MENGUKUR KINERJA OPERASIONAL BMT PADA TAHUN 2010 DITINJAU DARI SEGI EFISIENSI DENGAN DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA) (Studi Kasus BMT Di Kota Semarang)

Heny Yuningrum*  -  IAIN Walisongo Semarang, Indonesia

(*) Corresponding Author

The development of Islamic banking in Semarang city was rapidly since 1997 until 2012. It is thanks to the Government support in the terms of determine  Islamic  banking. The Support  is now more easy for  movement of Islamic  financial institutions. the author chose the year 2010 of this research because 2010 have been reported complete leadership of the BMT. The issue of this research is how the operational of activities BMT in Semarang city has reached the level of operational efficiency in 2010 and how the forward prospects in Semarang city for competition of BMT with the another syariah financial.The population of this research are 72 BMt and the  sampling  of this research are 12 BMT. The population and the sample was listed by PUSKOPSYAH. The analyze of this research using WDEA which is expected to be answer the problems occurred in the BMT.

The result of this Research are  3 BMT has efficiency of 55% until 90%. There are BMT Mitra Hasanah (61,51), BMT Pasadena (62,41%) and BMT Anda (71,18%). The capital and the operational expenses of three BMT must to increase until  hit a target was expected. The average of That BMT only 30% from the target. And the BMt have low efficiency (less than 55%) i.e. BMT Hudatama (29,22%, BMT Fosilatama (33,28%), BMT Tumoto Bondo (47,81%). While a third of this BMT have low efficiency from variable input i.e. capital and operational expenses and savings. There are need to  upgraded from 50% until 70%. The deficiency occurs in the BMT are  the proportion of unbalanced input i.e. capital and operational expenses, the number of entries maintained does not match your target market. To achieve those targets each BMT must add capital, operating expenses and savings.To answering  the problemof inefficient are: the value of output that should be improved by reducing the input, if  the input and output was increased, so the level to the increase f of output must be greater than the rate of increase for input, or the both of output and input was decline because  the derived output should be lower than input.

Keywords: efficiency; DEA analyze

  1. Ariyanto, Yudho. 2007. “Efisiensi Perbankan Syariah Di Indonesia Tahun 2005: Aplikasi Metode Data Envelopment Analysis (DEA). Skripsi Tidak Dipublikasikan, FE Undip Semarang
  2. Aziz, Amin. 2004. Pedoman Pendirian BMT. Jakarta: Pinbuk Press.
  3. Aziz, A. dan Rahmadi. 2005. Penilaiaan Kesehatan BMT. Jakarta: Pinbuk Press.
  4. Bastian, Afnan. 2009. “Analisis Perbedaan Asset dan Efisiensi Perbankan Syariah di Indonesia Periode Sebelum dan Sesudah Program Akselerasi Pengembangan Perbankan Syariah 2007-2008 Aplikasi Metode DEA.” Skripsi tidak dipublikasikan, Fakultas Ekonomi, Universitas Diponegoro Semarang
  5. Cooper, Willam W., Seiford, Lawrence M., and Tone, Koru., 1999, A Comprehensive Text With Model, Aplication, Reference and DEA-Solver Sofware, Kluwer Academic Publisher, Boston USA
  6. Dewi. 2007. “Analisis Tingkat Kesehatan BMT Dengan Pendekatan CAMEL (Studi pada BMT Binama).” Naskah tidak dipublikasikan, Fakultas Ekonomi, Universitas Diponegoro Semarang
  7. Edy Hartono, “Analisis Efisiensi Biaya Industri Perbankan Indonesia Dengan Menggunakan Metode Parametrik Stochastic Frontier Analysis (Studi Pada Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2004-2007)”, 2009, naskah tidak dipublikasikan.
  8. Ghafur, M. 2007. Potret Perbankan Syariah Indonesia Terkini. Yogyakarta: Biruni Press.
  9. Ghazali, I. dan Castellan, J. 2002. Statistik Non-Parametrik. Semarang: Badan Penerbit Undip.
  10. Hadad, M. D., Wimboh S., Daniel I., Euginea, M. 2003. ”Analisis Efisiensi Industri Perbankan Indonesia:Penggunaan Metode Nonparametrik Data Envelopment Analysis (DEA), Bank Indonesia Research Paper, Jakarta
  11. Hadad, Muliaman D, Santoso, Wimboh, Mardanugraha, Eugenia dan Ilyas, Daniel. (2003). Pendekatan Parametrik Untuk Efisiensi Perbankan Indonesia . Universitas Indonesia.
  12. Hadinata, I. dan Manurung, A. H. 2007. Penerapan Data Envelopment Analysis (DEA) untuk mengukur Efisiensi Kinerja Reksa Dana Saham. http//www.google.com. Diakses tanggal 26 Desember 2009.
  13. Huri, M. D dan Susilowati, I. 2004. “Pengukuran Efisiensi Relatif Emiten Perbankan Dengan Metode Data Envelopment Analysis (DEA): (Studi Kasus: Bank-Bank yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta Tahun 2002 ).” Dinamika Pembangunan. Vol. 1, No.2 Desember, hal. 95-110
  14. Kurnia, A. S. 2004. “Mengukur Efisiensi Intermediasi Sebelas Bank Terbesar Indonesia Dengan Pendekatan Data Envelopment Analysis (DEA).” Jurnal Bisnis Strategi, Vol.13, Desember 2004
  15. Kurniawan, Leandro. 2005. “Analisis Efisiensi Sektor Unggulan di Kab.Banyumas periode 1988-2003. Aplikasi Metode DEA” Skripsi tidak dipublikasikan, Fakultas Ekonomi, Universitas Diponegoro Semarang
  16. Mu’alim, A. dan Abidin, Z.2005.”Profesionalisme Praktisi BMT di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman.” Millah, Vol.IV, No.2, http://www.google.com. Diakses tanggal 27 Desember 2009.
  17. Muhammad Kholim, 2004, Eksistensi Baitul Maal Wattamil Dan Permasalahannya Dalam Operasionalisasinya (Studi Di Propinsi Jawa Tengah), Skripsi tidak dipublikasikan, Fakultas Ekonomi, Universitas Diponegoro Semarang
  18. Muharam, H dan Purvitasari, R, 2007. ”Analisis Perbandingan Efisiensi Bank Syariah dengan Metode Data Envelopment Analysis (periode tahun 2005), Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, Vol.2, No.3
  19. Purwantoro, N. 2005. Penerapan DEA sebagai Model Alternatif Untuk Menilai Produktifitas Lembaga Pembiayaan Mikro, Jurnal Manajemen Usahawan Indonesia, No.01, XXXIV Januari 2005
  20. Ridwan, M. 2004. Manajemen Baitul Maal Wa Tamwill. Yogyakarta: UII press.
  21. Rifki Ali Akbar, 2010, Analisis Efisiensi Baitul Mal Wa Tamwil Dengan Menggunakan Data Envelopment Analysis (Dea) (Studi Pada Bmt Bina Ummat Sejahtera Di Jawa Tengah Pada tahun 2009), naskah tidak dipublikasikan.
  22. Sadrah, E. Suhendi, H., Juhaya.S.P, Habib.N.A, Ahmad.H. R., Ending.S., Yadi.J., Deni.K.Y. 2004. BMT dan Bank Islam.Bandung: Pustaka Bani Quraisy
  23. Santoso, B. S. 2003. Analisis Tingkat Kesehatan BMT Ditinjau dari Aspek Manajemen, Jurnal Akuntansi-Bisnis & Manajemen, Vol.10(2), 144-158 Oktober 2003
  24. Tyas D. Hascaryani Asfi Manzilati Nurman S. Fadjar, Metafora Risk And Return Sebagai Dasar Pengembangan Baitul Maal Wa Tamwil (Bmt) Yang Mandiri Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Brawijaya
  25. www.bi.go.id
  26. www.pinbukpress.com
  27. Vicky, dkk, 2008, Pengukuran Kinerja Bank Komersial Dengan Pendekatan Go-Publik Di Indonesia, Jurnal JAAI Volume 12 No.1 Juni 2010
  28. Zainuddin Ali, 2007, Hukum Perbankan Syariah, Sinar Grafika, Jakarta.

Open Access Copyright (c) 2016 Economica

Economica: Jurnal Ekonomi Islam
Published by the Institute of Islamic Economic Research and Development (LP2EI), Faculty of Islamic Economics and Business UIN Walisongo Semarang
Jl Prof. Dr. Hamka Kampus III Ngaliyan Semarang 50185
Phone: +62 857-1999-1679
Website: https://febi.walisongo.ac.id/
Email: economica@walisongo.ac.id

ISSN: 2085-9325 (Print)
ISSN: 2541-4666 (Online)
DOI: 10.21580/economica

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Get a feed by atom here, RRS2 here, and OAI Links here.

apps