Political Promises in the Lens of Islamic Theology and Jurisprudence: A Case Study of Surabaya Mayor Election 2020

M. Asrorun Niam Sholeh*  -  Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

(*) Corresponding Author

This research studied the status of political promises declared by Mayor candidates of Surabaya election 2020 during their campaigns started from September 26, 2020. It was field-library research with qualitative analysis. Data were collected by observing online media that particularly reports the election's campaign activities. They were then analyzed by using Islamic theology and jurisprudence approaches combined with structural-functionalism, symbolic interactionism, and social contract theories. It found four main remarks: first, Quranic verses and Prophetic traditions as theological underpinnings have definitely guided moral standards of Islamic politics, especially how to make such political promises. Secondly, the political realism of promises is a language of transactional politics and communication practice. Thirdly, political promises could only be legitimated by fulfilling strike pre-requirements and within very urgent conditions. Finally, the legal status of political promises must be contextual and conditional.

Keywords : political promises; Surabaya Mayor Election 2020; Islamic theology and jurisprudence

  1. Agustino, L. (2014). Patronase Politik Era Reformasi: Analisis Pilkada di Kabupaten Takalar dan Provinsi Jambi. Jurnal Administrasi Publik, 11(2), 69–82.
  2. Ahmad, K. B. (2001). Relasi Islam dan Negara: Perspektif Modernis dan Fundamentalis. Magelang: Indonesia Tera.
  3. al-Asqalani, I. H. (n.d.). Fathu al-Bari Syarh Shahih al-Bukhari.
  4. al-Wakili, M. (1997). Fiqh al-Awlawiyāt: Dirasah fi al-Ḍawābiṭ. Virginia: al-Ma’had al-’Alamii li al-Fikr al-Islāmiy.
  5. Anwar, Y., & Adang, A. (2008). Pengantar Sosiologi Hukum. Jakarta: Grasindo.
  6. Asmara, C. G. (2020, September 18). Catat! Masa Kampanye Pilkada 2020 Dimulai 26 September 2020. CNBC Indonesia.
  7. Awalin, R., Arpan, A., & Novera, A. (2018). Kekuatan Mengikat Janji yang Disampaikan dalam Kampanye Pemilihan Umum. Palembang: Universitas Sriwijaya.
  8. al-Bukhārī, A. A. M. bin I. bin I. (2008). Ṣaḥīḥ al-Bukhārī. ῾Ibād al-Raḥmān.
  9. Darmoko, H. W., & Ratnaningtyas, D. (2015). Audit Dana Kampanye Pemilihan Umum Kepala Daerah Menurut Persepsi Partai Politik, Komisi Pemilihan Umum Daerah, dan Auditor Kantor Akuntan Publik. Jurnal Ekomaks, 4(1), 102–108.
  10. Diskominfo Jatim. (2019, July 1). KPU: Tahapan Pilkada Surabaya 2020 Dimulai September 2019. Kominfo.Jatimprov.Go.Id.
  11. Faizal, A., & Khairina, K. (2020). Diusung 8 Partai di Pilkada Surabaya, Machfud Arifin Bantah Keroyok Calon PDI-P. Kompas.Com. https://regional.kompas.com/read/2020/09/20/21311361/diusung-8-partai-di-pilkada-surabaya-machfud-arifin-bantah-keroyok-calon-pdi
  12. Fatimah, S. (2018). Kampanye sebagai Komunikasi Politik. Resolusi: Jurnal Sosial Politik, 1(1), 5–16. https://doi.org/10.2489/resolusi.v1i1.154
  13. Harnom, F., Syahrizal, S., & Valentina, T. R. (2019). Pendidikan Politik bagi Pemilih Milenial dalam Memahami Bahaya Vote Broker oleh KPU. Nusantara: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 6(1), 1–10. https://doi.org/10.31604/jips.v6i1.2019.1-10
  14. Karim, A. G. (2020). Menegosiasi Ulang Indonesia. Yogyakarta: IRCiSoD.
  15. Kurniawan, D. (2020a). Adu Visi Misi Eri Cahyadi-Machfud Arifin Terkait Sinergi Pembangunan Berkelanjutan - Surabaya. Liputan6.Com. https://surabaya.liputan6.com/read/4426381/adu-visi-misi-eri-cahyadi-machfud-arifin-terkait-sinergi-pembangunan-berkelanjutan
  16. Kurniawan, D. (2020b). Janji Eri Cahyadi dan Machfud Arifin Atasi Masalah Lingkungan di Surabaya. Liputan6.Com. https://surabaya.
  17. liputan6.com/read/4426409/janji-eri-cahyadi-dan-machfud-arifin-atasi-masalah-lingkungan-di-surabaya
  18. Magdalena, D. (2018). Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima dari Janji Politik Pemilihan Kepala Daerah Serentak tahun 2017 dan Urgensinya dalam Pembentukan Peraturan Daerah. Jurnal Legislasi Indonesia, 14(2), 211–222.
  19. Maula, B. S. (2014). Kajian Ahwal al-Syakhsiyyah dengan Pendekatan Maqasid al-Syari’ah. Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam, 8(2), 233–246. https://doi.org/10.24090/mnh.v8i2.410
  20. Monib, M., & Bahrawi, I. (2011). Islam dan Hak Asasi Manusia dalam Pandangan Nurcholis Madjid. Jakarta: Gramedia.
  21. Muayyad, U. (2015). Asas-asas Perjanjian dalam Hukum Perjanjian Islam. ’Anil Islam: Jurnal Kebudayaan dan Ilmu Keislaman, 8(1), 1–24.
  22. al-Naisyabūry, M. bin al-Ḥajjāj A. al-Ḥasan al-Q. (n.d.). Ṣaḥīḥ Muslim. Beirut: Dār al-Fikr.
  23. Octania, G. (2019). Pemaknaan Janji Politik Calon Presiden Prabowo Subinato-Sandiaga Uno di Kompas TV (Analisis Resepsi pada Komunitas Jurnalis Berhijab). JIKA: Jurnal Ilmu Komunikasi Efek, 3(1), 75–93. https://doi.org/10.32534/jike.v3i1.759
  24. Pamungkas, A. D., & Arifin, R. (2019). Demokrasi dan Kampanye Hitam dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum di Indonesia (Analisis atas Black Campaign dan Negative Campaign). Diktum: Jurnal Syariah dan Hukum, 17(1), 16–30. https://doi.org/10.35905/diktum.v17i1.641
  25. Prianto, B. (2016). Partai Politik, Fenomena Dinasti Politik dalam Pemilihan Kepala Daerah, dan Desentralisasi. Publisia: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 1(2), 105–117. https://doi.org/10.26905/pjiap.v1i2.436
  26. Puri, W. H. (2019). Politik Balas Budi, Buah Simalakama dalam Demokrasi Agraria di Indonesia. Masalah-Masalah Hukum, 48(4), 355. https://doi.org/10.14710/mmh.48.4.2019.355-365
  27. Putra, H. (2018). Mendorong Transparansi dan Akuntabilitas Dana Kampanye pada Penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2018. JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Sosial Politik Universitas Medan Area, 6(2), 112–121. https://doi.org/10.31289/jppuma.v6i2.1622
  28. Puyu, D. S. (2016). Paradigma Fiqh al-Hadits terhadap Perilaku Poliitk Kontemporer. Al-Qalam, 22(1), 117–130. https://doi.org/10.31969/alq.v22i1.268
  29. al-Qarafi, A. b-S. (2001). Kitāb al-Furuq: Anwār al-Buruq fi Anwā’i al-Furul. Cairo: Dār al-Salām.
  30. al-Qazwīnī, al-Ḥāfiẓ A. A. M. ibn Y. ibn M. (1998). Sunan Ibn Majah. Dār al-Ḥadīth.
  31. Rizkika, H. L., Ummah, H., Raider, A. W., & Rahmawati, E. I. (2019). Banal Politik Transaksional Para Pemilih (Tinjauan Psikologis). Insight: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Psikologi, 15(2), 289–300. https://doi.org/10.32528/ins.v15i2.2094
  32. Safrun, S. R., Abdullah, M. Z., & Husain, M. N. (2020). Kajian Komunikasi Politik Anggota DPRD Muna Barat dalam Merealisasikan Janji Kampanye pada Pilcaleg 2014. Publica: Jurnal Administrasi Pembangunan dan Kebijakan Publik, 11(1), 184–193. https://doi.org/10.33772/publica.v11i1.13533
  33. Solihah, R. (2017). Politik Transaksional dalam Pilkada Serentak dan Implikasinya bagi Pemerintahan Daerah di Indonesia. The Politics: Jurnal Magister Ilmu Politik Universitas Hasanuddin, 2(1), 97–109.
  34. Suhardi, A. R. (2019). Analisis Kaidah Dar’u al-Mafasid Muqaddamun ’ala Jalbi al-Mashalih dari Aspek Ontologis Epistemologis dan Aksiologis. UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
  35. Susan, N. (2009). Sosiologi Konflik: Teori-teori dan Analisis. Jakarta: Kencana Predana Media Group.
  36. Suseno, H., & Putra, N. K. (2014). Perspeksi Publik Perkotaan terhadap Janji Politik Caleg menurut Faktor Budaya, Sosial, Pribadi dan Psikologis. Jurnal Penelitian, 18(1), 67–77.
  37. Susmayanti, R. (2019). Analisis Putusan tentang Gugatan Wanprestasi terhadap Pengingkaran Janji Kampanye oleh Presiden Terpilih. Jurnal Supremasi, 9(1), 39–50. https://doi.org/10.35457/supremasi.v9i1.577
  38. Suwandi, M. (2019). Perempuan dan Politik Islam. Yogyakarta: Deepublish.
  39. Suwatno, S. (2019). Pemimpin dan Kepemimpinan dalam Organisasi Publik dan Bisnis. Jakarta: Bumi Aksara.
  40. Suwendra, I. W. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif dalam Ilmu Sosial, Pendidikan, Kebudayaan dan Keagamaan. Bandung: Nilacakra.
  41. al-Suyūṭī, J. A. (1998). al-Ashbāh wa’l-Naẓāir. Dār al-Kutub al-’Ilmiyyah.
  42. Tim Dakwah Pesantren. (2015). Tanya Jawab Agama Islam. Yogyakarta: PISS-KTB.
  43. al-Turmudhi. (1989). al-Jāmi’ al-Ṣaḥīḥ Sunan al-Turmudhi. Beirut: Dār Ihyā’.
  44. al-’Uqba, A. S. (2017). al-Sabīl fī Uṣūl al-Fiqh. Beirut: Dār al-Kutub al-‘Ilmiyyah.
  45. Usamah, A. (2007). Qa’dah lā Ḍarar wa lā Ḍirār fī Nithaq al-Mu’āmalat al-Māliyah wal A’māl al-Ṭibbiyah al-Mu’asirah fī al-Fiqh al-Islāmiy wa Qanūn al-Qadhī. Iskandariah: Dār al-Jamī’ah al-Jadīdah.
  46. Widarti, P. (2020). Pilkada Surabaya, Kilas Balik Janji Kampanye Kedua Paslon Wali Kota. Surabaya.Bisnis.Com. https://surabaya.bisnis.com/read/20201209/531/1328595/pilkada-surabaya-kilas-balik-janji-kampanye-kedua-paslon-wali-kota
  47. Widyaningrum, H. (2020). Pelarangan Pihak Asing sebagai Pemberi Sumbangan Dana Kampanye Pemilu. Krtha Bhayangkara, 14(1), 70–85. https://doi.org/10.31599/krtha.v14i1.38
  48. Yasid, A. (2019). Logika Ushul Fiqh. Yogyakarta: IRCiSoD.
  49. Zed, M. (2004). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Open Access Copyright (c) 2020 Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan
ISSN 0852-7172 (p) 2461-064X (e)

Publisher:
Institute for Research and Community Services (LP2M)
Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Rectorate Building, 3rd Floor
Jl. Prof. Hamka - Kampus 3, Tambakaji Ngaliyan 50185, Semarang, Central Java, Indonesia
Email: walisongo@walisongo.ac.id


Creative Commons License
This work is licensed under a 
Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License 

View My Stats

apps