ISU TERORISME DAN RESPONS AKTIVIS MUDA ACEH

M. Hasbi Amiruddin

Abstract


This article wants to examine the extent of radical thought in the minds of the younger generation pervasive in Aceh. With the new Aceh conditions experienced several years of post-conflict situation safe again struck by discovered a number of terrorists who make Jalin mountains forest, Aceh Besar, as a military training ground. Also found are also a number of books that have a narrative that can bring inspiration radicalism and terrorism acts. The results of in-depth interviews of young activists in Aceh, can be explained that the concept of terrorism models struggle can not be accepted by young activists in the city of Banda Aceh. They have to understand the teachings of Islam that is relatively comprehensive and proportional. But their ideals in order to uphold Islamic shariah in Aceh is a necessity.

***

Artikel ini ingin melihat sejauhmana pemikiran radikal merasuk dalam pikiran generasi muda di Aceh. Dengan kondisi Aceh yang baru beberapa tahun meng­alami situasi aman pasca terjadi konflik kembali dikejutkan dengan ditemukan sejumlah teroris yang menjadikan hutan pegunungan Jalin, Aceh Besar, sebagai medan latihan militer. Selain itu ditemukan juga sejumlah buku-buku yang memiliki narasi yang dapat memunculkan inspirasi tindakan radikalisme dan terorisme. Hasil wawancara mendalam terhadap para aktivis muda Aceh, dapat dijelaskan bahwa konsep perjuangan model terorisme tidak dapat diterima oleh aktivis muda di Kota Banda Aceh. Mereka telah memahami ajaran Islam yang relatif komprehensif dan proporsional. Namun cita-cita mereka agar tegaknya syariat Islam di Aceh adalah suatu keniscayaan.

Keywords


terorisme; radikalisme; aktivis muda Aceh

Full Text:

PDF

References


Ahmad, Kamaruzzaman Bustamam, dkk., “Laporan Penelitian: Gejala Separatisme dan Dukungan Ulama di Aceh”, Banda Aceh: Lembaga Studi Agama dan Masyarakat (LSAMA), 2013.

Amiruddin, Hasbi, Perjuangan Ulama Aceh di tengah Konflik, Yogyakarta: CENNINETS Press, 2004.

Amiruddin, Hasbi, “Ulama Aceh dalam Undang-Undang Republik Indonesia No 44 Tahun 1999, ” makalah “Seminar Ketahanan Ulama dalam Menghadapi Dinamika Sosial Politik Aceh”, LSAMA Banda Aceh, 14 April 2013.

Ba’asyir, Abu Bakar, Tadzkiroh: Nasehat & Peringatan Karena Alloh Untuk Para Penguasa Negara Karunia Allah Indonesia Yang Berpenduduk Mayoritas Kaum Muslimin, t.t.p., t.th.

Ba’asyir, Abu Bakar, Tadzkiroh (Peringatan dan Nasehat Karena Alloh) Kepada: Ketua MPR/DPR dan Semua Anggotanya Yang Mengaku Muslim & Aparat Thaghut N.K.R.I di Bidang Hukum dan Pertahanan yang Mangaku Muslim, Jakarta: JAT MEDIA CENTER, 2012.

Hasan, Noorhaidi, dkk., Instrumen Penelitian Narasi dan Politik Identitas: Pola Penyebaran dan Penerimaan Radikalisme dan Terorisme di Indonesia, Jakarta BNPT, 2013.

Katoppo, Marienne, Teroris Serang Islam, Bandung: Pustaka Hidayah, 2000.

Ma’arif, Ahmad Syafi’i, “Noor Huda Ismail dan Karyanya, Sebuah Pengantar”, dalam Noor Huda Ismail, Temanku Teroris: Saat Dua Santri Ngruki Menempuh Jalan yang Berbeda, Jakarta: Penerbit Hikmah, 2010.

Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh, Fatwa MPU No. 02, Tahun 2010, Me¬ngenai Terorisme.

Syamsuddin, Nazaruddin, Intergrasi Politik di Indonesia, Jakarta: Gramedia, 1989.

Tim Penyusun Kamus, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, 1999.

Media Massa:

Bah, “Terpidana Teroris Kecewa Tidak Ditahan di Aceh, ” Serambi Indonesia”, 20 Desember 2011.

Faqih, Mansyur, dkk., “Ketika Pemberantasan Terorisme Meresahkan’, Republika, 11 Januari 2013.

Fitrat, Irfan dan Dyah Ratna Novia, “Polisi Curigai Keterlibatan Teroris”, Republika, 19 Agustus, 2013.

Munajat, “Memahami Gerakan Terorisme: Mungkinkah Berakhir?” Republika, 10 Agustus 2009.

Sofyan, Hanif, “Damai Aceh; Jangan Ada Dusta diantara Kita!” Serambi Indonesia, 13 Agustus 2013.




DOI: http://dx.doi.org/10.21580/ws.22.1.256

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indexed by

Journal Terindex di DOAJ Journal Terindex di EBSCO Journal Terindex di Crossref Journal Terindex di Google Scholar Journal Terindex di Academia Journal Terindex di citefactor Journal Terindex di citeulike Journal Terindex di Base Journal Terindex di Portal Garuda Journal Terindex di Moraref Journal Terindex di Sinta Journal Terindex di onesearch

 


Copyright © 2017 Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, ISSN: 0852-7172 (p) 2461-064X (e)

Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons
View My Stats