Ahmad Dahlan’s Perspective on the Model of Modern Integration of Islamic Education

Ahwan Fanani*  -  UIN Walisongo Semarang Indonesia, Indonesia

(*) Corresponding Author

Supp. File(s): Research Instrument

Ahmad Dahlan made a breakthrough in Islamic Education in the Early 20th Century. He was not only educated in a traditional environment, but also influenced by the modernist movement in Egypt, especially Abduh and Rashid Ridla. This article aims to describe the approach of modern Islamic education by Ahmad Dahlan. This writing uses the socio-historical approach. The results show that Dahlan renewed Islamic Education by integrating Islamic subjects into the public school curriculum and vice versa. The project covers aspects of curriculum, methods, and institutions. Integration projects are more practical and in line with projects undertaken by Ismail Raj'i al-Faruqi, Naquib al-Attas, and Amin Abdullah. The modern Islamic education model by Ahmad Dahlan is relevant to current Islamic education.

 

Abstrak

Ahmad Dahlan melakukan terobosan dalam Pendidikan Islam di Awal abad 20. Beliau tidak hanya dididik di lingkungan tradisional, tetapi juga dipengaruhi oleh gerakan modernis di Mesir, terutama Abduh dan Rashid Ridla. Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan pendekatan pendidikan Islam modern oleh Ahmad Dahlan. Penulisan ini menggunakan pendekatan sosial-sejarah. Hasilnya menunjukkan bahwa Dahlan memperbarui Pendidikan Islam dengan mengintegrasikan mata pelajaran Islam ke dalam kurikulum sekolah umum dan sebaliknya. Proyeknya mencakup aspek kurikulum, metode, dan kelembagaan. Proyek integrasi lebih bersifat praktek dan sejalan dengan proyek yang dilakukan oleh Ismail Raj'i al-Faruqi, Naquib al-Attas, dan Amin Abdullah. Model pendidikan Islam modern oleh Ahmad Dahlan relevan dengan Pendidikan Islam saat ini.

 

Supplement Files

Keywords : Islamic education; integration; Islamization of knowledge; Ahmad Dahlan;integrasi; modern; model pendidikan Islam; islamisasi;model

  1. Abdullah, Amin.. Islamic Studies di Perguruan Tinggi, Pendekatan Integratif-Interkonektif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Cet. II 2010
  2. al-Attas, Syed Muhammad Naquib.. Islam and the Philosophy of Science. diindonesiakan oleh Saiful Muzani dengan judul “Islam dan Filsafat Sains”. Bandung: Penerbit Mizan Bandung 2005
  3. Alfian. Muhammadiyah: The Political Behavior of a Muslim Modernist Organization under Dutch Colonialism. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada, 1989.
  4. Anshoriy, HM Nasruddin. 2010. Matahari Pembaharuan, Rekam Jejak KH Ahmad Dahlan. Ypgyakarta: Jogja Bangkit Publisher
  5. Arkoun, Mohammed. Nalar Islam dan Nalar Modern: Berbagai Tantangan dan Jalan Baru. Diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Rahayu S. Hidayat. Jakarta: INIS,1994.
  6. Arslan, Amir Arsakib.. Limad}a Taakhkhara al-Muslimun wa Limada Taqaddama Ghairuhum. Beirut: Manshurat Dar Maktabah al-Hayyah, Tth
  7. Azra, Azyumardi. Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII and XVIII: Akar Pembaruan Islam Indonesia. Bandung: Kencana Prenada Media Group,2007.
  8. Ba-Yunus, Ilyas. 1988. “Al-Faruqi and Beyond: Future Directions in Islamization of Knowledge.” The American Journal of Islamic Social Sciences Vol. 5 No. 1
  9. Bruinessen, Martin van. Kitab Kuning, Pesantren dan Tarekat: Tradisi-Trdisi Islam di Indonesia. Bandung: Mizan, 1995.
  10. Burhani, Ahmad Najib.. Muhammadiyah Jawa. Yogyakarta: Suara Muhammadiyah. 2016
  11. Cook, James L, 1978, Purifying the Faith: The Muhammadijah Movement in Indonesian Islam, California: The Benjamin/ Cummings Publishing Company
  12. Federspiel, Howard. “The Muhammadiyah: A Study of an Ortodox Islamic Movement in Indonesia” Indonesia No. 10 (Oct. 1970
  13. Fuad, Muhammad. “Islam, Modernity and Muhammadiyah Educational Programme.” Inter-Asia Cultural Studies (5:3), 2004. 400-414
  14. Gibb, H.A.R. dan J.H. Kraemer (eds.). Shorter Encyclopaedia of Islam. Leiden: E.J. Brill and London: Luzac and C.O,1961.
  15. Hardiman, Fransiscuo Budi. Melampaui Positivisme dan Modernitas: Diskursus Filosofis tentang Metode Ilmiah dan Problem Modernitas. Yogyakarta: Kanisius, 2003.
  16. Hasyim, Umar. Muhammadiyah Jalan Lurus, dalam Tajdid, Dakwah, Kaderiasi dan Pendidikan: Kritik dan Terapinya. Surabaya: Bina Ilmu, 1990.
  17. https://id.wikipedia.org/wiki/Muhammadiyah#Universitas
  18. Jainuri, Achmad. “The Formation of the Muhammadiyah’ Ideology, 1912-1942.” Thesis of the Degree of Doctor of Philosophy The Institute of Islamic Studies McGill University Montreal Canada. 1997
  19. Jurdi, Syarifudin et.al. (eds.). 1 Abad Muhammadiyah: Gagasan Pembaharuan Sosial Keagamaan. Jakarta: PT Kompas Media Nusantara, 2010.
  20. Koentjaraningrat. Kebudayaan Jawa. Jakarta: Balai Pustaka. 1984.
  21. Kurzman, Charles (ed.), Modernist Islam 1810 – 1920, A Sourcebook. Oxford: Oxford University Press, 2002.
  22. Lubis, Arbiyah.. Pemikiran Muhammadiyah dan Muhammad Abduh: Suatu Studi Perbandingan. Jakarta: Bulan Bintang. 1993
  23. Marihandono, Djoko, ed. K.H. Ahmad Dahlan (1868-1923). Jakarta: Museum Kebangkitan Nasional Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,2 015
  24. Mulkhan, Abdul Munir. K.H. Ahmad Dahlan dan Muhammadiyah: dalam Perspektif Perubahan Sosial. Jakarta: Bumi Aksara, 1990
  25. Rahman, Fazlur. Islam and Modernity: Transformation of an Intellectual Tradition. Chicago: The Chicago of Chicago Press, 1982
  26. Salvataros, Armando. “The Rational Authentication of Turath in Contemporary Arab Thought: in Muhammad Jabiri and Hasan Hanafi”. The Muslim World. Vol. LXXXV. No. 3-4 July-October,1995
  27. Sanusi. “Al-Attas’ Philosophy of Islamic Education.” (Conference Proceeding of ARICIS I. 2006). https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/aricis /issue/view /124/showToc.
  28. Shihab, Alwi, Membendung Arus: Respons Gerakan Muhammadiyah terhadap Penetrasi Misi Kristen di Indonesia, Bandung: Mizan, 1998
  29. Shobron, Sudarno; Syamsul Hidayat, dan Mahasri Shobahiya. Studi Kemuhammadiyahan: Kajian Historis, Ideologis, dan Organisasi. Surakarta: LPID Universitas Muhammadiyah Surakarta. Cet. 2, 2010
  30. Sjadzali, Munawir. Islam dan tata Negara: Ajaran, Sejarah dan Pemikiran. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia (UI-Press) 1993
  31. Steenbrink, Karel. Pesantren, Madrasah, Sekolah: Pendidikan Islam dalam Kurun Modern. Jakarta: LP3ES. Cet. 2, 1994
  32. Thompson, Kenneth and Jeremy Thunstall. Sociological Perspective: Selective Reading. Middlesex: Penguin Book Ltd , 1977
  33. Thompson, Sayyid.. al-Haqq alladi Yajibu Ittiba‘uh fi al-Din. Batavia: Percetakan Sayyid ‘Uthman, T.th

Copyright (c) 2019 Nadwa
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 INDEXED BY

Journal Terindex di DOAJJournal Terindex di CrossrefJournal Terindex di EBSCOJournal Terindex di LeidenJournal Terindex di MorarefJournal Terindex di Google ScholarJournal Terindex di GarudaJournal Terindex di Base

apps