PERGESERAN MAKNA DALAM KESENIAN NDOLALAK DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL KEAGAMAAN MASYARAKAT DI PURWOREJO

M Mahsun*  -  Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Indonesia

(*) Corresponding Author

Penelitian ini dilatar belakangi oleh asumsi adanya pergeseran makna dalam seni tari ndolalak. Awalnya ketika seni tari tersebut dikreasi mengandung pesan-pesan dakwah yang tersirat dalam lirik lagunya. Namun kenyataannya sekarang telah terjadi perubahan. Perubahan itu adalah antara lain; lirik lagu tidak lagi bernuansa dakwah,  dahulu penarinya laki-laki, sekarang perempuan.

Ada tiga masalah yang dikaji yaitu: Pertama, mengapa terjadi pergeseran nilai dalam seni tari ndolalak? Kedua, faktor apa yang memengaruhi pergeseran nilai tersebut? Ketiga, apa implikasinya dalam kehidupan sosial-keagamaan masyarakat di Purworejo?.

Metode pengumpulan data terdiri dari intervew dan dokumentasi. Sedangkan analisisnya menggunakan metode induktif dengan menggunakan dua pendekatan yakni  antropologi dan sosiologi. Dalam analisisnya, menggunakan teori Clifford Geertz yakni teori simbol/pergeseran nilai, untuk menganalisa pergeseran nilai dan faktor yang mempengaruhi;  dengan memposisikan tari ndolalak sebagia sebuah simbol yang di dalamnya tersimpan nilai-nilai. Sementara analisis implikasi sosialnya menggunakan teori dialektika sosialnya Peter L. Berger.

Temuannya adalah pertama, terjadi pergeseran nilai dalam seni tari ndolalak karena adanya tarik menarik antara etika/norma dan estetika dalam memahami seni. Kedua, ada 2 faktor yang memengaruhi pergeseran nilai tersebut yaitu faktor intrinsik terdiri dari SDM, keindahan (beauty), gerakan dan lirik lagu. Dan faktor ekstrinsik meliputi ekonomi, dinamika sosial, paham keagamaan, intervensi pemerintah, maraknya musik orgen tunggal dan dangdut. Ketiga, Implikasi sosialnya adalah terjadi pro dan kontra terhadap eksistensi seni tersebut terutama setelah muncul fatwa haram dari MUI Purworejo tahun 1985.

Keywords : Seni; nilai; dialektika; etika; estetika

  1. A. Al-Qur’an
  2. Penyusun Al-Qur’an dan Terjemahnya, al-Qur’an al-Karīm wa Tarjamatu Ma’ānīhi ilā al-Lugah al-Indūisiah, Kudus: Menara Kudus, 1997.
  3. B. Buku, Jurnal, dan Artikel
  4. Agus, “Awal Mula Tarian Dolalak”, dalam http://bloggerpurworejo.com/2009/02/awal-mula-tarian-dolalak/
  5. Ali, Sayuthi, Metodologi Penelitian Agama, Pendekatan Teori dan Praktek, cet. I, Jakarta:PT. Raja grafindo Persada, 2002.
  6. Artanti, Theo, “Analisis Bentuk dan Nilai Kesenian Ndolalak Putri “Dwi Lestari” Desa Plipir Kecamatan Purworejo Kabupaten Purworejo”, dalam “ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa” dalam http://ejournal.umpwr.ac.id/index.php/aditya/article/view/695
  7. Asad, Talal, “The Construction of Religion as an Antropological Category”, dalam Michael Lambek (ed.), A Reader in The Antropology of Religion, cet. III, Australia: Blackwell Publishing, 2005.
  8. Ayrookuzhiel, A.M. Abraham, “Agama, Spiritualitas dan Aspirasi Rakyat”, dalam Th. Sumartana dkk., Spiritualitas Baru: Agama dan Aspirasi Rakyat, cet. I, Yogyakarta: Peberbit Institut Dian/Interfidei, 1994.
  9. Baedhowi, Humanisme Islam: Kajian terhadap Pemikiran Filosofis Muhammad Arkoun, cet. I, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2008.
  10. Berger, Peter L., Terj. Hartono, Langit Suci Agama Sebagai Realitas Sosial, cet. II, Jakarta: PT. Pustaka LP3ES, 1994.
  11. Ess, Josep van, “Muhammad an The Qur’an Propehecy and Revelation: Islamic Perspectives”, dalam Hans Kung, terj. Peter Heinegg, Christianity and the World Religions: Paths of Dialogue with Islam, Hinduisme, and Buddism, USA: Willian Collins Sons & Co., Ltd and Doubleday Inc., 1986.
  12. Greetz, Glifford, Religion of Java, Chicago: University of Chicago Press, 1976.
  13. Hasan Bisri, Cik, Pilar-pilar Penelitian Hukum Islam dan Pranata Sosial, cet. I, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2004.
  14. Hasan, Ridwan, “Seni Seudati: Media Edukasi Sufistik dalam Mengembangkan Nilai Socio-Religius Masyarakat Aceh”, dalam al-Tahrir Jurnal Pemikiran Islam, Vol. 13, No. 1 Mei 2013.
  15. Hidayat, Komaruddin, Tragedi Raja Midas, Moralitas Agama dan Krisis Modernisme, cet. I, Jakarta: Penenrbit Paramadina, 1998.landa
  16. Ismail, Faisal, Pijar-pijar Islam, Pergumulan Kultur dan Struktur, cet. I, Yogyakarta: LESFI, 2002.
  17. Kattsoff, Louis O., Terj. Soejono Soemargono, Pengantar Filsafat, cet. IX, Yogyakarta: Tiara wacana Yogya, 2004.
  18. Koentjaraningrat, Kebudayaan Jawa, Jakarta Balai Pustaka. 1984.
  19. ______, Pengantar Ilmu Antropologi, cet. VIII, Jakarta: PT. Rineka Cipta, 1990.
  20. Machasin, Islam Dinamis Islam Harmonis Lokalitas, Pluralisme, Terorisme, cet.I, Yogyakarta: LKiS, 2012.
  21. Nata, Abuddin, Metodologi Studi Islam, cet. I, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 1998
  22. Pritchard, Evans, Teori-teori tentang Agama Primitif, cet. I, Yogyakarta: Bagian Penerbitan PLP2M, 1984.
  23. Rahman, Budhy Munawar, Islam Pluralis, cet. I, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2004.
  24. Rolston, Holmes, Science and Religion, cet. I, USA: Random house, Inc, 1987.
  25. Setiady, David Ardes, “Pengaruh Seni Dalam Hidup Manusia” dalam http://proaktif-online.blogspot.com/2013/12/pikir-pengaruh-seni-dalam-hidup-manusia.html
  26. Suriasumantri, Jujun S., Filsafat Ilmu Sebuah Pengantar Populer, cet. XVII, Jakarta: Pustaka Sinar Harapan, 2003.
  27. Syam, Nur, Madzhab-madzhab Antropologi, Yogyakarta: LKiS, 2012.
  28. Tim Penyusun, Deskripsi Kesenian Dolalak, Semarang: Deartemen pendidikan dan Kebudayaan, 1992.
  29. Wijayanto, Ne.u, “Pengaruh Budaya Terhadap Lingkungan”, dalam http://newijayanto.blogspot.com/2012/04/pengaruh-budaya-terhadap-lingkungan.htm
  30. Yusuf, Djauhariyah, "Studi tentang Upacara Naik Ayun Anak sebagai Perwujudan Percampuran Adat Orang Banjar dan kebudayaan Islam di Kota Madya Samarinda", dalam M. Rosyid Fauzi & M. Nasir (eds), Sinopsis Hasil-hasil Penelitian Badan Litbang dan Diktlat Departemen Agama RI, Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Departemen Agama RI, 2007.
  31. C. Skripsi, Thesis, dan Disertasi
  32. Kemiran, “Peran Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat dalam Mempertahankan Seni Dolalak di Desa Seren Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo”, Skripsi, dalam PERPUSDIGITAL PPKN, Edisi Agustus 1, 2012 dalam http://perpusdigitalppkn.wordpress.com/2012/08/01/peran-tokoh-agama-dan-tokoh-masyarakat-dalam-mempertahankan-seni-dolalak-di-desa-seren-kecamatan-gebang-kabupaten-purworejo/
  33. Mahsun, “Bermazhab Secara Manhaji dan Implementasinya dalam Bahsul Masail Nahdlatul Ulama Tingkat Nasional”, Disertasi, Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga, 2013.
  34. Mayasari, Ratna, “Eksistensi Kesenian Dolalak Sebagai Kebudayaan Daerah di Desa Mlaran Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo”, Skripsi, Surakarta: UNS-F.IKIP Jur.P.IPS-K8408097-2012., dalam http://dglib.uns.ac.id/pengguna.php?mn=showview&id=25297
  35. D. Internet
  36. http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Purworejo#Perekonomian
  37. http //www.purworejokab.go.id/potensi-unggulan/s.ensi-seni-budaya-ndolalak
  38. http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya#Definisi_Budaya
  39. http://id.wikipedia/org/wiki/Budaya/Pengertian_kebudayan
  40. http://id.wiktionary.org/wiki/faktor_intrinsi
  41. http://materisenibudayablog.blogspot.com/2010/12/unsur-dasar-dan-komposisi-tari.html
  42. http://novitachizz.wordpress.com/tari-dolalak-khas-purworejo/
  43. http://oca-sulistya.blogspot.com/2012/04/dolalak-tarian-khas-purworejo.html
  44. http://pamanahan.blogspot.com/.
  45. http://pena-batang.blogspot.com/2009/05/penafsiran-penulis-tentang-nama-nama.html
  46. http://pesonakaligono.blogspot.com/2014/08/gerak-rancak-tari-dolalak.html
  47. http://powerminded.blogspot.com/2013/02/sejarah-asal-mula-kesenian-dolalak.html#.VAfiQPRdVhM
  48. http://rizkywulancils.blogspot.com/2011/05/unsur-intrinsik-dan-ekstrinsik.html
  49. http://www.bimbingan.org/arti-dari-sawer.htm
  50. http://www.majalahpendidikan.com/2011/04/pengertian-dan-konsep-nilai-dalam-islam.html
  51. http //mgmpseni. wordpress.com/'maten-belajar/senj-rupa/semester-1 /kelas- vii/pengertian-seni/
  52. http:// www shdcshare.net/evertstaasiringan/pengaruh-kebudayaan-terhadap-perilaku-masyarakat-alaud1
  53. http:// www shdcshare.net/evertstaasiringan/pengaruh-kebudayaan-terhadap-perilaku-masyarakat-alaud10

Open Access Copyright (c) 2017 At-Taqaddum

Attaqaddum
Published by Lembaga Penjaminan Mutu
Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang
Jl. Walisongo No.3-5 Semarang 50185, Indonesia
Phone: +62 857-1999-1679
Website: https://lpm.walisongo.ac.id/
Email: attaqaddum@walisongo.ac.id 
 
ISSN: 1979-4703 (p)
ISSN: 2527-9726 (e)
DOI : 10.21580/at

Lisensi Creative Commons
This work is licensed under a Creative Commons Lisensi Creative Commons

 
apps