di Indonesia. Intizar, 25(2), 95–100.
  21. Rasyid, M. M. (2016). Islam Rahmatan lil Alamin Perspektif KH. Hasyim Muzadi. Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman, 11(1), 93-116.
  22. Rosyidi, I. (2015). Komunikasi Dan Dakwah: Ihtiar Integrasi Keilmuan Dan Urgensi Kekinian. Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 5(1), 75-91.
  23. RI, kementrian A. (2019). Moderasi Beragama. Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.
  24. Rukmana, M. L. H. (2018). Metode dakwah KH. Abdurrahman Navis dalam Program Fajar Syiar di Radio El-Victor Surabaya (Doctoral dissertation, UIN Sunan Ampel Surabaya).
  25. Silvia, M., Effendi, R., & Sukmayadi, V. (2019). Strategi Content Creator Ppada Dakwah di Media Sosial ( Studi Kasus pada Akun Instagram @ pejuang . mahar ) Bandung , Indonesia Abstrak Seiring dengan perkembangan zaman , media dakwah saat ini ikut langsung atau melalui media digital . Berbagai cara sudah. December. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.30224.76804
  26. Sutrisno, E. (2019). Aktualisasi Moderasi Beragama di Lembaga Pendidikan. Jurnal Bimas Islam, 12(2), 323–348. https://doi.org/10.37302/jbi.v12i2.113
  27. Sutrisno, E. (2020). Moderasi Dakwah di Era Digital dalam Upaya Membangun Peradaban Baru. Al-INSAN Jurnal Bimbingan Konseling Dan Dakwah Islam, 1(1), 56–83.
  28. Sukardi. (2014). Metode Dakwah Dalam Mengatasi Problematika Remaja. Bandung: Alfabeta.
  29. Syatar, A., Amiruddin, M. M., Rahman, A., Makassar, U. I. N. A., Parepare, I., & Alauddin, U. I. N. (2020). Darurat Moderasi Beragama Di Tengah Pandemi Corona Virus Desease 2019 (Covid-19). KURIOSITAS: Media Komunikasi Sosial Dan Keagamaan, 13.
  30. Ummah, A. H. (2020). Dakwah Digital dan Generasi Milenial. Tasâmuh, 18, 54–78.
  31. Wibowo, A. (2019). Penggunaan Media Sosial sebagai Trend Media Dakwah Pendidikan Islam di Era Digital. Jurnal Islam Nusantara, 03(02), 339–356.
  32. Yuhandra, E., Akhmaddhian, S., Fathanudien, A., Tendiyanto, T., Hukum, F., & Kuningan, U. (2021). Penyuluhan hukum tentang dampak positif dan negatif penggunaan gadget dan media sosial. Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 04(01), 78–84.

Open Access Copyright (c) 2021 Jurnal Ilmu Dakwah
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats

 

Indexed by


      

Jurnal Ilmu Dakwah
Published by Faculty of Da'wa and Communication UIN Walisongo Semarang
Jl Prof. Dr. Hamka Kampus III Ngaliyan Semarang 50185
Phone: +62 857-1999-1679
https://fakdakom.walisongo.ac.id/
Email: ilmudakwah@walisongo.ac.id

ISSN: 1693-8054 (print)
ISSN: 2581-236X (online)
DOI : 10.21580/jid


This work is licensed under CC Atribution - Non Comercial - ShareAlike 4.0.

 
apps