Edukasi Gizi Seimbang dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) memperbaiki Asupan Protein, Seng, Berat Badan, dan Tinggi Badan Anak Stunting di Kabupaten Malang

Main Article Content

I Dewa Nyoman Supariasa
Awalia Nanda Arianto
Ainul Muthi'ah Alfaini
Rany Adelina

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi gizi seimbang dan pemberian makanan tambahan terhadap asupan energi, protein, seng, berat badan, tinggi badan anak balita stunting, dan pengetahuan gizi ibu di Desa Kenongo Kecamatan Jabung Kabupaten Malang. Penelitian ini termasuk jenis penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu yang mempunyai anak balita stunting di Desa Kenongo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 31 orang. Analisis dilakukan dengan uji Kolmogorov Smirnov, uji-T berpasangan, dan uji Wilcoxon. Terdapat perbedaan yang signifikan antara edukasi gizi seimbang dan pemberian makanan tambahan terhadap asupan energi, protein, seng, berat badan, tinggi badan anak balita, dan pengetahuan gizi (p<0,05). Edukasi gizi dan pemberian PMT memberikan pengaruh pada asupan energi, protein, seng, berat badan, tinggi badan anak balita, dan pengetahuan gizi anak stunting.


 

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Supariasa, I. D. N., Arianto, A. N., Alfaini, A. M., & Adelina, R. (2024). Edukasi Gizi Seimbang dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) memperbaiki Asupan Protein, Seng, Berat Badan, dan Tinggi Badan Anak Stunting di Kabupaten Malang . Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan Dan Aplikasinya, 8(2), 81–94. https://doi.org/10.21580/ns.2024.8.2.16588
Section
Articles

References

Amalia, I.D., Lubis, D.P.U., Khoeriyah, S.M. (2021) ‘Hubungan pengetahuan ibu tentang gizi dengan kejadian stunting pada balita’, Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu, 12(2), pp. 146–154.

Amelia, R.R. (2019) ‘Prevalensi dan Zat Gizi Mikro dalam Penanganan Stunting’, Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 6(2), pp. 138–145.

Anissa, D.D., Dewi, R.K. (2021) ‘Peran Protein: ASI dalam meningkatkan kecerdasan anak untuk menyongsong Generasi Indonesia Emas 2045 dan Relevansi dengan Al-Qur’an’, Jurnal Tadris IPA Indonesia, 1(3), pp. 427–435.

Astuti, D.P., Utami, W., Sulastri, E. (2020) ‘Pencegahan stunting melalui kegiatan penyuluhan gizi balita dan pemberian makanan tambahan berbasis kearifan lokal di Posyandu Desa Madureso’, in Prosiding University Research Colloquium, pp. 74–79.

Bappenas (2018) Pedoman Pelaksanaan Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi di Kabupaten/Kota, Rencana Aksi Nasional dalam Rangka Penurunan Stunting: Rembuk Stunting. Jakarta: Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

Candra, A. (2020) ‘Patoisiologi Stunting’, JNH (Journal of Nutrition and Health), 8(2), pp. 74–78.

Fitriani, F., Darmawi, D. (2022) ‘Hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan kejadian stunting pada balita di Desa Arongan Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya’, Jurnal Biology Education, 10(1), pp. 23–32.

Fitriyanti, F., Mulyati, T. (2012) ‘Pengaruh pemberian makanan tambahan pemulihan (PMT-P) terhadap status gizi balita gizi buruk di Dinas Kesehatan Kota Semarang Tahun 2012’, Journal of Nutrition College, 1(1), pp. 373–381.

Hestuningtyas, T.R., Noer, E.R. (2014) ‘Pengaruh konseling gizi terhadap pengetahuan, sikap, praktik ibu dalam pemberian makan anak, dan asupan zat gizi anak stunting Usia 1-2 Tahun di Kecamatan Semarang Timur’, Journal Of Nutrition College, 3(2), pp. 17–25.

Kemenkes (2012) Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2012 Tentang Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kemenkes (2016) Laporan Hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) Tahun 2016. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kemenkes (2017) Buku Saku Pemantauan Status Gizi Tahun 2017. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kemenkes (2018) Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kristiani, R., Mundiastuti, L., Mahmudiono, T. (2019) ‘Perbedaan kadar zinc rambut dan asupan makan pada balita stunting dan non-stunting di Puskesmas Wilangan Kabupaten Nganjuk’, Amerta Nutrition, 3(1), pp. 24–32.

Kusuma, K.E., Nuryanto (2013) Faktor Risiko Kejadian Stunting pada Anak Usia 2-3 Tahun (Studi di Kecamatan Semarang Timur). Universitas Diponegoro.

Mendez, M.A., Adair, L.S. (1999) ‘Community and International Nutrition Severity and Timing of Stunting in the First Two Years of Life Affect Performance on Cognitive Tests in Late Childhood’, The Journal of Nutrition, 129(8), pp. 1555–1562.

Naulia, R.P., Hendrawati, Saudi, L. (2021) ‘Pengaruh edukasi gizi terhadap tengetahuan dan sikap ibu dalam pemenuhan nutrisi balita stunting’, Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 10(2), pp. 95–101.

Ni’mah, K., Nadhiroh, S.R. (2015) ‘Faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita’, JOMIS (Journal of Midwifery Science), 6(1), pp. 1–10.

Oktarina, Z., Sudiarti, T. (2014) ‘Faktor risiko stunting pada balita (24—59 Bulan) di Sumatera’, Jurnal Gizi dan Pangan, 8(3), pp. 177–180.

Perwiraningtyas, P., Ariani, N.L., Anggraini, C.Y. (2020) ‘Analisis faktor resiko tingkat berat bayi lahir rendah’, Journal of Nursing Care, 3(3), pp. 212–220.

Rahayu, S., Tamrin, Wulandari, P. (2019) ‘Pengaruh edukasi gizi pada ibu balita terhadap perubahan berat badan balita yang mengalami masalah gizi’, Jurnal Ners Widya Husada, 6(3), pp. 87–96.

Ranti, I.N., Pascoal, M.E., Wowor, M.C. (2020) ‘Diare dan asupan zat gizi (protein, vitamin a, zinc, kalsium, besi) terhadap kejadian stunting pada anak umur 2 – 5 Tahun’, Jurnal GIZIDO, 12(1), pp. 9–17.

Salem, Y.H.A. et al. (2013) ‘Effect of Nutritional Status on Growth Pattern of Stunted Preschool Children in Egypt’, Academic Journal of Nutrition, 2(1), pp. 1–9.

Supariasa, I.D.N. et al. (2023) ‘Analyzing Nutritional Factors that Affect Toddler’s Stunting in Malang Regency, Indonesia’, Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 11(E), pp. 59–69.

Teshome, B. et al. (2010) ‘Magnitude and Determinants of Stunting in Children Under-Five Years of Age in a Food Surplus Region of Ethiopia: The Case of West Gojam Zone’, Ethiopian Journal of Health Development, 23(2), pp. 98–106.

UNICEF (1998) The State of the World’s Children. United Kingdom: Oxford University Press.

UNICEF Indonesia (2012) Laporan Tahunan UNICEF Indonesia Tahun 2012. Jakarta: UNICEF Indonesia.

Yustiana, K. and Nuryanto (2014) Perbedaan Panjang Badan Bayi Baru Lahir Antara Ibu Hamil KEK dan Tidak KEK. Universitas Diponegoro.