DIALEKTIKA RADIKALISME DAN ANTI RADIKALISME DI PESANTREN

Thohir Yuli Kusmanto, Moh. Fauzi, M. Mukhsin Jamil

Abstract


Any effort opoosing toward any form of radicalism is a part of the reactions to anti-radicalism. The spirit of anti-radicalism emerged as part of the people's resistance. Radicalism and anti-radicalism was dialectically interrelated. Although both are paradoxical, but always be united. Dialectic of radicalism and anti-radicalism interesting is once it was observed in boarding school life. The phenomena of Islamic radicalism is often associated with Islamic boarding schools in Indonesia. Some communities understood that the growing radicalism came from Islamic boarding schools. This view was based on the the many actors of violent Islamic radicalism were the alumni of boarding school. The reality may be true in certain cases, but they may not be generalized. This study explored the data on the perspective of Islamic boarding schools on the discourse and praxis of radicalism and anti radicalism and resistance patterns. The research results showed that the community of Islamic boarding schools rejected, oppossed and actively built the spirit of anti radicalism that was implemented in several patterns. The findings of these research was a synthesis of the thesis which had become the public discourse about radicalism and Islamic boarding school.

***

Upaya menentang segala bentuk radikalisme merupakan bagian dari reaksi anti radikalisme. Semangat anti radikalisme muncul sebagai bagian dari resistensi masyarakat. Radikalisme dan anti radikalisme saling berkaitan secara dialektis. Meski­pun keduanya merupakan sesuatu yang paradoks, namun selalu menyatu. Dialektika radikalisme dan anti radikalisme menarik ketika dilihat dalam kehidupan pesantren. Fenomena radikalisme Islam seringkali dihubungkan dengan masya­ra­kat pesantren di Indonesia. Beberapa kelompok masyarakat memahami radikal­isme tumbuh dari pesantren. Pandangan tersebut didasari oleh banyaknya pelaku radikalisme Islam dalam bentuk kekerasan alumni pesantren. Realitas tersebut bisa jadi benar dalam kasus tertentu, tetapi tidak bisa digeneralisasi. Penelitian ini ber­upaya menggali data pandangan pesantren tentang wacana dan praksis radikalisme dan anti radikalisme serta pola resistensinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat pesantren menolak, menentang dan aktif membangun spirit anti radikalisme yang diwujud­kan dalam beberapa pola. Temuan penelitian tersebut merupakan sintesis dari tesis yang selama ini menjadi wacana masyarakat tentang radikalisme dan pesantren.

Keywords


dialektika; radikalisme; anti radikalisme; pesantren

Full Text:

PDF

References


Abercrombie, Nicholas, dkk., Kamus Sosiologi, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010.

Appleby, R. Scott, “The Ambivalence of the Sacred Religion, Violence, and Reconciliation, dalam Badrus Sholeh, dkk., “Agama, Etnisitas dan Radikalisme: Pluralitas Masyarakat Kota Solo”, laporan penelitian, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Azis, Abdul dkk, (ed.), Gerakan Islam Kontemporer di Indonesia, Jakarta: Diva Pustaka, 2006.

Berger, Peter L., Langit Suci, Agama Sebagai Realitas Sosial, terj. Hartono. Jakarta: LP3ES, 1991.

Berger, Peter L., dan Thomas Luckmann, Tafsir Sosial Atas Kenyataan, terj. Hasan Basari, Jakarta: LP3ES, 1990.

Darmadji, Ahmad, “Pondok Pesantren dan Deradikalisasi Islam di Indonesia”, Jurnal Millah, Vol. XI, No 1, Agustus 2011.

Giddens, Anthony, Problematika Utama dalam Teori Sosial: Aksi, Struktur, dan Kontradiksi dalam Analisis Sosial, terj. Daryatno, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2009.

Hamilton, Peter, (ed.), Talcot Parsons dan Pemikirannya, terj. Hartono Hadikusumo, Yogyakarta: Tiara Wacana, 1990.

Ife, Jim dan Frank Tesoriero, Community Development; Alternatif Pengembangan Masyarakat di Era Globalisasi, terj. Sastrawan Manulang dkk.,: Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2008.

Jary, David & Julia Jary, Dictionary of Sociology. Glasgow: Harper Collins Publisher, 1991.

Jinan, Muthoharun, “Melacak Akar Ideologi Puritanisme Islam: Survei Biografi atas “Tiga Abdullah”, Walisongo - Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, Vol. 22, No. 2, November 2014.

Kosim, Mohammad, “Pesantren dan Wacana Radikalisme”, Jurnal Karsa, Vol. IX No. 1, April 2006.

Lauer, Robert H, Perspektif tentang Perubahan Sosial, ed. II, terj. Alimandan. Jakarta: Bina Aksara, 1989.

Machali, Imam, “Peace Education dan Deradikalisasi Agama”, Jurnal Pendidikan Islam, Vol. II, No. 1, Juni 2013/1434 H.

Mulkhan, Abdul Munir dan Bilveer Singh, Demokrasi di bawah Bayangan Mimpi N-11; Dilema Poltik Islam dalam Peradaban Modern, Jakarta: Penerbit Buku Kompas, 2011.

Nottingham, Elizabeth K., Agama dan Masyarakat, edisi terjemahan, Jakarta: Rajawali Pers, 1997.

Nuhrison M. Nuh, (ed.), Peranan Pesantren dalam mengembangkan Budaya Damai, Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama, 2010.

Qodir, Zuly, Islam Liberal Paradigma Baru Wacana dan Aksi Islam Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2007.

Raharjo, M. Dawam, “Fanatisme dan Toleransi”, pengantar dalam Irwan Mas¬duqi, Berislam Secara Toleran. Bandung: Mizan, 2011.

Ritzer, George, Teori Sosiologi, terj. Saud Pasaribu, Rh. Widodo, dan Eka Adhinugraha, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2012.

Salenda, Kasjim, Terorisme dan Jihad dalam Perspektif Hukum Islam, Jakarta: Publisher Badan Litbang dan Diklat, Departemen Agama RI, 2009.

Syamsul Arifin & Hasnan Bachtiar, “Deradikalisasi Ideologi Gerakan Islam Transnasional Radikal”, Jurnal Harmoni, Vol. 12, No. 3, September- Desember 2013.

Tridewiyanti, Kunthi, “Perempuan Arab Ba-Alawi dalam Sistem Perkawinan: Reproduksi Kebudayaan dan Resistensi”, Disertasi, FISIP UI, Jakarta, 2009.

Turmudzi, Endang, dkk. (ed.), Islam dan Radikalisme di Indonesia, LIPI Press: Jakarta, 2005.

Turner, Bryan S., Relasi Agama dan Teori Sosial Kontemporer, terj. Inyiak Ridwan Muzir, Yogyakarta: IRCiSoD, 2012.

Wiktorowicz, Quintan, Gerakan Sosial Islam; Teori, Pendekatan dan Studi Kasus, Jakarta: Gading Publishing, 2012.

Internet:

http://assalaam.or.id/id/sample-page/visi-misi/, diakses pada tanggal 5 November 2014.

http://harian-oftheday.blogspot.com/2011/09/ponpes-of-day-pondok-pesantren-al.html, diakses pada tanggal 2 Oktober 2014.

http://www.amwiner.org/pondok-pesantren-al-muayyad-windan/, diakses pada tanggal 2 Oktober 2014.

Wawancara:

Faishol Rozaq, Ketua Umum Pesantren Al-Muayyad, Senin, 20 Oktober 2014, jam 09.00-11.30.

Komarudin, Kepala Humas PPMI Assalaam, Minggu, 16 November 2014, jam 10.00.




DOI: http://dx.doi.org/10.21580/ws.23.1.221

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indexed by

Journal Terindex di DOAJ Journal Terindex di EBSCO Journal Terindex di Crossref Journal Terindex di Google Scholar Journal Terindex di Academia Journal Terindex di citefactor Journal Terindex di citeulike Journal Terindex di Base Journal Terindex di Portal Garuda Journal Terindex di Moraref Journal Terindex di Sinta Journal Terindex di onesearch

 


Copyright © 2017 Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, ISSN: 0852-7172 (p) 2461-064X (e)

Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons
View My Stats