PRINSIP KEADILAN SOSIAL DAN ALTRUISME DALAM PENERAPAN SISTEM PERBANKAN SYARIAH

Siti Amaroh*  -  Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Kudus, Indonesia

(*) Corresponding Author

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji tentang keadilan sosial dan altruisme dalam implementasi sistem perbankan syariah. Bank syariah menempatkan perannya dalam memobilisasi dana dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam beragam bentuk produk berdasarkan prinsip-prinsip syariah. Pencapaian ekonomi dan sosial merupakan tujuan pokok didirikannya bank syariah. Keadilan sosial tercapai bilamana pendapatan masyarakat dapat memenuhi kebutuhannya dan setiap anggota masyarakat mendapatkan kesempatan yang sama dalam meningkatkan taraf hidupnya. Sedangkan altruisme merupakan bentuk kebaikan hati dalam memberikan bantuan pada pihak lain tanpa meminta imbalan. Implementasi keadilan sosial dan altruisme dalam perbankan syariah diwujudkan dalam fungsi zakat dan qardhul hasan.

Keywords: Keadilan Sosial, altruisme, zakat, Qardhul Hasan

  1. Chapra, M.U, dan Ahmed, H., 2002, Corporate Governance in Islamic Financial Institution, Jedah: IRTI-IDB
  2. Chapra, M. U., 2009, The Global Financial Crisis: Can Islamic Finance Help?, Insights, Vol. 1, No. 4, 27-38
  3. Cihak, M. dan Hesse, H., 2010, Islamic Bank and Financial Stability, Journal of Financial Services Research, 38, 95-113
  4. Dusuki, A. W., 2008, Understanding the Objectives of Islamic Banking: a Survey of Stakeholders’ Perspectives, International Journal of Islamic and Middle Eastren Finance and Management, Vol. 1, No 2, 132-148
  5. Hearn, B., Piesse, J., dan Strange. R., 2012, Islamic Finance and Market Segmentation: Implications of the Cost of Capital, International Business Review, 21, 102-113
  6. Laporan Tahunan Bank Muamalat Indonesia, 2006, Annual Report: Improve Quality, Go Retail
  7. Maali, B., Casson, P., dan Napier, C., 2006, Social Reporting by Islamic Banks, ABACUS, Vol. 42, No. 2, 266-289
  8. Mannan, M. A., 1997, Teori dan Praktek Ekonomi Islam, PT. Dana Bhakti Prima Yasa, Yogyakarta
  9. Mehmet, O., 1997, Al-Ghazzali on Social Justice: Guidelines for a New World Order from an Early Medieval Scholar, International Journal of Social Economics, 1203-1218
  10. Muhammad, 2004, Dasar-Dasar Keuangan Islami, Penerbit Ekonosia, Yogyakarta
  11. Pramanik, A. H., 1998, The Role of Institutions for Promoting Social Economic, Moral and Spiritual Development Based on Altruism rather than Egoism, Humanomics, Vol. 4, No. 2, hal. 24-48
  12. PSAK, 2006, Penyajian Laporan Keuangan Syariah, Ikatan Akuntan Indonesia
  13. Sadeq, A. M., 1996, ethico-economic Institution of Zakah: An Instrument of Self-Reliance and Sustainable Grassroot Developmnet, Humanomics, Vol. 12, No. 2, 47-69
  14. Sadeq, A. M., 1997, Poverty Alleviation: An Islamic Perspective, Humanomics, Vol. 13, No. 3, 110-134
  15. Siddiqui, A., 2008, Financial Contracts, Risk and Performance of Islamic Banking, Managerial Finance, Vol. 34, No. 10, 680-694

Open Access Copyright (c) 2016 Economica

Economica: Jurnal Ekonomi Islam
Published by the Institute of Islamic Economic Research and Development (LP2EI), Faculty of Islamic Economics and Business Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
Jl Prof. Dr. Hamka Kampus III Ngaliyan Semarang 50185
Phone: +62 857-1999-1679
Website: https://febi.walisongo.ac.id/
Email: economica@walisongo.ac.id

ISSN: 2085-9325 (Print)
ISSN: 2541-4666 (Online)
DOI: 10.21580/economica

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Get a feed by atom here, RRS2 here, and OAI Links here.

apps