MODEL PENGEMBANGAN USAHA BERBASIS LINGKUNGAN KELOMPOK DIFABEL DI KOTA CIREBON

Fifi Novianty*  -  Fakultas Dakwah & Komunikasi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia

(*) Corresponding Author
Penyandang disabilitas di Kota Cirebon sering kali mengalami kesulitan dalam mencari lapangan pekerjaan sehingga  membentuk warga peduli ekonomi difabel. Kelompok difabel “Kula Eksis” dibentuk untuk memberdayakan kaum difabel. Penelitian ini untuk meneliti model pengembangan usaha berbasis lingkungan kelompok difabel Kota Cirebon. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Analisis menggunakan analisis grounded dan analisis domain. Hasil penelitian menunjukkan model pengembangan usaha berbasis lingkungan kelompok warga peduli ekonomi difabel “Kula Eksis” Kota Cirebon terdapat empat model pengembangan usaha yang berbasis pada kebutuhan difabel yaitu (1) kerajinan dari barang bekas dan sampah plastik, (2) produk anyaman dari bambu, (3) produk makanan, (4) pertamini. Terdapat dua kendala yaitu kendala internal dan kendala eksternal. Model Pengembangan usaha mampu memberikan perubahan bagi kemajuan perekonomian kelompok difabel di Kota Cirebon. Dampak model pengembangan usaha berbasis lingkungan yaitu perekonomian difabel meningkat dan limpahan sampah plastik menurun.

Keywords : Difabel; Lingkungan; Model Usaha; Pengembangan

  1. Abdulsyani. (2007). Sosiologi: Skematika, Teori, dan Terapan. Jakarta: PT Bumi Aksara.
  2. Aminah, Siti. (2015). PRODADISA “Program Pemberdayaan Difabel Daksa” Menuju Percontohan BKD (Balai Kerja Difabel) untuk Meningkatkan Kemandirian dan Life Skill Difabel”. Dikutip dari jurnal ilmiah. http://www.ejournal.uin-suka.ac.id.
  3. Arif. (2020). Memberdayakan Kaum Difabel Tetap Eksis. Diakses dari berita online http://www.suaracirebon.com.
  4. Bascha,S. H. (2015). “Definisi Difabel Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia”. Dikutip dari jurnal ilmiah. http://.www.dijilib.uinsby.ac.id.
  5. Budiasih, Igan. 2018. “Metode Grounded Theory dalam Riset Kualitatif”. Dikutip dari http://www.ojs.unud.ac.id.
  6. Desperindag, Kab. Cirebon. (2018). JENIS-JENIS KOMODITI INDUSTRI UNGGULAN KOTA CIREBON TAHUN 2018. Diakses dari WEB resmi Desperindag Kab. Cirebon, http://www.perdagin.cirebonkab.go.id. Diakses pada 23 Maret 2020, pukul 10.10 WIB.
  7. Luthan, M. Z. (2019). “Analisis Pengembangan Model Bisnis Kanvas Perusahaan Hortikultura PT. XYZ”. Diakses dari jurnal ilmiah. http://www.jurnal.ipb.ac.id.
  8. Mokalu, Frans. (2019). Ingin ‘Eksis’, Komunitas Difabel Cirebon Buka Kios Bensin. Diakses dari berita online http://www.m.kbr.id. Diakses pada 17 Februari 2020, pukul 21.50 WIB.
  9. Mukaromah, Kholila. (2012). Difabel Dalam Perspektif Al-Quran (Kajian Tafsir Tematik). Skripsi. Jurusan Tafsir Hadits, Fakultas Ushuluddin, Studi Agama, dan Pemikiran Islam, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
  10. Nopiah, Ririn. (2018). Dampak Sosial-Ekonomi Koperasi Difabel dan Perwujudan Microfinance Access. Diakses dari http://www.researchgate.net. pada 8 Maret 2020, pukul 15.12 WIB
  11. Rahardjo, Mudjia. 2010. “Analisis Data Penelitian Kualitatif (Sebuah Pengalaman Empirik)”. Dikutip dari http://www.uin-malang.ac.id.
  12. Saniscara, D. I. (2011). Faktor Yang Berperan Dalam Melahirkan Kreativitas Besar Seorang Difabel (Studi pada Tarjono Slamet, Manajer Yayasan Penyandang Cacat Mandiri Craft Yogyakarta). Skripsi. Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam, Fakultas Dakwah, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
  13. Setyaningsih,Rima dkk. (2016). “Pengembangan Kemandirian Bagi Kaum Difabel (Studi Kasus Pada Peran Paguyuban Sehati Dalam Upaya Pengembangan Kemandirian Bagi Kaum Difabel di Kabupaten Sukoharjo)”. Diakses dari Jurnal ilmiah. http://www.jurnal.uns.ac.id.
  14. Shidiq. Sahabudin, Sudarsono, Mumpuni & Perdana. (2017). “7 Model Pengembangan Potensi Industri Kreatif Pada Penyandang Difabel di D.I.Yogyakarta”. dikutip dari Jurnal ilmiah. http://proceeding.unisba.ac.id/index.php/sosial/article/view/1114
  15. Soekanto, Soerjono. (2012). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada
  16. Sudira, Putu. 2009. “Studi Mandiri Grounded Theory”. Dikuti dari http://www.straffnew.uny.ac.id.
  17. Wardani, K. A. (2014). “Akses Terhadap Hukum dan Peradilan Bagi Penyandang Disabiltas/Difabel”. Dikutip dari jurnal ilmiah. http://www.pprbm-solo.org.
  18. Wawad, Sudirman. (2019). Pemkot Cirebon Libatkan Disabilitas Jadi Operator Pom Mini. Diakses dari berita online http://www.m.detik.com. Pada 15 Februari 2020, pukul 20.21 WIB
  19. Widiantoro, FX. Wahyu. (2016). “Pemberdayaan Warga Difabel: Kunci Sukses Penggalian Potensi Dalam Bidang Bisnis”. Dikutip dari jurnal ilmiah. http://www.researchgate.net.

Open Access Copyright (c) 2020 BIOEDUCA : Journal of Biology Education
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

BioEduca: Journal of Biology Education
Published by Department of Biology Education, Faculty of Science and Technology UIN Walisongo Semarang, Indonesia
Jl Prof. Dr. Hamka Kampus II Ngaliyan Semarang 50185
Phone: +62 812-2359-1990
Website: https://fst.walisongo.ac.id/
Email: bioeduca@walisongo.ac.id

ISSN: 2714-8009 (Print)
ISSN: 2715-7490 (Online)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

Get a feed by atom here, RRS2 here and OAI Links here

 
apps