Solidaritas Sosial di Kalangan Laki-laki Feminim: Studi Kasus pada Komunitas A+ Organizer

Rizal Ikhsan, Erianjoni Erianjoni, Afriva Khaidir

Abstract


This study aims to analyze how social solidarity among feminine males. Case study on community A+ organizer. This study was analyzed with the theory of social solidarity by Emile Durkheim. This research was conducted with a qualitative approach, with type of research case study. The results found that there were two forms of social solidarity among the feminine male of the A+ organizer community: 1) Mutual help such as: giving work, cooperation, and empowerment. 2) Collective activities in the form of together gathering such as: hanging out and regular social gathering. Factors that underlie the formation of social solidarity among feminine men in the A+ organizer community: 1) The similarity of fate. 2) Interdependence.


Keywords


social solidarity; feminine male; the A+ organizer community

References


Alimi, Moh. Yasir. Dekonstruksi Seksualitas Poskolinial, dari Wacana Bangsa hingga Wacana Agama. Yogyakarta: LKiS, 2004.

Damsar. Pengantar Teori Sosiologi. Jakarta: Kencana, 2017.

Demartoto, Argyo. “Konsep Maskulinitas dari Jaman ke Jaman dan Citranya dalam Media.” argyo.staff.uns.ac.id, 2010. https://argyo.staff.uns.ac.id/2010/08/10/konsep-maskulinitas-dari-jaman-ke-jaman-dan-citranya-dalam-media/.

Desyana, Desyana, Hartutiningsih Hartutiningsih, dan Lisbet Situmorang. “Solidaritas Sosial Antar Pedagang Buah di Pasar Segiri Samarinda.” eJournal Sosiatri-Sosiologi FISIP Universitas Mulawarman 1, no. 2 (2013): 11–22. https://ejournal.sos.fisip-unmul.ac.id/site/?p=596.

Handayani, Christina S., dan Ardhian Novianto. Kuasa Wanita Jawa. Yogyakarta: LKiS, 2004.

Hasbullah, Hasbullah. “Rewang: Kearifan Lokal dalam Membangun Solidaritas dan Integrasi Sosial Masyarakat di Desa Bukit Batu Kabupaten Bengkalis.” Sosial Budaya 9, no. 2 (2012): 231–43. https://doi.org/10.24014/SB.V9I2.385.

Herwina, Wiwin. “Luka Liku Kehidupan Waria di Kota Tasikmalaya.” Empowerment: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah 4, no. 2 (2015): 63–85. https://doi.org/10.22460/empowerment.v4i2p63-85.567.

Munifah, Siti. “Solidaritas Kelompok Waria Pra dan Paska Konflik (Studi Kasus Pondok Pesantren Waria Al-Fatah Yogyakarta).” Tesis. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2017.

Nafik, Siti Syarifatun. “Pemaknaan Aktivitas Nongkrong di Kafe sebagai Gaya Hidup Modern (Studi Fenomenologi terhadap Pengunjung Kafe di Kota Probolinggo).” Tesis. Universitas Brawijaya, 2017.

Ramadhan, Nickoriza. “Fungsi Sosial Ekonomi Arisan Suku, Studi Kasus: Arisan Ibu-Ibu Suku Jambak Kelurahan Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.” Universitas Andalas, 2013.

Samsu, Samsu. “Solidaritas Sosial Pedagang Kaki Lima di Paddy’s Market Lawata Kota Kendari.” Al-Izzah: Jurnal Hasil-hasil Penelitian 9, no. 2 (2014): 193–205. https://doi.org/10.31332/AI.V9I2.163.

Siahaan, Jokie MS. Perilaku Menyimpang: Pendekatan Sosiologi. Depok: Indeks, 2009.

Soedijati, Elisabeth Koes. “Solidaritas dan Masalah Sosial Kelompok Waria (Tinjauan tentang sosiologis dunia sosial kaum waria di Kotamadya Bandung).” Laporan Penelitian. Bandung: STIE Bandung, 1995.

Suyanto, Bagong, dan J. Dwi Narwoko. Sosiologi: Teks Pengantar dan Terapan. Jakarta: Kencana, 2004.

Syani, Abdul. Sosiologi Skematika, Teori dan Terapan. Jakarta: Bumi Aksara, 2007.

Tim Liputan Haluan. “Forsis: Kelompok LGBT Terbesar di Sumbar Ada di Padang.” Harian Haluan.Com, 21 Desember 2017. https://www.harianhaluan.com/news/detail/68081/forsis-kelompok-lgbt-terbesar-di-sumbar-ada-di-padang.

Ulum, M. Chazienul. Perilaku Organisasi: Menuju Orientasi Pemberdayaan. Malang: UB Press, 2016.

Wandi, Gusri. “Rekonstruksi Maskulinitas: Menguak Peran Laki-laki dalam Perjuangan Kesetaraan Gender.” Kafa`ah: Journal of Gender Studies 5, no. 2 (2015): 239–55. https://doi.org/10.15548/jk.v5i2.110.

Wijono, Sutarto. Psikologi Industri dan Organisasi: dalam Suatu Gerak Psikologi Sumber Daya Manusia. Jakarta: Kencana, 2015.

Wulandari, Silvani, dan Welly Wirman. “Motif dan Makna Diri Pria Penata Rias di Kota Pekanbaru dalam Perspektif Fenomenologi.” Jurnal Online Mahasiswa FISIP Universitas Riau 3, no. 2 (2016): 1–14. https://jom.unri.ac.id/index.php/JOMFSIP/article/view/11309.

Yulia, Resi, Yusuarsono Yusuarsono, dan Anis Endang-SM. “Diskriminasi pada Pria Bergaya Feminin.” Professional: Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik 3, no. 1 (2016): 44–57.




DOI: http://dx.doi.org/10.21580/sa.v14i2.3612

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Sawwa: Jurnal Studi Gender

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



 
website statistics 

Sawwa Visitor Statistics