Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe dan Pencegahan Anemia pada Remaja Putri di Indonesia: Meta-Analisis

Demsa Simbolon*    -  Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Bengkulu, Indonesia
Hera Anggraini  -  Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Bengkulu, Indonesia
Ayu Prapita Sari  -  Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Bengkulu, Indonesia

(*) Corresponding Author

The study aimed to determine the estimated combined effect of Fe tablet consumption on the incidence of anemia in adolescent girls. The research design used was Meta-analysis. The literature was searching from Pub-Med and Google Scholar articles. The article criteria were: (1) articles which published in 2017-2022; (2) articles with research conducted in Indonesia; (3) articles which can be downloaded full-tex; (4) articles with case control and cross-sectional studies; (5) articles with available Odd Ratio data. The searching keywords used were "anemic OR anemia"; "Fe tablets OR blood added tablets"; "remaja putri OR adolescent girls". Tracing articles process was presented in the PRISMA diagram. The data were then analyzed using Review Manager software Version of 5.4 with random effect analysis model. An average of 41% of adolescent girls showed to have anemia; an average of 43.5% of adolescent girls do not adhere to the consumption of Fe tablets. The results of the meta-analysis on 16 articles found Adjusted Odds Ratio (ORa) value = 6.94 (95% CI = 3.17-15.22; p< 0.0001). It is concluded that the adherence to the consumption of Fe tablets can prevent anemia in adolescent girls in Indonesia. Efforts are needed to increase the scope of consumption of Fe tablets through promotive and preventive efforts.

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui estimasi efek gabungan pengaruh kepatuhan konsumsi tablet Fe terhadap pencegahan anemia pada remaja putri. Desain penelitian menggunakan meta-analisis. Penelusuran literatur ilmiah dilakukan dari artikel Pubmed dan Google Scholar. Kriteria artikel adalah: (1) artikel yang dipublikasikan tahun 2017-2022; (2) Artikel yang penelitiannya dilakukan di Indonesia; (3) artikel dapat diunduh fulltext; (4) desain penelitian menggunakan studi case control dan cross-sectional; (5) tersedia data Odd Ratio (OR). Kata kunci pencarian artikel adalah “anemis or anemia”, “Fe tablet or tablet tambah darah” “adolesencce girl or remaja putri”. Proses penelurusan artikel disajikan dalam diagram PRISMA. Analisis data menggunakan software Review Manager Versi 5.4 dengan model analisis random effect. Rata-rata 41% remaja putri mengalami anemia, rata-rata 43,5% remaja putri tidak patuh konsumsi tablet Fe. Hasil meta-analisis pada 16 artikel menemukan nilai Odds Rasio Adjusted (ORa)= 6,94 (95% CI= 3,17-15,22; p< 0,0001). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kepatuhan konsumsi tablet Fe dapat mencegah anemia pada remaja putri di Indonesia. Peningkatan cakupan konsumsi tablet Fe sangat diperlukan, terutama melalui upaya promotif dan preventif.

Keywords: anemia; meta-analysis; adolescent girls; random effect; Fe tablets; anemia; meta analisis; random effect; remaja putri; tablet Fe

  1. Agustina, E.., Fridayanti, W. (2017), “Determinat risk of anemia events in adolescent teacher based on educational generation in Kebumen District”, Jurnal Ilmiah Kebidanan, 8 (1), pp. 57–70.
  2. Alfiah, S., Dainy, N.C. (2023), “Asupan zat besi, vitamin c dan konsumsi tablet tambah darah berhubungan dengan kejadian anemia remaja putri SMPIT Majmaul Bahrain Bogor”, Jurnal Ilmu Gizi Dan Dietetik, 2 (2), pp. 103–108.
  3. Amin, N.A. (2021), “Hubungan antara kebiasaan mengkonsumsi tablet fe dengan kadar hb dan prestasi belajar pada siswi di SMA Idhata Kendari”, Indonesian Journal of Health and Medical, 1 (2), pp. 1–9.
  4. Asiyah, S., Ngatining. (2023), “Kepatuhan Minum tablet tambah darah dan kejadian anemia pada remaja”, Jurnal Pikesnas, 02 (01), pp. 486–492.
  5. Basith, A., Agustina, R., Diani, N. (2017), “Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri”, Dunia Keperawatan, 5 (1), pp. 1–10.
  6. Bekti, H.S., Dharmawati, I.G.A.A., Suyasa, I.B.O. (2023), “Penyuluhan kesehatan serta pemeriksaan kadar hemoglobin dan protein urin pada remaja putri”, Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4 (1), pp. 178–184.
  7. Chalise, B., Aryal, K.K., Mehta, R.K., Dhimal, M., Sapkota, F., Mehata, S., Karki, K.B., et al. (2018), “Prevalence and correlates of anemia among adolescents in Nepal: Findings from a nationally representative cross-sectional survey”, PLoS ONE, 13 (12), pp. 1–11.
  8. Dewi, K.I.T., Bekti, H.S., Krisna, L.A.W., Dewi, N.N.A. (2022), “Gambaran kadar hemoglobin pada remaja putri (studi kasus di SMA Negeri 2 Denpasar)”, Jurnal Skala Husada: The Jurnal Of Health, 19 (1), pp. 23–26.
  9. Faradila, O.E., Kuswari, M. and Gifari, N. (2020), “Perbedaan pemilihan makanan dan faktor yang berkaitan pada remaja putri di SMA Daerah Kota dan Kabupaten”, Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya, Vol. 3 No. 2, p. 103- 114.
  10. Fransiske, S., Simarmata, O.S. (2019), “Knowledge and consumption behavior of young women related to anemia status”, Buletin Penelitian Kesehatan, 47 (3), pp. 175 – 182.
  11. Giyanti, F. (2016), Pengaruh pemberian tablet fe terhadap kenaikan kadar hemoglobin remaja putri dengan anemia di SMK Negeri I Ponjong Gunungkidul, Skripsi. Universitas Aisyah Yogyakarta.
  12. Hardiansyah, A., Rimbawan, R., Ekayanti, I. (2013), “Efek suplementasi multivitamin mineral terhadap kadar hemoglobin dan hematokrit mahasiswi TPB IPB”, Jurnal Gizi Dan Pangan, 8 (1), pp. 47-54.
  13. Herlinadiyaningsih, H., Susilo, R.P. (2019), “Hubungan pola menstruasi dan tingkat konsumsi zat besi dengan kejadian anemia pada remaja putri”, Jurnal Kebidanan Indonesia, 10 (1), pp. 1–11.
  14. Illahi, D. (2015), “Gambaran kadar hemoglobin pada remaja putri yang mengkonsumsi tablet tambah darah (Fe)”, Jurnal Ners Dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery), 2 (1), pp. 20–29.
  15. Junengsih, J.J., Yuliasari, Y.Y. (2017), “Hubungan asupan zat besi dengan kejadian anemia pada remaja putri SMU 98 di Jakarta Timur”, Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kesehatan, 5 (1), pp. 55–65.
  16. Kemenkes RI. (2018), Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar 2018, Kementerian Kesehatan RI.
  17. Listiana A. (2016), “Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia gizi besi pada remaja putri di SMKN 1 Terbanggi Besar Lampung Tengah”, Jurnal Kesehatan, VII (3), pp. 455–469.
  18. Mardiah, R., Amin, M., PRatiwi, B.A., Yanuarti, R. (2021), “Hubungan pengetahuan, sikap dan dukungan sekolah terhadap konsumsi tablet fe pada remaja putri kelas XI di SMAN 6 Kota Bengkulu”, Jurnal Miracle, 1 (1), pp. 8–16.
  19. Maryam, E. (2020), “Dukungan sosial dan kualitas hidup pada penderita diabetes mellitus: studi meta-analisis”, Jurnal Psikologi, 13 (2), pp. 226–235.
  20. Meitasari, A.A. (2022), “Hubungan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan kadar hemoglobin pada remaja putri di MTS Darul Istiqomah Srigading Lampung Timur”, Skripsi, Univerisitas Muhammadiyah Surakarta. UMSLibrary.
  21. Ningsih, Dewi Aprilia; Lestari, F.A. (2020), “Hubungan konsumsi tablet fe dengan kadar hb pada remaja putri di SMPN 19 Kota Bengkulu”, CHMK Midwifery Scientific Journal, 3 (2), pp. 134–140.
  22. Nirmala, R., Kusumaningtiar, D.A., Situngkir, D., Nitami, M. (2022), “Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri usia 13-19 tahun di Poli PKPR Puskesmas Kecamatan Kembangan”, Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia, 10 (2), pp. 209–217.
  23. Novitasari, D.W., Azis, M.A., Sutisna, M. (2021), “Penggunaan pencatatan dan pelaporan digitalisasi deteksi anemia untuk diagnosis pada remaja putri di Puskesmas Wilayah Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi”, Jurnal Sistem Kesehatan, 6 (2), pp. 55–60.
  24. Pramardika, D., Dhito Fitriana. (2019), “Hubungan kepatuhan konsumsi ttd dengan kadar hemoglobin pada remaja puteri wilayah Puskesmas Bengkuring Tahun 2019”, Jurnal Kebidanan Mutiara Mahakam, 7 (2), pp. 58–66.
  25. Putra, K.A., Munir, Z., Siam, W.N. (2020), “Hubungan kepatuhan minum tablet fe dengan kejadian anemia (hb) pada remaja putri di SMP Negeri 1 Tapen Kabupaten Bondowoso”, Jurnal Keperawatan Profesional, 8 (1), pp. 49–61.
  26. Putri, R.D., Simanjuntak, B.Y., Kusdalinah, K. (2017), “Pengetahuan gizi, pola makan, dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia remaja putri”, Jurnal Kesehatan, 8 (3), p. 404.
  27. Quraini, D.F., Ningtyias, F.W., Rohmawati, N. (2020), “Perilaku kepatuhan konsumsi tablet tambah darah remaja putri di Jember, Indonesia”, Jurnal PROMKES, 8 (2), pp. 154–162.
  28. Rahayu, A., Rahman, F., Marlinae, L., Husaini, H., Meitria, M., Yulidasari, F. (2018), Buku Ajar Gizi 1000 Hari Pertama Kehidupan, CV Mine, Yogyakarta.
  29. Rahayuningtyas, D., Indraswari, R., Musthofa, S.B. (2021), “Faktor-faktor yang berhubungan dengan praktik konsumsi tablet tambah darah (TTD) remaja putri Di Wilayah Kerja Puskesmas Gilingan Kota Surakarta”, Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9 (3), pp. 310–318.
  30. Rianti, Fatmawati, S. (2019), “Pengaruh penyuluhan dengan menggunakan media booklet terhadap pengetahuan remaja putri tentang tablet tambah darah di SMPN 1 Poli-Polia Kabupaten Kolaka Timur”, Jurnal Gizi Ilmiah, 9, pp. 19–26.
  31. Rinawati, L.P., Bekti, H.S. (2022), “Gambaran kadar hemoglobin dan protein urin pada ibu hamil”, Meditory : The Journal of Medical Laboratory, 10 (2), pp. 139-144.
  32. Sari, N.W. (2019), “Faktor kejadian anemia pada remaja putri di MTSN Talawi Kota Sawahluto”, Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu, 13 (4), pp. 70–76.
  33. Sari, S.Y. (2017), “Tinjauan perkembangan psikologi manusia pada usia kanak-kanak dan remaja”, Primary Education Journal (PEJ), 1 (1), pp. 46–50.
  34. Sari, V.M., Tonasih, T., Rahmatika, S.D. (2022), “Supplementary blood tablets (TTD) in adolescent women (rematry) to increase hemoglobin (hb) levels”, Jurnal Kebidanan Malahayati, 8 (2), pp. 413–419.
  35. Suryani, D., Hafiani, R., Junita, R. (2017), “Analisis pola makan dan anemia gizi besi pada remaja putri Kota Bengkulu”, Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 10 (1), pp. 11–18.
  36. Susanti, Y., Briawan, D., Martianto, D. (2016), “Suplementasi besi mingguan meningkatkan hemoglobin sama efektif dengan kombinasi mingguan dan harian pada remaja putri”, Jurnal Gizi Dan Pangan, 11 (1), pp. 27–34.
  37. Syah, M.N.H., Novianti, H., Asna, A.F., Perdana, S.M. (2022), “Studi kepatuhan konsumsi tablet tambah darah (TTD) dan asupan zat gizi terkait anemia pada siswa perempuan di Sekolah Menengah Kejuruan (Smk) Kota Bekasi, Indonesia”, Media Gizi Mikro Indonesia, 13 (2), pp. 105–116.
  38. Taufiqa, Z., Ekawidyani, K.R., Sari, T.P. (2020), Aku Sehat Tanpa Anemia: Buku Saku Anemia Untuk Remaja Putri, CV. Wonderland Family, Jakarta.
  39. Tonasih, T., Rahmatika, S.D., Irawan, A. (2019), “Efektifitas Pemberian tablet tambah darah pada remaja terhadap peningkatan hemoglobin (hb) Di STIKes Muhammadiyah Cirebon”, Jurnal SMART Kebidanan, 6 (2), pp. 106-113.
  40. Warda, Y., Fayasari, A. (2021), “Konsumsi pangan dan bioavailabilitas zat besi berhubungan dengan status anemia remaja putri di Jakarta Timur”, Ilmu Gizi Indonesia, 04 (02), pp. 135–146.
  41. Widiastuti, A. and Rusmini, R. (2019), “Kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri”, Jurnal Sains Kebidanan, 1 (1), pp. 12–18.
  42. Widyanthini, D.N., Widyanthari, D.M. (2021), “Analisis kejadian anemia pada remaja putri di Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, Tahun 2019”, Buletin Penelitian Kesehatan, 49 (2), pp. 87–94.
  43. Word Health Organization. (2018), Remaja; Resiko Dan Solusi Kesehatan.
  44. Yuanti, Y. (2020), “Pengaruh pemberian tablet fe terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada remaja”, Jurnal Ilmiah Kesehatan & Kebidanan, 9 (2), pp. 1–11.
  45. Yuniarti, Rusmilawaty, Tunggal, T. (2015), “Hubungan antara kepatuhan minum tablet fe dengan kejadian anemia pada remaja putri Di MA Darul Imad Kecamatan Tatah Makmur Kabupaten Banjar”, Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia, 2 (1), pp. 31–36.
  46. Yunita, F.A., Parwatiningsih, S.A., Hardiningsih, M., Nurma Yuneta, A.E., Kartikasari, M.N.D., Ropitasari, M. (2020), “The Relationship between young women ’s knowledge about iron consumption and the incidence of anemia in Junior High School 18 Surakarta”, PLACENTUM: Jurnal Ilmiah Kesehatan Dan Aplikasinya, 8 (1), pp. 36–47.

Open Access Copyright (c) 2023 Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Publisher
Program Studi Gizi Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK)
Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
Jl. Prof. Hamka KM.2, Semarang, Central Java, Indonesia
Email: nutrisains@walisongo.ac.id

 

apps