Analisis Dinamika Angka Pernikahan Menggunakan Metode Triple Exponential Smoothing (Studi Kasus KUA Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas Tahun 2025)

Authors

  • Novita Sari Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto, Indonesia
  • Billy Arifa Tengger Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto, Indonesia
  • Dwiani Listya Kartika Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto, Indonesia

Keywords:

forecasting, marriage numbers, Triple Exponential Smoothing

Abstract

ABSTRAK

Pernikahan merupakan proses sakral dan memiliki signifikansi besar pada kehidupan manusia. Beberapa diantaranya adalah meningkatkan stabilitas ekonomi melalui penggabungan sumber daya dan pendapatan suami dan istri, mengurangi angka pergaulan bebas yang merusak masa depan, dan data pernikahan dapat digunakan oleh pemerintah untuk mempersiapkan kebijakan kependudukan, struktur demografi dan perencanaan pembangunan daerah. Namun dalam lima tahun terakhir tren penurunan angka pernikahan di Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas cukup signifikan. Diantara faktor-faktor yang mempengaruhi penurunan angka pernikahan tersebut adalah meningkatnya kemandirian ekonomi perempuan, tingginya tingkat pendidikan, tingginya kesadaran akan pentingnya kesiapan mental dan finansial sebelum menikah dan sebagainya. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah dan KUA Kecamatan sokaraja untuk memahami dan menentukan suatu kebijakan yang mendukung keseimbangan antara pembangunan ekonomi, sosial dan keluarga dengan melakukan suatu peramalan. Peramalan ini bertujuan memberikan nilai ramalan angka pernikahan yang terjadi pada periode mendatang. Pada penelitian ini, menggunakan metode Triple Exponential Smoothing dengan nilai konstanta alpha yang digunakan adalah sebesar 0,1. Pengujian ini menghasilkan nilai ramalan angka pernikahan di tahun 2025 adalah sejumlah 374 dengan nilai MAPE sebesar 41%, yang menunjukkan bahwa tingkat kesalahan peramalan relatif tinggi, namun masih berada dalam rentang yang dapat diterima untuk menggambarkan pola dan kecenderungan perubahan angka pernikahan pada periode mendatang.

 

ABSTRACT

Marriage is a sacred process and has great significance in human life. Some of them are increasing economic stability through the pooling of resources and income of husband and wife, reducing the rate of promiscuity that damages the future, and marriage data can be used by the government to prepare population policies, demographic structures and regional development planning. However, in the last five years, the trend of decreasing marriage rates in Sokaraja District, Banyumas Regency has been quite significant. Among the factors that affect the decline in the marriage rate are the increase in women's economic independence, the high level of education, the high awareness of the importance of mental and financial readiness before marriage and so on. Therefore, it is important for the government and the KUA of Sokaraja District to understand and determine a policy that supports a balance between economic, social and family development by conducting a forecast. This forecast aims to provide a predictive value of the number of marriages that occur in the coming period. In this study, the Triple Exponential Smoothing method was used with an alpha constant value of 0.1. The forecasting results indicate that the projected number of marriages in 2025 is 374, with a Mean Absolute Percentage Error (MAPE) of 41%, indicating that the forecasting error is relatively high; however, it remains within an acceptable range for describing patterns and trends in changes in marriage rates in future periods.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Novita Sari, Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

Program Studi S1 Matematika, Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

Downloads

Published

2025-04-30

Issue

Section

Articles