Pengaruh Strategi Rotating Trio Exchange (RTE) terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa

Lailatul Husna*  -  Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
Indayana Febriani Tanjung  -  Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
Eka Khairani Hasibuan  -  Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia

(*) Corresponding Author
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi Rotating Trio Exchange (RTE) terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa. Desain penelitian yang digunakan berbentuk non-equivalent control group design. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan pretest-posttest dan lembar observasi. Dalam penelitian ini diketahui bahwa terdapat pengaruh strategi Rotating Trio Exchange (RTE) terhadap aktivitas yang dibuktikan dengan rata-rata nilai persentase aktivitas belajar siswa dalam kategori baik. Sedangkan dikelas kontrol rata-rata nilai persentase aktivitas belajar siswa dalam kategori cukup. Adapun hasil belajar yang diperoleh sebesar 55.95 (pretest) dan 90.00 (posttest) untuk kelas eksperimen dan rata-rata hasil belajar dikelas kontrol yaitu 53.33 (pretest) dan 84.76 (posttest). Untuk hasil uji-t diperoleh bahwa thitung 3.20 sedangkan ttabel 2.09. Hal ini berarti bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Maka dapat dibuktikan bahwa strategi Rotating Trio Exchange (RTE) berpengaruh terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa.

Keywords: Aktivitas Belajar; Hasil Belajar; Strategi Rotating Trio Exchange

  1. Ahmadiyanto. (2019). Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Media Pembelajaran Ko-Ruf-Si (Kotak Huruf Edukasi) Berbasis Word Square pada Materi Kedaulatan Rakyat dan Sistem Pemerintahan di Indonesia Kelas VIIIC SMP Negeri 1 Lampihong Tahun Pelajaran 2014/2015. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan. 6 (2): 980-993.
  2. Haidar dan Salim. (2012). Strategi Pembelajaran; Suatu Pendekatan Bagaimana Meningkatkan Kegiatan Belajar Siswa Secara Transpormatif. Medan: Perdana Publishing.
  3. Hamalik, Oemar. (2004). Proses Belajar Mengajar. Bandung: Bumi Aksara.
  4. Handayani, Sri. (2017). Belajar dan Pembelajaran Berbasis Cooperative Learning. Magelang: Graha Cendikia.
  5. Khanafiyah, Arifin. (2011). Penerapan Model Pembelajaran Aktif melalui Strategi Rotating Trio Exchange untuk Meningkatkan Kemampuan Analisis dan Aktivitas Belajar Siswa SMA Kelas X Semester II Pokok Bahasan Kalor. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia. 7 (1): 97-100.
  6. Maharinda. (2015). Improving the Students Speaking Ability Through Rotating Trio Exchange Strategy. Exposure Journal. 4 (2): 222-245.
  7. Nuraini, N., Fitriani, F., & Fadhilah, R. (2018). Hubungan antara aktivitas belajar siswa dan hasil belajar pada mata pelajaran kimia kelas X SMA Negeri 5 Pontianak. Jurnal Ilmiah Ar-Razi, 6(1): 30-39.
  8. Nurpratiwi, R. T., Sriwanto, S., & Sarjanti, E. (2015). Peningkatan aktivitas dan prestasi belajar siswa melalui metode picture and picture dengan media audio visual pada mata pelajaran geografi di kelas XI IPS 2 SMA Negeri 1 Bantarkawung. Geo Edukasi, 4(2): 1-9.
  9. Putra, Fredi Ganda. (2015). Eksperimentasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Berbantuan Software Cabri 3D ditinjau dari Kemampuan Koneksi Matematis Siswa. Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika. 6 (2): 143-154
  10. Rahmansyah. (2020). Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru dalam Menerapkan Strategi Pembelajaran. Jurnal Biolokus. 3 (1): 238-244
  11. Sabrun. (2017). Penerapan Model Rotating Trio Exchange untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pokok Bahasan Lingkaran pada Siswa Kelas VIII SMP Muhammadiyah Mataram Tahun Pelajaran 2016/2017. Jurnal Ilmiah Mandala Education. 3 (2): 266-269
  12. Sani, Ridwan Abdullah. (2016). Penilaian Autentik. Jakarta: Bumi Aksara
  13. Sanjaya, Wina. (2009). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Kencana
  14. Silberman, Melvin L. (2014). Active Learning 101 Cara Belajar Siswa Aktif. Bandung: Nuansa Cendikia
  15. Sudijono, Anas. (2008). Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
  16. Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
  17. Susanto, Ahmad. (2013). Teori Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Kencana
  18. Winarni, Endang. Widi. (2011). Penelitian Pendidikan. Bengkulu: Unit Penerbitan FKIP UNIB.
  19. Wulandari, P., Mujib, M., & Putra, F. G. (2016). Pengaruh model pembelajaran investigasi kelompok berbantuan perangkat lunak MAPLE terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika, 7(1), 101-106.
  20. Yahya, Amran & Nur Wahidah Bakri. (2020). Pembelajaran Kooperatif Tipe Rotating Trio Exchange untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Siswa. Jurnal Analisa. 6 (1): 69-79.

Open Access Copyright (c) 2022 Bioeduca : Journal of Biology Education
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Bioeduca: Journal of Biology Education
Published by Department of Biology Education, Faculty of Science and Technology UIN Walisongo Semarang, Indonesia
Jl Prof. Dr. Hamka Kampus II Ngaliyan Semarang 50185
Phone: +62 812-2359-1990
Website: https://fst.walisongo.ac.id/
Email: bioeduca@walisongo.ac.id

ISSN: 2714-8009 (Print)
ISSN: 2715-7490 (Online)


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

apps