Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA Laki-Laki dan Perempuan Pada Program IPA

Bowo Sugiharto*  -  Universitas Sebelas Maret
Haifa Azizzah  -  Universitas Sebelas Maret
Maretania Arafa  -  Universitas Sebelas Maret
Nira Luthfiana Prima  -  Universitas Sebelas Maret
Nurul Alifah  -  Universitas Sebelas Maret

(*) Corresponding Author

Tujuan dilakukannya penelitian ini ialah untuk mengetahui perbedaan keterampilan berpikir kritis siswa laki-laki dan siswa perempuan kelas XI SMAN 5 Surakarta. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian quasi experiment, yaitu non-equivalent control group design. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes berpikir kritis kepada siswa kelas XI SMAN 5 Surakarta. Sampel diambil dengan menggunakan teknik random sampling yang terdiri atas 30 siswa laki-laki dan 30 siswa perempuan dari kelas XI MIPA 1, 2, dan 3 SMAN 5 Surakarta. Penilaian menggunakan rubrik penilaian yang dikembangkan oleh Zubaidah, Aloysius, & Mistianah (2015).  Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan uji  independence t-test. Analisis data menunjukkan hasil yang signifikan yang berarti terdapat perbedaan antara siswa laki-laki dan siswa perempuan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah keterampilan berpikir kritis siswa perempuan lebih tinggi daripada siswa laki-laki.

Keywords: berpikir kritis, perempuan, laki-laki

  1. Cahyono, B. (2017).aAnalisis Ketrampilan Berfikir Kritis Dalam Memecahkan Masalah Ditinjau Perbedaan Gender. Aksioma, 8(1), 50–64.
  2. Ennis, R. H. (1985). Critical ThinkingaAnd The Curriculum. Phi Kappa Phi, 65(1), 28–31.
  3. Ennis, R. H. (2005). Critical Thinking Test. USA: Bright Minds.
  4. Finken, M., dan Ennis, R. H. (1993). Illinois Critical Thinking Essay Test. Retrieved November 10, 2019, http://www.critical-thinking.net/IllCTEssayTestFinken-Ennis12- 1993LowR.pdf
  5. Halpern, D. F. (2004).aA Cognitive Process Taxonomy For Sex Differences in Cognitive Abilities. Current Directions in Psychological Science, 13(4), 135–139.
  6. Halpern, D. F., & La May, M. L. (2000). The smarter sex: A critical review of sex differences in intelligence.aEducational Psychology Review, 12(2), 229–246.
  7. Hashemi, S. A., Naderi, E., Shariatmadari, A., Naraghi, M. S., Mehrabi, M., & Branch, B.a(2010). Science production in iranian educational. International Journal Of Instruction, 3(1), 61–76.
  8. Lai, E. R. (2011). Critical thinking: A literature review. Pearson’s Research Reports. Washington DC: Pearson.
  9. Leach, B. T., & Good, D. W. (2011). Critical Thinking Skills as Related to University Students’ Gender and Academic Discipline. Humanities and Social Science, 1(21), 100–106.
  10. Maccoby, E. E., & Jacklin, C. N. (1974).aThe psychology of sex differences. Stanford: Stanford University.
  11. Nirmala, S. D. (2018).aKemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV Se-Gugus 2 Purwasari Dalam Membaca Pemahaman Melalui Model Fives Dan Model Guided Reading. Dinamika Pendidikan Dasar, 10(2), 44–58.
  12. Nurazizah, A., Sinaga, P., & Jauhari, A. (2017).aProfil Kemampuan Kognitif dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA pada Materi Usaha dan Energi. Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika, 3(2), 197–202.
  13. Nurrahmah, F. (2015). Profil Proses Berpikir Kreatif Siswa Kelas X Menurut Wallas Dalam Memecahkan Masalah Pada Materi Pokok Gerak Lurus Ditinjau Dari Jenis Kelamin Dan Prestasi Belajar Fisika (Studi Deskriptif Analitis Siswa Kelas X MAN 1 Sragen Tahun Ajaran 2014/2015. UIN Walisongo.
  14. Papathanasiou, I. V., Kleisiaris, C. F., Fradelos, E. C., & Kakou, K. (2014). Critical Thinking : The Development Of AnaEssential Skill For Nursing Students. Acta Inform Med, 22(4), 283–286.
  15. Ricketts, J. ., dan Rudd, R. (2004). The relationship between critical thinking dispositions and critical thinking skills of selected youth leaders in the national FFA organization. Southern Agricultural Education Research, 54(1), 21–33.
  16. Sari, D. N., & Nurchasanah. (2012). Berpikir Kritis, Membaca Kritis. Skripsi Sarjana Pendidikan, 1–12.
  17. Sasser, L. (2010). Brain Differences Between Genders. Genesis, 5, 1–2.
  18. Wilder, G. Z., dan Powel, K. (1989). Sex Difference in Test Performance: A Survey of Literature. New Jersey: Educational Testing Service.
  19. Zakiyatun, C., Cawang, & Kurniawan, R. A. (2017). Pengaruh Media Peta Konsep Dalam Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (Nht) Terhadap Hasil Belajar Dan Daya Ingat Siswa Pada Materi Hidrolisis Garam Kelas XI MIPA SMA Negeri 7 Pontianak. Ar Razi Jurnal Ilmiah, 5(2), 159–168.
  20. Zubaidah, S., Aloysius, D. C., dan Mistianah. (2015). Asesmen Berpikir Kritis Terintegrasi Tes Essay [Critical Thinking Assessment integrated with Essay Tests. Symbion, 200–213.

Open Access Copyright (c) 2021 Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Phenomenon: Jurnal Pendidikan MIPA
Published by Faculty of Science and Technology UIN Walisongo Semarang
Jl Prof. Dr. Hamka Kampus III Ngaliyan Semarang 50185
Phone: +62 815-7502-8676
Website: https://fst.walisongo.ac.id/
Email: phenomenon@walisongo.ac.id

apps