PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR MATEMATIKA MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA UIN WALISONGO SEMARANG

Emy Siswanah*  -  Fakultas Saintek UIN Walisongo, Indonesia

(*) Corresponding Author

Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh pembelajaran berbasis masalah terhadap kemandirian belajar matematika mahasiswa Pendidikan Matematika UIN Walisongo Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Semester I Pendidikan Matematika UIN Walisongo Semarang Tahun Akademik 2014/2015 yang berjumlah 97 mahasiswa. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian adalah angket dengan skala likert (empat pilihan). Data angket yang berbentuk ordinal dianalisis menggunakan Mann-Whitney-U-Test. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai Sig. (1-tailed) adalah 0.332 yang lebih besar dari 0.05. Jadi, dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh penggunaan model pembelajaran berbasis masalah terhadap kemandirian belajar matematika.

Keywords: pembelajaran berbasis masalah, kemandirian belajar

  1. Fathurrohman. Pembelajaran Berbasis Masalah. Dikdas UNY. Tersedia dalam http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/pendidikan/Fathurrohman,%20S.Pd.,M.Pd/Pembelajaran%20Berbasis%20Masalah.pdf. (Diakses 30 Maret 2014).
  2. Handayani, S. dan Sapir. (2009). Efektifitas Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) dan Pembelajaran Kooperatif (Cooperative Learning) Tipe Jigsaw untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar, Hasil Belajar dan Respon Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 2 Malang. Jurnal Pendidikan Ekonomi. Vol. 2, No. 1. Diterbitkan oleh fakultas ekonomi universitas negeri malang. (online). Tersedia: http://fe.um.ac.id/wp-content/uploads/2010/03/SRI-HANDAYANI-revisi.pdf (Diakses 23 Maret 2014).
  3. Hargis, J. (http:/www.jhargis.co/). The Self-Regulated Learner Advantage: Learning Science on the Internet. (Diakses 28 Maret 2014).
  4. Harinaldi. 2005. Prinsip-Prinsip Statistik untuk Teknik dan Sains. Jakarta : Erlangga.
  5. Marzuki, A. 2006. Implementasi Pembelajaran Kooperatif (Cooperative Learning) Dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Koneksi dan Pemecahan Masalah Matematik Siswa. Tesis pada PPS UPI. Bandung.
  6. Riyanto, Yatim. 2010. Paradigma Baru Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada Media Grup.
  7. Sudjana, Nana dan Ibrahim. 1989. Penelitian dan Penilaian Pendidikan. Bandung : Sinar Baru.
  8. Sumarmo, U. 2010. Kemandirian Belajar : Apa, Mengapa, dan Bagaimana Dikembangkan pada Peserta Didik. Tersedia dalam http://math.sps.upi.edu/?p=61. (diakses tanggl 5 April 2014).
  9. Trianto. 2007. Model-Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Kontruktivistik. Jakarta: Prestasi Pustaka.
  10. UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Open Access Copyright (c) 2016 Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Phenomenon: Jurnal Pendidikan MIPA
Published by Faculty of Science and Technology UIN Walisongo Semarang
Jl Prof. Dr. Hamka Kampus III Ngaliyan Semarang 50185
Phone: +62 815-7502-8676
Website: https://fst.walisongo.ac.id/
Email: phenomenon@walisongo.ac.id

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 
apps