RITUAL RAMBUT GEMBEL DALAM ARUS EKSPANSI PASAR PARIWISATA

Moh. Soehadha

Abstract


This article focusing on religious and social change in Dieng tourism society and its relation with state capitalism. The government has commercialize gembel hair ritual (ritual rambut gembel) by tourism policy, that long have been live in Dieng community. In this article indicated that there are two variants of the social response to the change, the people who accept and reject society. The receiving society is the people that having an interest in economic on activities of the tourism development, whereas the rejecter society is the people that hold belief and tradition faithful. Theoretically, this study gives an explanation that public religiosity into the value system which affect people’s behavior to confirm the mode of economic production runs, as well as oversee social change.

***

Tulisan ini mengambil fokus pada agama dan perubahan sosial akibat ekspansi pasar pariwisata di dataran tinggi Dieng, dan hubungannya dengan kapitalisme negara. Pemerintah telah mengusahakan ritual rambut gembel sebagai komo­ditas pariwisata di dataran tinggi Dieng. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada dua varian respon sosial terhadap perubahan akibat ekspansi pasar pariwisata, yaitu masyarakat yang menerima dan masyarakat yang menolak. Masyarakat penerima adalah orang-orang yang memiliki kepentingan di bidang ekonomi dalam kegiatan pengembangan pariwisata, sedangkan masyarakat yang menolak adalah orang-orang yang memegang keyakinan dan tradisi lokal. Secara teoritis, studi ini memberi penjelasan bahwa religiusitas masyarakat dipengaruhi oleh moda produksi ekonomi yang ada.

Keywords


rambut gembel; tradisi lokal; religiusitas; pariwisata; produksi ekonomi

Full Text:

PDF

References


Cahyono, Bambang Tri, Masalah Petani Gurem, Yogyakarta: Liberty, 1983.

Darori, M. Amin, (ed.), Islam dan Kebudayaan Jawa, Yogyakarta: Gama Media, 2000.

Dinas Pariwisata Kabupaten Wonosobo, Perkembangan Jumlah Pariwisata Kabupaten Wonosobo, 2007.

Dokumen Stasiun TV SCTV, Potret, “Episode: Misteri Si Rambut Gimbal,” Copy Right, 2006.

Dokumen BPPP Jawa Tengah, Sejarah Dieng, 2006.

Durkheim, Emile, The Elementery Forms of Religious Life, terj. Inyiak Ridwan, Yogyakarta: Ircisod, 2002.

Etzioni, Amitai, The Active Society, New York: The Free Press, 1968.

Faisal, Sanafiah, Format-format Penelitian Sosial, Jakarta: PT Radja Grafindo Persada, 1998.

Greeley, Anddrew M., Agama Suatu Teori Sekuler, Jakarta: Erlangga, 1982.

Hadi, Sutrisno, Metodologi Research, Yogyakarta: Fakultas Fsikologi UGM, 1995.

Hefner, Robert W., Geger Tengger Perubahan Sosial dan Perkelahian Politik Yogyakarta: LkiS, 1999.

Hoselitz, Bert, F., (ed.), Panduan Dasar Ilmu-ilmu Sosial Pemerkaya Pendekatan antar Disiplin, Jakarta: Rajawali Press, 1988.

Koentjaningrat, Metode-Metode Penelitan Masyarakat, Jakarta: Gramedia, 1990.

Laksono, P.M, dkk., Menjaga Alam Membela Masyarakat, Komunitas Lokal dan Pemanfaatan Mangrove di Teluk Bintuni, Yogyakarta: LAFALD Pustaka, 2000.

Li, Murray Tania, Proses Transformasi Daerah Pedalaman di Indonesia, Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2002.

Merton, Robert K., Teori Sosial dan Teori Struktural, Jakarta: Rajawali, 1996.

Mulkhan, Abdul Munir, Islam Murni dalam Masyarakat Petani, Yogyakarta: Bentang, 2000.

Nasr, Seyyed Hossein, Islam Agama, Sejarah dan Peradaban, Surabaya: Risalah Gusti, 2003.

Nazir, Muhammad, Metode Penelitian, Jakarta: Ghalia Indonesia, 1998.

Parson, Talcot, Esei-esei Sosiologi, terj. S. Aji, Jakarta: Aksara Persada, 1986.

Peters, Jeroen, Kaum Tuo-Kaum Mudo, Perubahan Religius di Palembang 1821-1942, Jakarta: INIS, 1997.

Rahayu, Iin Tri dan Tristiadi Ardi Ardani, Obervasi dan Wawancara, Malang: Bayumedia Publishing, 2004.

Sudardi, Bani, dkk., “Potensi Tradisi Lisan Sebagai Sarana Meningkatkan Pariwisata Dataran Tinggi Jawa Tengah,” Ringkasan Laporan Penelitian DP3M Dikti, 2009.

Salim, Agus, Teori dan Pradigma Penelitian Sosial, Yogyarkata: Tiara Wacana, 2002.

Sukatno, Otto, Dieng Poros Dunia, Yogyakarta: Ircisod, 2004.

Soemarjan, Selo, Sosiologi Suatu Pengantar, Jakarta: Rajawali Press, 1982.

Soproyogo, Imam dan Tobroni, Metodologi Penelitian Agama, Bandung: Remaja Rosda Karya, 1998.

Internet:

http://www.suaramerdeka.com/harian/0609/05/ked08.htm. Kyai Kolo Dete.

www. Kompas.com. “Wonosobo dan Banjarnegara Sepakat Selamtkan Dieng”, edisi 2 Agustus 2002.

http://www.banjarnegarakab.go.id., “Obyek Wisata Di jalur Selatan Jateng: Dataran Tinggi Dieng Sangat Dikenal”. Diakses dari Kedaulatan Rakyat Online Edisi Edisi 08 Juni 2009.




DOI: http://dx.doi.org/10.21580/ws.21.2.249

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indexed by

Journal Terindex di DOAJ Journal Terindex di EBSCO Journal Terindex di Crossref  Journal Terindex di Sinta Journal Terindex di Google Scholar Journal Terindex di Academia Journal Terindex di Mendeley  Journal Terindex di Leiden Journal Terindex di Base Journal Terindex di Garuda Journal Terindex di Moraref Journal Terindex di onesearch 

 


Copyright © 2019 Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, ISSN: 0852-7172 (p) 2461-064X (e)

Published by Institute for Research and Community Services (LP2M), Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
Jl. Walisongo No. 3-5 Semarang, Indonesia. Phone +6224 7601292 Email: walisongo@walisongo.ac.id

Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons
View My Stats