Analisis Dampak Limbah Buangan Limbah Pabrik Batik di Sungai Simbangkulon Kab. Pekalongan

Muhammad Zammi*  -  Jurusan Kimia Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Walisongo Semarang, Indonesia
Atik Rahmawati  -  Jurusan Kimia Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Walisongo Semarang, Indonesia
Ratih Rizqi Nirwana  -  Jurusan Kimia Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Walisongo Semarang, Indonesia

(*) Corresponding Author
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah sungai Simbangkulon sudah tercemar ataupun tidak berdasarkan baku mutu yang dikeluarkan/ditetapkan oleh pemerintah/lembaga yang berwenang. Penentuan stasiun pengamatan pada lokasi penelitian didasarkan pada kegiatan masyarakat di Simbangkulon sebagai pusat pembuangan limbah batik. Hasil analisa parameter fisika dan kimia (suhu, pH dan DO) pada air sungai dibandingkan dengan Kriteria Baku Mutu Air Sungai berdasarkan Surat Keputusan Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup Nomor: KEP-02/MENKLH/I/1988 Tentang Penetapan Baku Mutu Lingkungan dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2001 Tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air. Berdasarkan hasil penelitian, pH air sungai Simbangkulon antara 6,70 – 6,94 dan DO antara 1,62 – 4,32 mg/L, dan suhu antara 27 – 28 0C yang berarti bahwa kuantitas limbah batik yang dibuang langsung ke sungai Simbangkulon telah mengurangi/mencemari pH dan DO air sungai Simbangkulon, sedangkan suhu belum/tidak tercemar (masih berada pada batas aman yang ditetapkan pemerintah).

Keywords : Limbah Batik, baku mutu air, air sungai Pekalongan

  1. Achmad, Rukaesih. 2004. Kimia Lingkungan. Yogyakarta: Andi
  2. Alexander Barus, Ternala. 2002. Pengantar Limnologi. Medan: Universitas Sumatera Utara
  3. Ashdak, Chay. 2004. Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
  4. Effendi, Hefni. 2003. Telaah Kualitas Air. Yogyakarta: Kanisius
  5. Fardiaz, Srikandi. 1992. Polusi Air dan Udara, Yogyakarta: Kanisius
  6. Nurdalia, Ida. 2006. Kajian Dan Analisis Peluang Penerapan Produksi Bersih Pada Usaha Kecil Batik Cap: Studi Kasus Pada Tiga Usaha Industri Kecil Batik Cap di Pekalonagn. Tesis. Semarang: Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.
  7. Riyadi, A. L. Slamet. 1981. Ekologi Ilmu Lingkungan (Dasar-Dasar dan Pengertiannya). Surabaya: Usaha Nasional.
  8. Silfa Millah, Lin. 2011. Pengaruh Limbah Industri Batik terhadap Komunitas Makrozoobentos sungai Simbangkulon di Kecamatan Buaran Kabupaten Pekalongan. Skripsi. Semarang: Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam IKIP PGRI.
  9. Subagio, Puji Yosep. 2008. Tekstil Tradisional (Pengenalan Bahan dan Teknik). Jakarta: Studio Primastoria.
  10. Supriyanto C., et.al. 2007. Analisis Cemaran Logam Berat Pb, Cu, dan Cd pada Ikan Air Tawar dengan Metode Spektroskopi Nyala Serapan Atom (SSA). Prosiding, Seminar Nasional III SDM Teknologi Nuklir, 21-22 November 2007. Yogyakarta: Pusat Teknologi Akselerator dan Proses Bahan.
  11. Suriawiria, Unus. 1996. Air Dalam Kehidupan dan Lingkungan Yang Sehat. Bandung: Penerbit Alumni.

Open Access Copyright (c) 2018 Walisongo Journal of Chemistry
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

WJC: Walisongo Journal of Chemistry
Published by the Department of Chemistry
Faculty of Science and Technology
Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
Jl Prof. Dr. Hamka Kampus II Ngaliyan Semarang 50185
Phone: +62 857-4272-8650
Website: https://fst.walisongo.ac.id/
Email: wjc@walisongo.ac.id

ISSN: 2549-385X (Print)
ISSN: 2621-5985 (Online)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

Get a feed by atom here, RRS2 here, and OAI Links here

 
apps