Tahlilan Muhammadiyah: Analisis Konflik Sosial Masyarakat Kotagedhe Yogyakarta

Sayyidah Aslamah

Abstract


Tahlillan according to Nahdliyin is religious activities that can strengthen social ties. On the contrary, for the Muhammadiyah community in Kotaghede, tahlilan became the trigger for conflict. This conflict is interesting to observe because it occurs not between Nahdliyin and Muhammadiyah communities, but occurs in the Muhammadiyah community itself, between those who disagreed and who practiced it. This article finds out how the conflict occurred related to the understanding of Islam and local culture. This finding is based on the observation of the four groups involved. First, Muhammadiyah and Nahdliyin communities that practiced tahlilan; second, the Muhammadiyah community that opposes it; third, Muhammadiyah community in Kotagedhe who agreed and practiced the tahlilan, and fourth, Nahdliyin community who commented on it.

* * *

Tahlilan bagi masyarkat Nahdliyin adalah aktivitas keagamaan yang mampu memperkuat ikatan sosial. Namun sebaliknya bagi masyarakat Muhammadiyah di Kotaghede, tahlilan menjadi pemicu konflik. Konflik ini menarik untuk diamati karena terjadi bukan antara masyarakat Nahdliyin dan Muhammadiyah, akan tetapi terjadi pada masyarakat Muhammadiyah sendiri, antara yang tidak setuju dan yang melaksanakannya. Artikel ini menemukan bagaimana konflik itu terjadi terkait dengan pemahaman Islam dan budaya lokal. Temuan ini berdasarkan pada pengamatan terhadap empat kelompok yang terlibat; pertama, masyarakat Muhammadiyah dan Nahdliyin yang menjalankan tahlilan; kedua, masyarakat Muhammadiyah yang menentangnya; ketiga masyarakat Muhammadiyah di Kotagedhe yang setuju dan menjalankan tahlilan, dan keempat masyarakat nahdliyin yang memberikan komentar.


Keywords


budaya; culture; religious ceremony; muhammadiyah village; tahlilan; tradition; tradisi; upacara keagamaan

References


Abdullah, Amin. Studi Agama: Normativitas Atau Historisitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1993.

Abdullah, M Amin, M Muchlas Rowi, Hilman Latief, and Asep P.B. Dinamika Islam Kultural: Pemetaan Atas Wacana Keislaman Kontemporer. Bandung: Mizan, 2000.

Bruinessen, Martin Van. NU Tradisi Relasi-Relasi Kuasa Pencarian Wacana Baru. Edited by Farid Wajidi. Yogyakarta: LKIS, 1994.

Burhani, Ahmad Najib. Muhammadiyah Jawa. Jakarta: Al-Wasat House, 2010.

Connoly, Peter. Aneka Pendekatan Studi Agama. Edited by Imam Khoiri. Yogyakarta: LKIS, 2009.

Fahrina, Agus. “Dhundhunan: Asimilasi Budaya Dan Pergeseran Nilai.” Penelitian 13, No. 1 (2016): 110–11.

Geertz, Clifford. Abangan, Santri, Priyayi Dalam Masyarakat Jawa. Edited by Aswab Mahasin. Jakarta: Pustaka Jaya, 1983.

Latief, Hilman. Melayani Umat: Filantropi Islam Dan Ideologi Kesejahteraan Kaum Modernis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2010.

Mulkhan, Abdul Munir. 1 Abad Muhammadiyah: Gagasan Pembaharuan Sosial Keagamaan. Jakarta: Kompas, 2010.

———. Moral Politik Santri: Agama Dan Pembelaan Kaum Tertindas. Jakarta: Erlangga, 2003.

Nakamura, Mitsuo. The Crescent Arises Over the Banyan Tree. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 1983.

Putri, Trifena. “Jenang: Makanan Tradisional Jawa Yang Tak Hanya Lezat, Tapi Juga Sarat Makna.” Yukepo.Com, 2017. https://www.yukepo.com/hiburan/indonesiaku/jenang-makanan-tradisional-jawa-yang-tak-hanya-lezat-tapi-juga-sarat-makna/.

Rodin, Rhoni. “Yasinan Dan Tahlilan.” Ibda’: Jurnal Kebudayaan Islam 11, no. 1 (2013): 84.

Rohman, Kholilul. “Ritual Tahlilan Sebagai Media Dakwah.” Komunika: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi Islam 4 (2010).

Sairin, Wienata. Gerakan Pembaharuan Muhammadiyah. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan, 1995.

Tarjih, Tim Fatwa Majelis, and Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah. “Upacara Tahlilan,” n.d.

Woodward, Mark R. Islam Jawa: Kesalehan Normatif Versus Kebatinan. Edited by Hairus Salim. Yogyakarta: LKIS, 1999.




DOI: http://dx.doi.org/10.21580/jish.22.2522

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by

Journal Terindex di Crossref Journal Terindex di Google Scholar Journal Terindex di Academia 

Copyright © 2017 Journal of Islamic Studies and Humanities, ISSN: 2527-8401 (p) 2527-838X (e)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats