Meningkatkan Kemampuan Bicara Anak Usia Dini Melalui Pembelajaran Menggunakan Media Wayang Modern Karakter Animasi Lucu

Arsan Shanie*  -  Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
Clarita Nur Fadhilah  -  Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

(*) Corresponding Author

One of the developments experienced by early childhood is the ability to speak and speak the language. This can be stimulated by using learning media that can generate children's interest in learning. Modern wayang is a learning medium that can improve children's speaking and language skills. The purpose of this study was to determine the improvement of early childhood speech skills using modern wayang media. This research is qualitative descriptive research. The subjects in this study were children in the Ngaliyan District of Semarang. The results of this study are that children's language skills, creativity and innovation increase after being given learning through modern puppet media. Improved children's abilities include listening, responding to comments, speaking more clearly, sorting ideas, discussing and expanding vocabulary.

 

Keywords : speech skills; early childhood; modern wayang; learning media; kemampuan bicara; anak usia dini; wayang modern; media pembelajaran

  1. Arsyad, Azhar. 2011. “Media Pembelajaran.” Jakarta Raja Grapindo persada
  2. Fajrie, Nur. 2013. MEDIA PERTUNJUKAN WAYANG UNTUK MENUMBUHKAN KARAKTER ANAK BANGSA Jurnal PGSD-FKIP Universitas Muria Kudus
  3. Gusti, N. I., Ayu Made, and Yeni Lestari. n.d. “PENINGKATAN KEMAMPUAN BACA-TULIS PERMULAAN MELALUI PENGGUNAAN MEDIA WAYANG ABJAD KONTEKSTUAL.” Journal.Unj.Ac.Id.
  4. Indonesia, PR Indonesia-Jakarta: Pemerintah Republik, and undefined 2003. 2006. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.
  5. Kurniawati, Yanti. n.d. Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Melalui Metode Bercerita Dengan Media Big Book Di PPT Tulip Surabaya 1 MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK MELALUI METODE BERCERITA DENGAN MEDIA BIG BOOK DI PPT TULIP SURABAYA.
  6. Ningsih, Suwarti. 2014. “Peningkatan Keterampilan Berbicara Melalui Metode Bercerita Siswa Kelas III SD Negeri 1 Beringin Jaya Kecamatan Bumi Raya Kabupaten Morowali.” Jurnal Kreatif Online 2(4).
  7. Nurhayati, Resti, B., Suroto, & Valentinus. (2020). Pagelaran Wayang Kulit sebagai Sarana Pembentukan Karakter Bangsa.
  8. Pratiwi, Eka, Siti Halidjah, and Asmayani Salimi. 2013. “Peningkatan Kemampuan Berbicara Dengan Menggunakan Media Gambar Berseri Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas I Sd.” Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa 2(12).
  9. Riana, Cepi. 2008. Unit 5 MEDIA PEMBELAJARAN.
  10. Rumilasari, Ni Putu Dessy, I. Made Tegeh, Putu Rahayu Ujianti, and S. Psi. 2016. “Pengaruh Metode Bermain Peran (Role Playing) Terhadap Kemampuan Berbicara Pada Anak Kelompok A.” Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha 4(2).
  11. Shanie, Arsan. 2020. TENUN SONGKET DESA TANJUNG PINANG KAJIAN SEMIOTIK. Jurnal dimensi seni Rupa dan Desain. Universitas TriSakti. 17 (1) 55-66.
  12. Sari, Yunita, Thoha B. S Jaya, Lilik Sabdaningtyas, Fkip Universitas Lampung, and Jl Soemantri Brojonegoro No. n.d. PENGARUH AKTIVITAS ALAT PERAGA GAMBAR WAYANG TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA ANAK.
  13. Setyosari Punaji. 2013. Metode Penelitian Pendidikan Dan Pengembangan. jakarta: Prenadamedia group.
  14. Sundari, R., Karyono, T., & Soeteja, Z. (2020). Pengembangan Buku Pengayaan Bermuatan Lokal Bagi Mahasiswa PGSD. Muallimuna: Jurnal Madrasah Ibtidaiyah, 6(1), 31-43.
  15. Yanti, Nafri, Suhartono Suhartono, and Rio Kurniawan. 2018. “PENGUASAAN MATERI PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERBAHASA INDONESIA MAHASISWA S1 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA FKIP UNIVERSITAS BENGKULU.” Jurnal Ilmiah KORPUS 2(1):72–82.

apps