Implementasi Kurikulum Muatan Lokal PAI Tingkat SMP di Kabupaten Bangka Tengah Kepulauan Bangka Belitung

Suparta Suparta*  -  Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Bangka, Indonesia

(*) Corresponding Author

The purpose of this study is to determine the policies to address the problem PAI, a strategy to overcome the schedule of PAI, and models of local curriculum (PAI) in Central Bangka Regency. The results showed that: First, to overcome the short-age of time allocation PAI that is only two or three hours a week, then the policy of adding times for extracurricular should be made. Second, one strategy in order the addition of the times to be effective, the government of Central Bangka Bangka Belitung should make a policy of the implementation of local curriculum-based PAI. Third, the local curriculum carried out is structured local curriculum for iqra’ and unstructured local curriculum that contains conducting Dhuha prayer and jama’ah prayers, reading the Qur’an, coaching students’ character and giving religious lectures for students.

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kebijakan untuk mengatasi ma-salah PAI, strategi penambahan jam PAI, dan model kurikulum muatan lokal di Kabupaten Bangka Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, untuk mengatasi kekurangan alokasi waktu PAI yang hanya dua atau tiga jam dalam seminggu maka dibuatlah kebijakan penambahan jam diluar jam PAI. Kedua, sa-lah satu strategi agar penambahan jam tersebut berjalan efektif, maka pemerintah Kabupaten Bangka Tengah Kepulauan Bangka Belitung membuat kebijakan pelaksanaan kurikulum muatan lokal yang berbasis PAI. Ketiga, Muatan lokal yang dilaksanakan berupa muatan lokal terstruktur berupa muatan lokal iqra’ dan muatan lokal yang tidak terstruktur yaitu pembinaan shalat dhuha dan shalat ber-jamaah, membaca al-Qur’an, pembinaan budi pekerti dan mengadakan ceramah agama.

Keywords : Implementation; Local Content Curriculum; Implementasi; Kurikulum Muatan Lokal; PAI

  1. Abdullah, Muhammad Amin, Etika tuhidik sebagai dasar kesatuan epistimologis keilmuan umum dan agama dari paradigma positivistik-sekularistik ke arah teoantroposentrik-integralis-tik, (Yogyakarta: makalah seminar pengembangan IAIN Su-nan Kalijaga, 2002)
  2. Ahmadi, Iif Khairu dkk, Mengembangkan pendidikan berbasis keunggulan lokal dalam KTSP, (Jakarta: PT.Pustaka Prestasi karya, 2012)
  3. An-Nahlawy, Abdurrahman, Pendidikan Islam di Rumah, Sekolah dan Masyarakat, penerjemah: Shihabuddin, (Jakarta : Gema Insani Press, 1996)
  4. Arifin, Zainal, Konsep dan Model Pengembangan Kurikulum, (Bandung: Rosdakarya, 2012)
  5. Asmani, Jamal Ma’mur, Buku Panduan Internalisasi Pendidikan Karakter di Sekolah, (Yogyakarta : DIVA press, 2011)
  6. Azzet, Ahmad Muhaimin, Urgensi Pendidikan Karakter di Indo-nesia, Revitalisasi Pendidikan Karakter Terhadap Keber-hasilan Belajar dan Kemajuan Bangsa, (Yogyakarta: Arruz Media, 2011)
  7. Bloom, Taxonomy of educational objective, Hand Book II (New York : Longman, 1980)
  8. Bukhori, Mochtar, Transformasi Tata Nilai, dalam Himpunan Pra-sarana Seminar POLRI Tahun 1991, (Jakarta : Mabes POL-RI, 1991)
  9. Departemen Agama RI. Al-Qur’an dan Terjemahnya, (Jakarta : Depag RI, 1971)
  10. Hafidhuddin, Didin, Modul Tafsir Mudhu’i Program Doktor Pendidikan Islam, (Bogor : Program Pascasarjana Universitas Ibnu Khaldun, 2011)
  11. Ibnu abdul hafidh Suwaid, Muhammad, Cara Nabi Mendidik Anak Disertai dengan Contoh-contoh Aplikatif dari Kehidupan Salafush Shaleh dan Ulama Amilin, (Jakarta : Al-I’tisham Cahaya Umat, 2010)
  12. Ismail SM dkk, Paradigma Pendidikan Islam, (Yogyakarta: Fakul-tas Tarbiyah IAIN Walisongo bekerja sama dengan Pustaka Pelajar, 2001)
  13. J.I.G.M. Drost, S.J, Sekolah Mengajar atau Mendidik? (Yogya-karta: Kanisius, 1998)
  14. Langgulung, Hasan, Beberapa Pemikiran Pendidikan Islam, (Ban-dung : PT. Al- Ma'arif, 1980)
  15. Madjid, Nurkhalis, Kaki Langit Peradaban Islam, (Jakarta: Para-madina, 1977)
  16. Mastuhu, Memberdayakan Pendidikan Islam, (Jakarta: PT. Logos Wacana llmu, 1999)
  17. Miller, dalam Munir Mulkhan, Cerdas di Kelas Sekolah Kepriba-dian, Rangkuman Model Pengembangan Kepribadian dalam Pendidikan Berbasis Kelas, (Kreasi Wacana, 2002)
  18. Mustopa, A, Akhlak Tasawuf, untuk Fakultas Tarbiyah, (Bandung : Pustaka Setia, 1997)
  19. Nata, Abudin, Pendidikan Islam di Era Global, Pendidikan Multikultural, Pendidikan Multin Iman, Pendidikan Agama, Moral dan Etika, (Jakarta : UIN Jakarta Pers, 2005)
  20. Raharjo, Dawam, Ensiklopedi Al-Quran Tafsir Sosial berdasarkan Konsep-konsep Kunci, (Jakarta: Paramadina, 1996)
  21. Suyanto, Refleksi dan Reformasi Pendidikan di Indonesia Mema-suki Millinium Ketiga, (Yogyakarta: Adicita Karya Nusa, 2000)
  22. Thawaf, Siti Malikah, Pendekatan Kontekstual PAI, (Logos Waca-na Ilmu, 1999)
  23. Wawancara: Kepala Dinas Kementerian Pendidikan Nasional, Ke-pala sekolah SMPN I dan 2 Koba, Guru Agama SMPN 1 dan 2 Koba, Ketua MUI Bangka Tengah dan Ketua BAS Bangka Tengah)

Open Access Copyright (c) 2016 Nadwa

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 INDEXED BY

Journal Terindex di CrossrefJournal Terindex di LeidenJournal Terindex di MorarefJournal Terindex di Google ScholarJournal Terindex di GarudaJournal Terindex di Base

View My Stats
apps