The Implementation Strategy of Non-Cash Payment Systems in The Islamic Boarding School Through Analytical Hierarchy Process Approach

Ahmad Ghifary Rizalun Nafis*  -  Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia
Nurfatin Nazilah Binti Zainol  -  Islamic Science University of Malaysia, Negeri Sembilan, Malaysia
Millaturrofi'ah Millaturrofi'ah  -  Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Semarang, Indonesia

(*) Corresponding Author

Abstract: This study aimed to observe the problems of non-cash payments implementation in Islamic boarding schools. This research uses descriptive qualitative-quantitative by using the analytical hierarchy process development model (AHP). The results indicated the three most dominant problems, including resources, communication, and governance systems. The literature review and interview results could detail the three main aspects, then examined using AHP. The results showed that these three aspects have priority values with a percentage of the resource aspect is 40%, 38% for the communication aspect, and 22% for the governance system aspect. This study uses primary data through interviews (in-depth interviews) with the experts and practitioners who understand the issues discussed, followed by filling out questionnaires to respondents at the second meeting. This study discusses the analysis of the problem and the main factors in the implementation of non-cash payments in Islamic boarding schools. No previous studies have made Islamic boarding schools the object of research. This research contributes to stakeholders in making policies if they will implement non-cash payments in Islamic boarding schools.

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengalisis masalah dan faktor utama yang menghambat jika akan diimplementasikan di pondok pesantren. Penelitian ini menggunakan deskritif kualitatif-kuantitatif dengan menggunakan model pengembangan analytical hierarchy process (AHP). Hasilnya menyimpulkan bahwa terdapat tiga masalah utama pada yang paling dominan yaitu masalah sumber daya, komunikasi dan sistem tata kelola.  Kajian literatur dan hasil wawancara dapat merinci tiga aspek utama tersebut yang kemudian diteliti menggunakan AHP. Hasil mengemukakan bahwa ketiga aspek tersebut memiliki nilai prioritas dengan presentase aspek sumber daya sebesar 40%, aspek komunikasi sebesar 38% dan aspek sistem tata kelola sebesar 22%. Data primer melalui wawancara (indepth interview) dengan pakar dan praktisi, yang memiliki pemahaman tentang permasalahan yang dibahas yang dilanjutkan dengan pengisian kuesioner pada responden di pertemuan kedua. Penelitian ini membahas tentang analisis masalah dan faktor utama dalam pelaksanaan pembayaran nontunai di pondok pesantren. Belum ada penelitian sebelumnya yang menjadikan pesantren sebagai objek penelitian. Penelitian ini memberikan kontribusi kepada para stakeholder dalam membuat kebijakan jika menerapkan pembayaran nontunai di pondok pesantren.

Keywords: Implementation; Non-cash payment; Islamic Boarding School; Analytical Hierarchy Process

  1. Ascarya, Ascarya. 2015. “Determining the Real Causes of Financial Crisis in Islamic Economic Perspective: ANP Approach.” Tazkia Islamic Finance and Business Review 9 (2). https://doi.org/10.30993/TIFBR.V9I2.85.
  2. Baharun, Hasan, and Rizaqil Ardillah. 2019. “Virtual Account Santri : Ikhtiyar Pesantren Dalam Memberikan Layanan Prima Berorientasi Customer Satisfaction Di Pondok Pesantren.” ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam 10 (1). https://doi.org/10.32678/ijei.v10i1.129.
  3. Bank Indonesia. 2019. Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2025. Jakarta: Bank Indonesia. https://www.bi.go.id/id/fungsi-utama/sistem-pembayaran/blueprint-2025/default.aspx.
  4. Dona, Husna Rahma, and Afriva Khaidir. 2018. “Implementasi Pengelolaan Keuangan Dengan Transaksi Non Tunai Di Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat.” http://jmiap.ppj.unp.ac.id.
  5. Edward III, G. C. 1989. Implementing Public Policy (Implementasi Kebijakan Publik). Terjemahan. Jakarta: PT. Gramedia.
  6. Fatimah, Siti, and Mohammad Syaiful Suib. 2019. “Transformasi Sistem Pembayaran Pesantren Melalui E-Money Di Era Digital (Studi Pondok Pesantren Nurul Jadid).” Jurnal Ekonomi Dan Bisnis 20 (2): 96. https://doi.org/10.30659/ekobis.20.2.96-108.
  7. Firdaus, M, Harmini Harmini, and M.A. Farid. 2011. Aplikasi Metode Kuantitatif Untuk Manajemen Dan Bisnis. Bogor: IPB Press.
  8. Grindle, Merilee S. 2017. “Politics and Policy Implementation in the Third World.”
  9. Hendrawan, Suluh, Nur Anisah, and Lina Nasihatun Nafidah. 2019. “Implementasi Transaksi Non-Tunai Sebagai Dasar Tata Kelola Pemerintah Yang Baik: Studi Kasus Pada Pemerintah Kabupaten Jombang.” Akuntabilitas 12 (2): 227–36. https://doi.org/10.15408/akt.v12i2.12150.
  10. Kemenag. 2020. “EMIS | Dashboard | Pendis Kemenag.” 2020. http://emispendis.kemenag.go.id/dashboard/?content=data-pontren.
  11. Kresnawati, Etik, Ahmad Bunyan Wahib, and Ruspita Rani Pertiwi. 2018. “Pengaruh Metoda Pembayaran Terhadap Perilaku Belanja Dan Donasi Konsumen: Pengujian Teori Mental Accounting Dengan Desain Eksperimental Pada Pra-Penerapan Gerakan Nasional Non-Tunai Di Pondok Pesantren.” http://publikasiilmiah.ums.ac.id/handle/11617/10441.
  12. Kusnandar, Viva Budy. 2019a. “Indonesia, Negara Dengan Penduduk Muslim Terbesar Dunia | Databoks.” Katadata. 2019. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2019/09/25/indonesia-negara-dengan-penduduk-muslim-terbesar-dunia.
  13. ———. 2019b. “Penduduk Dewasa Indonesia Yang Belum Tersentuh Layanan Finansial Terbanyak Di ASEAN | Databoks.” Katadata. 2019. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2019/10/09/penduduk-dewasa-indonesia-yang-belum-tersentuh-layanan-finansial-terbanyak-di-asean.
  14. ———. 2019c. “Transaksi Nontunai Di Indonesia Masih Tertinggal Di ASEAN | Databoks.” Katadata. 2019. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2019/10/17/transaksi-nontunai-di-indonesia-masih-tertinggal-di-asean.
  15. Marwini, Marwini, and Annisa Nur Salam. 2020. “E-Money Based Boarding School Cooperative Development Model (Kopontren) As An Sharia Economic Acceleration Effort In Indonesia.” AL-ARBAH: Journal of Islamic Finance and Banking 2 (1): 103–17. https://doi.org/10.21580/AL-ARBAH.2020.2.1.5496.
  16. Nadzir, Mohammad. 2015. “Membangun Pemberdayaan Ekonomi Di Pesantren.” Economica: Jurnal Ekonomi Islam 6 (1): 37–56. https://doi.org/10.21580/economica.2015.6.1.785.
  17. Nurul, Maulia, and R. Gratiyana Ningrat. 2019. “Adopsi Teknologi Muslim, Sikap, Dan Intensi Pembelian Produk Investasi Islam Menggunakan Financial Technology.” JEBA (Journal of Economics and Business Aseanomics) 3 (2). https://doi.org/10.33476/jeba.v3i2.958.
  18. Parsons, D. W. 1995. “Public Policy : An Introduction to the Theory and Practice of Policy Analysis,” 675.
  19. Ramadhan, Muhammad. 2018. “Implementasi Transaksi Non Tunai Pada Taman Rekreasi Selecta Kota Batu Jawa Timur.” Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim. http://etheses.uin-malang.ac.id/13807/.
  20. Ramadhan, Muhammad, and Nihayatu Aslamatis Solekah. 2020. “Implementasi Transaksinon Tunai Pada Taman Rekreasi Selecta Kota Batu Jawa Timur.” EKUITAS (Jurnal Ekonomi Dan Keuangan) 4 (1): 67–86. https://doi.org/10.24034/j25485024.y2020.v4.i1.111.
  21. Ryandono, Muhamad Nafik Hadi. 2018. “Peran Pondok Pesantren Dalam Pemberdayaan Sosial Ekonomi Di Jawa Timur Pada Abad Ke-20.” MOZAIK HUMANIORA 18 (2): 189–204. https://doi.org/10.20473/MOZAIK.V18I2.10934.
  22. Saadah, Munirotus. 2012. “Praktek Ekonomi Islam Di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Asy’ariyyah Wonosobo,” no. 072411073.
  23. Saaty, Thomas L. 2004. “Decision Making — the Analytic Hierarchy and Network Processes (AHP/ANP).” Journal of Systems Science and Systems Engineering 2004 13:1 13 (1): 1–35. https://doi.org/10.1007/S11518-006-0151-5.
  24. ———. 2006. “There Is No Mathematical Validity for Using Fuzzy Number Crunching in the Analytic Hierarchy Process.” Journal of Systems Science and Systems Engineering 2006 15:4 15 (4): 457–64. https://doi.org/10.1007/S11518-006-5021-7.
  25. Sutarmin, Sutarmin, and Adi Susanto. 2017. “Potensi Pengembangan Transaksi Non Tunai Di Indonesia.” Sustainable Competitive Advantage (SCA) 7 (1). http://jp.feb.unsoed.ac.id/index.php/sca-1/article/view/1025.

Open Access Copyright (c) 2021 Economica: Jurnal Ekonomi Islam

Economica: Jurnal Ekonomi Islam
Published by the Institute of Islamic Economic Research and Development (LP2EI), Faculty of Islamic Economics and Business UIN Walisongo Semarang
Jl Prof. Dr. Hamka Kampus III Ngaliyan Semarang 50185
Phone: +62 857-1999-1679
Website: https://febi.walisongo.ac.id/
Email: economica@walisongo.ac.id

ISSN: 2085-9325 (Print)
ISSN: 2541-4666 (Online)
DOI: 10.21580/economica

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Get a feed by atom here, RRS2 here, and OAI Links here.

apps