Aktivitas Daun Jambu Air (Syzygium Samarangense (BL.) Merr Et. Perry) serta Optimasi Suhu dan Lama Penyeduhan

Ulil Albab*  -  Jurusan Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Walisongo Semarang, Indonesia
Ratih Rizqi Nirwana  -  Jurusan Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Walisongo Semarang, Indonesia
R. Arizal Firmansyah  -  Jurusan Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Walisongo Semarang, Indonesia

(*) Corresponding Author
Radikal bebas merupakan suatu senyawa yang dapat menyebabkan kerusakan dan struktur pada fungsi sel yang dapat dicegah dengan antioksidan. Antioksidan dihasilkan dari ekstraksi seperti pada air seduhan teh. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui suhu dan waktu yang optimum dalam mengesktrak daun jambu air (Syzygium samarangene  (BL.) Merr.et Perry) dan mengetahui nilai aktivitas antioksidan berupa Inhibisi Consentration (IC50). Dalam penelitian ini metode yang digunakan berupa Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang disusun secara terpisah dan dirancang secara faktorial (4 x 3) dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah suhu yaitu 70°C,  80°C,  90°C, 100°C.  Faktor kedua adalah waktu  yaitu 5 menit, 10 menit, 15 menit. Untuk mengetahui aktivitas antioksidannya berupa IC50 digunakan metode penangkal radikal bebas DPPH (1,1diphenyl-2-picylhydrazyl). Kemudian hasil absorbansi dari spektrofotometer Visibel  dianalisa statistik menggunakan uji Kruskal-Wallis yang menyatakan bahwa suhu tidak berpengaruh terhadap aktivitas antioksidan ekstrak daun jambu air Semarang. Sedangkan waktu berpengaruh terhadap aktivitas antioksidan ekstrak daun jambu air Semarang. Suhu dan waktu optimum penyeduhan yang disarankan yaitu pada 70oC selama 5 menit dengan persen (%) hambatan yaitu 77,46%. Sementara itu aktivitas antioksidan ditunjukan dengan nilai IC50 yaitu 41,01 ppm.

Keywords : waktu; suhu penyeduhan; daun jambu air; aktivitas antioksidan

  1. Adesegun S. Adeola dkk. 2013. Essential Oil of Syzygium samarangense; A Potent Antimicrobial and Inhibitor of Partially Purified and Characterized Extracellular Protease of Escherichia coli 25922. British Journal of Pharmacology and Toxicology 4(6): 215-221
  2. Astill C, Birch MR, Dacombe C, Philip G. Humphrey, and Martin PT. 2001. Factors affecting the caffeine and polyphenol contents of black and green tea infusions. J. Agric. Food Chem. Vol. 49: 5340-5347.
  3. Ayyida Khotma. Skripsi Studi Komparasi Aktivitas Antioksidan Pada Daun Salam (Syzygium polyantum (Wight) Walp) Daun Jambu Air (Syzygium samarangense). (Semarang: Kimia FITK IAIN Walisongo. 2014)Irene Eliz. 2000. Makna Pengukuran Status Antioksidan Tubuh. Bagian Patologi Klinik. Fakultas Kedokteran UI.
  4. Daniel, W .1991. Statistik Nonparametrik Terapan.: Gramedia. Jakarta
  5. Dewi Murni. 2012. Isolasi Uji Aktivitas Antioksidan dan Toksisitas Menggunakan Artemia salina Leach dari Fraksi Aktif Ekstrak Metanol Daun Asa Tungga. Skripsi. Depok: Universitas Indonesia
  6. Dwiyanti Gebi & Hati Nurani K. Aktivitas Antioksidan Teh Rosela (Hibbiscus Sabdariffa) Selama Penyimpanan Pada Suhu Ruang, Prosiding (Vol. 5 No 1, 2014, ISSN: 2087-0922).
  7. Gramza dkk. Tea Extracts as Free Radical Scavengers. Polish Journal of Environmental Studies (Vol. 14, No 6, 2005)
  8. Evangeline C. Amor dkk. 2005. Spasmolytic Flavonoids from Syzygium samarangense(Blume) Merr. & L.M. Perry, Z. Naturforsch.60 c,67-71
  9. Guenther E. 1988. Minyak Atsiri. Jakarta: Direktorat Perguruan Tinggi
  10. Harbone J.B. 2006. Metode Fitokimia penuntun cara modern menganalisis tumbuhan, Bandung : Penerbit ITB
  11. Hernani Mulyono E. 1997. Pengolahan dan Penganekaragaman Hasil. Monograf No 3 Jahe. Bogor: Balitro
  12. Laresolo B. 2008. Bagaimana cara menyeduh teh yang benar. Dari Http://www.kedaitehlaresolo.com
  13. Maria Bintang, 2010. BIOKIMIA: Teknik Penelitian. Jakarta : Erlangga
  14. Markaki P. 1982. Introduction in Anthocianin in Fruits, Vegetables, and Grain. New York: CRC Press.
  15. Molyneux Philip. 2004. The use of the stable free radical diphenylpicrylhydrazyl (DPPH) for estimating antioxidant activity, Songklanakarin J. Sci. Technol, (Vol. 26 No. 2)Ragasa, 2014, Chemical constituents of Syzygium samarangense, Der Pharma Chemica, 2014, 6(3):256-260
  16. Robinson, T. 1995. Kandungan Organik Tumbuhan Tinggi. Penerjemah: Padmawinata, K, Bandung: Penerbit ITB
  17. Rohdiana, D. 2006. Menyeduh teh dengan ‘bbm’. Lab pengolahan bahan pangan, jur tekpang ft unpas.www.anekaplanta.com/2007/12/26/menyeduh-teh-dengan-bbm
  18. Samuelsson, G. 1999. Drugs of Origin Natural: A Text Book of Pharmacognosy. Sweden: Swedish Pharmaceutical Press
  19. Sayuti, kesuma & Rina Yenrina. 2015. Antioksidan Alami dan Sintetik, Padang: Andalas University Press.
  20. Wijaya, A. 1996. Radikal Bebas dan Parameter Status Antioksidan. Forum Diagnosticum. Lab Klinik Prodia 1:1-12
  21. Winarsi,Hery. 2007. Antioksidan Alami dan Radikal Bebas. Yogyakarta: Kanisiu
  22. Winarti. 2010. Makanan Fungsional. Yogyakarta
  23. Achmad, Rukaesih. 2004. Kimia Lingkungan. Yogyakarta: Andi
  24. Alexander Barus, Ternala. 2002. Pengantar Limnologi. Medan: Universitas Sumatera Utara
  25. Ashdak, Chay. 2004. Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
  26. Effendi, Hefni. 2003. Telaah Kualitas Air. Yogyakarta: Kanisius
  27. Fardiaz, Srikandi. 1992. Polusi Air dan Udara, Yogyakarta: Kanisius
  28. Nurdalia, Ida. 2006. Kajian Dan Analisis Peluang Penerapan Produksi Bersih Pada Usaha Kecil Batik Cap: Studi Kasus Pada Tiga Usaha Industri Kecil Batik Cap di Pekalonagn. Tesis. Semarang: Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.
  29. Riyadi, A. L. Slamet. 1981. Ekologi Ilmu Lingkungan (Dasar-Dasar dan Pengertiannya). Surabaya: Usaha Nasional.
  30. Silfa Millah, Lin. 2011. Pengaruh Limbah Industri Batik terhadap Komunitas Makrozoobentos sungai Simbangkulon di Kecamatan Buaran Kabupaten Pekalongan. Skripsi. Semarang: Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam IKIP PGRI.
  31. Subagio, Puji Yosep. 2008. Tekstil Tradisional (Pengenalan Bahan dan Teknik). Jakarta: Studio Primastoria.
  32. Supriyanto C., et.al. 2007. Analisis Cemaran Logam Berat Pb, Cu, dan Cd pada Ikan Air Tawar dengan Metode Spektroskopi Nyala Serapan Atom (SSA). Prosiding, Seminar Nasional III SDM Teknologi Nuklir, 21-22 November 2007. Yogyakarta: Pusat Teknologi Akselerator dan Proses Bahan.
  33. Suriawiria, Unus. 1996. Air Dalam Kehidupan dan Lingkungan Yang Sehat. Bandung: Penerbit Alumni.

Open Access Copyright (c) 2018 Walisongo Journal of Chemistry
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

WJC: Walisongo Journal of Chemistry
Published by the Department of Chemistry
Faculty of Science and Technology
Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
Jl Prof. Dr. Hamka Kampus II Ngaliyan Semarang 50185
Phone: +62 857-4272-8650
Website: https://fst.walisongo.ac.id/
Email: wjc@walisongo.ac.id

ISSN: 2549-385X (Print)
ISSN: 2621-5985 (Online)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

Get a feed by atom here, RRS2 here, and OAI Links here

 
apps