PEMBERDAYAAN EKONOMI FAKIR MISKIN DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN

Dede Rodin*  -  UIN Walisongo Semarang, Indonesia

(*) Corresponding Author

Kaum fakir dan miskin adalah dua kelompok kaum lemah (dhu’afa) yang banyak disebutkan Al-Qur’an. Ketika Al-Qur’an berbicara tentang kedua kelompok tersebut umumnya dalam konteks bagaimana mengentaskan kemiskinan yang mereka hadapi. Dari telaah atas ayat-ayat Al-Qur’an tentang pemberdayaan fakir miskin diperoleh kesimpulan bahwa upaya pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan kaum fakir dan miskin menurut Al-Qur’an terkait dengan  pemanfaatan dan distribusi harta. Ayat-ayat Al-Qur’an yang berbicara tentang harta ada yang berupa perintah dan anjuran dan yang kedua berupa larangan. Dari dua ketentuan ini, Al-Quran menempuh beberapa model langkah untuk pemberdayaan fakir miskin, yaitu perintah bekerja, perintah memberi makanan pokok, perintah berinfak, perintah mengeluarkan zakat, pemberian dari sebagian harta warisan, pembagian ganimah dan fa’i, larangan monopoli (ihtikār) dan menimbun harta (iktināz). Beberapa model pemberdayaan di atas dapat dibagi menjadi dua kelompok; langkah-langkah yang bersifat struktural dan yang bersifat kultural. Langkah struktural lebih ditekankan kepada lembaga khusus yang menanganinya agar berjalan dengan baik, sedangkan langkah kultural lebih ditekankan pada individu, baik individu yang diharapkan menjadi salah satu subjek pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan kaum fakir dan miskin maupun yang menjadi objeknya. Pada langkah struktural maupun kultural, keterlibatan pemerintah sangat diperlukan, bahkan dipandang sebagai sebuah keniscayaan.

Keywords: fakir, miskin, pengentasan, pemberdayaan

  1. al-Assal, Ahmad Muhammad, dan Fathi Ahmad Abdul Karim, Sistem, Prinsip dan Tujuan Ekonomi Islam, Bandung: Pustaka Setia, 1999
  2. Badruzaman, Abad, Teologi Kaum Tertindas (Kajian Tematik Ayat-ayat Mustadh’afin dengan Pendekatan Keindonesiaan), Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2007
  3. Beik, Irfan Syauqi, Economic Role of Zakat in Reducing Poverty and Income Inequality: A Case Study in the Province of DKI Jakarta, Indonesia, Jerman: La,bert Academic Publishing, 2013
  4. Dahlan, Abdul Aziz, (ed), Ensiklopedi Hukum Islam, Jakarta: PT. Ikhtiar Baru, 1996
  5. Ghanim, Husein, al-Iqtishād al-Islāmy: Thabī`atuhu wa Majālatuhu, Kairo: Dār al Wafā`, Cet. Ke-I, 1411-1991
  6. Hafidhuddin, Didin, dkk, Fiqh Zakat Indonesia, Jakarta: BAZNAS, cet ke-1, 2013
  7. ------------, Zakat dalam Perekonomian Modern, Jakarta: Gema Insani Press, 2002
  8. Hawa, Sa‘īd, al-Asās fī al-Tafsīr, Kairo: Dār al-Salām, cet ke-2, 1989
  9. Ibn Manzhūr, Jamāl al-Dīn, Lisān al-‘Arab, Beirut: Dār Shādir, cet ke-3, 1414 H
  10. al-Isfahāni, al-Rāgib, Mufradāt fī Garīb al-Qurān, Beirūt: Dār al-Ma‘rifah, t.th.
  11. al-Jurjāni, ‘Ali bin Muhammad bin ‘Ali al-Zain al-Syarīf, Kitāb at-Ta‘rīfāt, Beirut: Dār al-Kutub al-‘Ilmiyyah, cet ke-1, 1983
  12. Mintarti, et al, Indonesia Zakat and Development Report, Jakarta: IMZ, 2012
  13. Prijono, Ony S. dan A. M. W. Pranarka, Pemberdayaan Konsep, Kebijakan dan Implementasi, Jakarta: Center for Strategic and International Studies, 1996
  14. Program Hadis Mausū‘at al-Hadīts al-Syarīf, edisi 6.2, Harf Information Technology Company, 1998-2000
  15. al-Qardhawi, Yusuf, Musykilat al-Faqr wa Kaifa `Alajahā al-Islām, Beirut: Mu’assasah al-Risālah, 1985
  16. al-Qasimi, Tafsīr al-Qāsimi, Mesir: Isa al-Bābi al-Halabi, t.tt.
  17. al-Qurthubī, Abū Abdillah Muḥammad bin Ahmad bin Abī Bakr bin Farh al-Anshārī al-Khazrajī Syams al-Dīn, al-Jāmi’ li Ahkām al-Qurān, tahqīq Ahmad al-Bardūnī wa Ibrāhīm Athfīsy, Kairo: Dār al-Kutub al-Mishriyyah, cet ke-2, 1964
  18. Ridhā, Muhammad Rasyīd, Tafsīr al-Qurān al-Hakīm, Kairo: Dar al-Manār, 1373
  19. Sābiq, al-Sayyid, Fiqh al-Sunnah, Mesir: al-Fatḥ li al-I`lām al-`Arabiy, cet ke-11, 1994
  20. Shihab, M. Quraish, Tafsir al-Misbah; Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an, Jakarta: Penerbit Lentera Hati, cet. I, 2002
  21. ------------, Membumikan Al-Qur’an, Bandung: Mizan, 1992
  22. al-Thabā’thaba’i, “Tafsīr al-Mīzān”, tafsir QS. Al-Anfâl [8]:41, dalam CD Room, Jame Quran Program, Muassasah Nasyr Hadīts Ahl al-Bait, t.t.
  23. Turkan, Miqdad, “Khumus: Hukum dan Peranannya”, http://aljawad.tripod.com/arsipbuletin/ khumus.htm, diakses 23 Agustus 2014
  24. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat
  25. al-Zamakhsyari, Abū al-Qāsim Mahmūd bin ‘Amr bin Ahmad, al-Kasysyāf ‘an Haqāiq Ghawāmidh al-Tanzīl, Beirut: Dār al-Kitāb al-‘Arabi, cet ke-3, 1407 H
  26. http://www.imz.or.id/new/article/1131/zakat-masyarakat-dan-negara-dalam-pengentasan-kemiskinan-2/, diakses 6 Oktober 2014

Open Access Copyright (c) 2016 Economica

Economica: Jurnal Ekonomi Islam
Published by the Institute of Islamic Economic Research and Development (LP2EI), Faculty of Islamic Economics and Business UIN Walisongo Semarang
Jl Prof. Dr. Hamka Kampus III Ngaliyan Semarang 50185
Phone: +62 857-1999-1679
Website: https://febi.walisongo.ac.id/
Email: economica@walisongo.ac.id

ISSN: 2085-9325 (Print)
ISSN: 2541-4666 (Online)
DOI: 10.21580/economica

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Get a feed by atom here, RRS2 here, and OAI Links here.

apps