KENAKALAN REMAJA DAN KEDISIPLINAN: Perspektif Psikologi dan Islam

Nikmah Rahmawati*  -  Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Indonesia

(*) Corresponding Author

Kedisiplinan dan kenakalan remaja itu memang ada keterkaitan yang erat. Banyak yang membuktikan hal itu melalui berbagai penelitian yang telah disebutkan dalam pembahasan di atas. Dalam hal ini, kedisiplinan itu berkorelasi terbalik dengan kenakalan remaja. Artinya, jika seorang remaja itu disiplin dan menerapkan kedisiplinan tersebut di dalam berbagai aspek kehidupannya, maka remaja tersebut akan berkurang tingkat kenakalannya yang bersifat destruktif, bahkan akan tereliminasi sama sekali. Karena itulah, faktor terpenting dalam menghentikan kenakalan remaja adalah bagaimana menerapkan kedisiplinan pada diri remaja di dalam berbagai aspek kehidupannya. 

Keywords : kenakalan remaja; kedisiplinan; psikologi; Islam

  1. Alboukordi, Sajad, et al. "Predictive factors for juvenile delinquency: the role of family structure, parental monitoring and delinquent peers." International Journal of Criminology and Sociological Theory 5.1 (2012).
  2. Aroma, Iga Serpianing, and Dewi Retno Suminar. "Hubungan Antara Tingkat Kontrol Diri Dengan Kecenderungan Perilaku Kenakalan Remaja." Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan Vol 01 No 2 (2012).
  3. Aviyah, Evi, and Muhammad Farid. "Religiusitas, kontrol diri dan kenakalan remaja." Persona 3.02 (2014).
  4. Hurlock, E., Perkembangan Anak, Jilid 1. Alih bahasa Tjandrasari, M. & Muslichah. Jakarta: Erlangga, 1993.
  5. Hurlock, E., Perkembangan Anak, Jilid 2. Alih bahasa Tjandrasari, M. & Muslichah. Jakarta: Erlangga, 1993.
  6. Khon, Abdul Majid. Hadis Tarbawi. Jakarta: Kencana Prenada Media Grup, 2012.
  7. Kusumadewi, Septi, Tuti Hardjajani, and Aditya Nanda Priyatama. "Hubungan antara Dukungan Sosial Peer Group dan Kontrol Diri dengan Kepatuhan terhadap Peraturan pada Remaja Putri di Pondok Pesantren Modern Islam Assalam Sukoharjo." Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa 1.2 (2012).
  8. Muawanah, Lis Binti. "Kematangan Emosi, Konsep Diri dan Kenakalan Remaja." Jurnal Persona 1.1 (2012).
  9. Mufidah, Umri. "Efektivitas Pemberian Reward Melalui Metode Token Ekonomi untuk Meningkatkan Kedisiplinan Anak Usia Dini." BELIA: Early Childhood Education Papers 1.2 (2012).
  10. Muhammad, Abubakar. Hadis Tarbiyah. Surabaya: Al-Ikhlas, 1995.
  11. Nindya, P. N., and R. Margaretha. "Hubungan antara Kekerasan Emosional pada Anak terhadap Kecenderungan Kenakalan Remaja." Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental 1.03 (2012).
  12. Ormrod, Jeanne Ellis, Psikologi pendidikan, Jilid 1 dan 2, Jakarta: Erlangga, 2009
  13. Pravitasari, Titis. "Pengaruh Persepsi Pola Asuh Permisif Orang Tua terhadap Perilaku Membolos." Educational Psychology Journal 1.1 (2012).
  14. Santrock, John. W., Psikologi Pendidikan, Jilid 1 dan 2. Jakarta: Salemba Humanika, 2014.
  15. __________, Perkembangan Masa Hidup, Jilid 1 dan 2. Jakarta: Erlangga, 2012.
  16. __________, Adolescence, Jakarta: Erlangga, 2003.
  17. Siswanto, Fevi Zanfiana. "Hubungan Antara Kedisiplinan Melaksanakan Sholat Wajib dengan Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa di Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan." Empathy: Jurnal Fakultas Psikologi 2.1 (2013).
  18. Slavin, Robert E., Psikologi Pendidikan: Teori dan Praktik, edisi kesembilan, jilid 1, Jakarta: PT Indeks, 2009.
  19. Slavin, Robert E., Psikologi Pendidikan: Teori dan Praktik, edisi kesembilan, jilid 2, Jakarta: PT Indeks, 2011.
  20. Woolfolk, Anita, Educational Psychology, Jilid 1 and 2. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2009.

Sawwa: Jurnal Studi Gender
Published by the Center for Gender and Child Studies (Pusat Studi Gender dan Anak)
LP2M, Universitas Islam Negeri Walisongo, Semarang.

 
 


 
website statistics 
Sawwa Visitor Statistics

 

apps