Empowerment of Social Capital Based on Religion to Espouse Employee Work Ethics at Al-Azhar Foundation Jakarta

Sarji Sarji*  -  University of Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Indonesia
Ardianto Bayu Wibowo  -  University of Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

(*) Corresponding Author

Trust is the essence of social capital. The Al-Azhar Islamic Boarding School Foundation (YPI) as an educational institution requires trust to survive and develop until now. As a religion-based foundation, the work ethic of employees is expected to be able to follow the religious norms that have been established so as to become a character for the institution. This research uses descriptive and exploratory approaches so that the researcher can clearly describe the concepts used in this research in detail. While the data was collected through observation and interviews from supervisors, administrators, supervisors, teachers, employees, alumni and the parents of YPI Al-Azhar. The results showed that employees and teachers at work prioritized service and honor than indicators of worship and trust. Employees at work are generally still transactional and pragmatic. So that the religious socio-religious capital, grace and sincerity that were imparted and inherited by the founders of Al-Azhar have not yet become the soul of the employees at work.

 

Kepercayaan merupakan inti dari modal sosial. Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al- Azhar sebagai lembaga pendidikan memerlukan kepercayaan untuk bertahan dan berkembang hingga saat ini. Sebagai yayasan yang berlandaskan agama, maka etos kerja karyawan diharapkan dapat mengikuti Norma agama yang sudah ditetapkan agar menjadi karakter bagi lembaga tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dan eksploratif agar peneliti dapat menggambarkan dengan jelas konsep yang digunakan dalam penelitian ini secara rinci. Sedangkan data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dari pembina, pengurus, pengawas, guru, karyawan, alumni dan serta orangtua murid YPI Al-Azhar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para karyawan dan guru dalam bekerja lebih mendahulukan pelayanan dan kehormatan dibandingkan indikator ibadah dan amanah. Karyawan dalam bekerja pada umumnya masih bersifat transaksional dan pragmatis. Sehingga modal sosial religious, keikhlasan, ketulusan yang disemaikan dan diwariskan oleh para pendiri Al-azhar belum dapat menjadi jiwa dari para pegawai dalam bekerja.

Keywords : Empowerment; Social Capital; Religion; Work Ethic; Al-Azhar Foundation.

  1. Azhari, Fadillah dan Mawardi, Muhammad Kholid. 2018. Peran Modal Usaha Dalam Pengembangan Jaringan Usaha Kecil Menengah. Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), Vol. 59, No. 1.
  2. Cahyono, Budhi. 2014. Peran Modal Sosial Dalam Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Petani Tembakau di Kabupaten Wonosobo. Jurnal Ekobis, Vol. 15, No. 1.
  3. Dodi, dkk. 2013. Pengaruh Iklim Organisasi, Etos Kerja dan Disiplin terhadap Kinerja Karyawan serta Dampaknya pada Kinerja PT. Arun NGL Lhokseumawe Aceh. Jurnal Manajemen. Vol. 2, No. 1.
  4. Fathy, Rusydan. 2019. Modal Sosial: Konsep, Inklusivitas dan Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Pemikiran Sosiologi, Vol. 6 No. 1.
  5. Kusumastuti, Ayu. 2015. Modal Sosial dan Mekanisme Adaptasi Masyarakat Pedesaan dalam Pengelolaan dan Pembangunan Insfrastruktur. Jurnal Sosiologi, Vol. 20, No.1.
  6. Leovani, Ega. 2016. Implementasi Model Pemberdayaan Karyawan di PT. FIF Group TBK Cabang Palembang. Jurnal Manajemen, Vol. 20, No.02.
  7. Noor, Munawar. 2011. Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Ilmiah CIVIS, Vol. I, No. 2.
  8. Octarina, Arischa. 2013. Pengaruh Etos Kerja dan Disiplin Kerja terhadap KinerjaPegawai pada Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sarolangun. Jurnal Universitas Andalas, Vol. 1, No. 1.
  9. Rosaliza, Mita. 2016. Modal Sosial dan Budaya Dalam Pembangunan Desa. Jurnal Ilmu Budaya, Vol. 13, No.1.
  10. Simanjuntak, Putra Arif. 2020. Pengaruh Etos Kerja, Kepuasan Kerja, Sikap Kerja dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Polonia. Jurnal Manajemen Bisnis Jurnal Magister Manajemen, Vol.2 No.1.
  11. Sinamo, J.H. 2005. 8 Etos Kerja Profesional. Jakarta: Institut Dharma Mahardika.
  12. Sukoco, B. M. dan Hardi. 2013. Pengaruh Modal Sosial Dan Perilaku Berbagi Pengetahuan Dan Kinerja: Studi Kasus Di Pemasok Komponen Otomotif Astra Grup. Jurnal ISSN 1412-1700, Vol. 12, No.3.
  13. Supono, Boedyo. 2011. Peranan Modal Sosial Dalam Implementasi Manajemen dan Bisnis. Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan, Vol. 11, No. 1.
  14. Wahjudin, Lisdawati. 2011. Modal Sosial dan Kemiskinan di Indonesia. Jurnal Sosiohumanitas, Vol.8, No.1.
  15. Widjajanti, Kesi. 2011. Model Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Ekonomi Pembangunan, Vol. 12, No. 1.

Open Access Copyright (c) 2021 Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan

Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan
Institute for Research and Community Services (LP2M)
UIN Walisongo, Semarang, Indonesia
Jl. Walisongo No 3-5 Semarang 50185
Central Java, Indonesia
Website: https://lp2m.walisongo.ac.id/
Email: dimas@walisongo.ac.id

ISSN: 1411-9188 (Print)
ISSN: 2502-9428 (Online)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

Get a feed by atom here, RRS2 here and OAI Links here

 
apps