Upaya Pengembangan Motorik Kasar Melalui Kegiatan Menari Di RA Imama Kedungpane Mijen Semarang

Mursid Mursid*  -  Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Indonesia
Syafa’atun Nabilah  -  Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Indonesia

(*) Corresponding Author

Supp. File(s): Research Instrument

Dancing is one of the most interesting activities for children and can develop children's gross motor skills in a fun way. The fact that the high and low gross motor skills of the children are caused by the activities given by the teacher are less interesting, they do more fine motor activities compared to gross motor activities. This study aims to determine gross motor development through dance activities in group B1 at RA IMAMA Kedungpane Mijen Semarang.

This research method is classroom action research (CAR) which is carried out in two cycles, with each cycle consisting of planning, implementation, observation and reflection. This research was conducted with a total of 27 children. The instrument of this research is using observation guide and documentation guide.

The results of the study concluded that: in the pre-action research, the results were 32.22%, then in the first cycle there was an increase in the average gross motor development reaching 55.74% and the second cycle the average gross motor development reaching 84.44%. This research is successful because it has reached the research indicator target of 75%.

 

Supplement Files

Keywords : Gross Motor; dance; activities;

  1. Alfi Manzilatur Rohmah. ”Peran Kegiatan Tari Untuk Mengembangkan Kemampuan Motorik Kasar Kelompok B di TK Muslimat Mazraatul Ulum ll Paciran Lamongan”. 2013.
  2. Azmil Mufarrohah dan Muhammad Reza. “Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Melalui Kegiatan Menari di Kelompok Bermain Tunas Bangsa”.
  3. Cahaya Murni. “Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Menari Pada Anak Usia 5-6 Tahun di PAUD Azhura Medan Marelan”.Vol.1 No.2. 2012/2013.
  4. David, Elizabeth, B. ”Psikologi Perkembangan”. Jakarta: Erlangga. 1980.
  5. Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini.
  6. Dwi Aprilia Hasanah. “Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Melalui Kegiatan Menari Kreasi Baru Pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK Mutiara Bunda Jembangan RT 4 RW 3 Desa Kaling Kecamatan Tasikmadu Kabupaten Karanganyar”. 2017/2018.
  7. Enno Wardani, (2016/2017). “Upaya Meningkatkan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Tari Kreasi di TK Negeri Pembina Atu Lintang Kec. Atu Lintang Kab. Aceh Tengah”
  8. Fildzah Imani, dkk. “Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Menari Animal Chicken Dance”. Vol. 05 No. 02. 2017.
  9. Helmawati. “Mendidik Anak Berprestasi Melalui 10 Kecerdasan”. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. 2018.
  10. Mulyadi, Novi. “Pengembangan Seni Anak Usia Dini”. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. 2017.
  11. Mursid. “Belajar dan Pembelajaran PAUD”. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. 2015
  12. ______. “Pengembangan Pembelajaran PAUD”. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. 2016.
  13. Ni Made Sulastri,. “Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Melalui Kegiatan Tari Kreasi”. 2017.
  14. Ni Putu Miartini, dkk. “Implementasi Tari Janger Dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini Pada Kelompok B TK Widya Puspita Canggu”. Vol. 2 No. 2. 2018.
  15. Setyobudi, dkk. “Seni Budaya untuk SMP Kelas VII”, PT. Gelora Aksara Pratama, 2007.
  16. Siti Nur Kholifah. “Penigkatan Kemampuan Fisik Motorik Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Tari Manuk Dadali di TK PGRI 03 Srigono Bantur”. Vol. 1 No. 1. 2019.
  17. Susi Setiana Susanti,. ” Upaya Meningkatkan Ketrampilan Motorik Kasar Melalui Tari Topi Saya Pada Kelompok B TK Aba Brosot 1 Kulon Progo”. 2017.
  18. Suyadi. “Teori Pembelajaran Anak Usia Dini Dalam Kajian Neurosains”. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. 2014.

VISITOR COUNTER  JoECCE

       

 

 Lisensi Creative Commons

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

apps