Implementasi Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar Pada Masa Pandemi Covid-19 Ditinjau Dari Teori Konstruktivisme

Ragil Dian Purnama Putri*  -  Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia
Suyadi Suyadi  -  Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia
Veni Veronica Siregar  -  Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia

(*) Corresponding Author

Abstrak Bahasa Indonesia

Pandemi COVID-19 telah merubah tatanan pendidikan di seluruh negara, termasuk Indonesia. Secara tanggap pemerintah telah mengambil sikap bahwa pendidikan harus diterapkan pembelajaran daring untuk mengurangi penambahan kasus COVID-19. Dampak dari kebijakan tersebut terhadap pendidikan antara lain berpengaruh pada kurang maksimalnya pelaksanaan pembelajaran tematik. Artikel ini bertujuan untuk memaparkan implementasi pembelajaran tematik di masa pandemi COVID-19 ditinjau dari teori konstruktivisme di SDN Pilangrejo. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif jenis survei. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah siswa, guru, dan kepala sekolah. Teknik analisis data yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: 1) kegiatan apersepsi dilaksanakan oleh guru dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan kepada siswa, 2) kegiatan eksplorasi dilakukan oleh guru dengan menyampaikan materi melalui Grup WhatsApp dan Youtube, 3) kegiatan diskusi belum maksimal dilaksanakan, dan 4) kegiatan evaluasi dilaksanakan dengan meminta siswa untuk menjawab kuis google formulir.

 

Abstract in english

The COVID-19 pandemic has changed the order of education in all countries, including Indonesia. The government has responded responsively to the position that education must be applied to online learning to reduce COVID-19 cases. The impact of this policy on education, among others, affects the less than the optimal implementation of thematic learning. This article aims to describe the implementation of thematic learning during the COVID-19 pandemic in terms of constructivism theory at SDN Pilangrejo. The research method used was a qualitative survey type research. Data collection tools used were observation, interviews, and documentation. The subjects of this study were students, teachers, and school principals. The data analysis technique used is descriptive qualitative. The results of this study found that: 1) apperception activities were carried out by the teacher by giving questions to students, 2 the teacher carried out) exploration activities by delivering material through WhatsApp and Youtube Groups, 3) discussion activities were not maximally implemented, and 4) evaluation activities implemented by asking students to answer quiz of Google form.

Keywords : pembelajaran tematik, teori pembelajaran konstruktivisme, COVID-19, thematic learning, constructivism learning theory,

  1. Anggraini, D., & Suyadi. (2019). Metode Demonstrasi sebagai Peningkatan Perkembangan Kognitif Anak. Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 4(1), 13–24.
  2. Cahyo, A. N. (2013). Panduan Aplikasi Teori-Teori Belajar Mengajar Teraktual dan Terpopuler (pp. 182–185). Yogyakarta: Diva Press.
  3. Dahar, R.W. (1996). Teori-Teori Belajar. Jakarta: Erlangga.
  4. Dahar, Ratna Wilis. (2011). Teori-Teori Belajar Dan Pembelajaran (p. 152). Tampa Tempat Terbit: Erlangga.
  5. Danarjati, D. P., Murtiadi, A., & Ekawati, A. R. (2014). Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: Graha Ilmu.
  6. Esa, R. W. (2017). Penerapan Teori Belajar Konstruktivisme Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbantuan Media Video Kelas VII di SMPN 87 Jakarta, Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
  7. Fadillah. (2014). Implementasi Kurikulum 2013 dalam Pembelajaran SD/MI, SMP/MTs, & SMA/MA. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
  8. Febrina, D. (2018). Studi Tentang Pelaksanaan Pembelajaran Geografi Berdasarkan Standar Proses di Sma Negeri 7 Padang. Jurnal Buana, 2(1).
  9. Handayana, J. (2016). Metodelogi Pengajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
  10. Kemendikbud. (2013). Permendikbud No. 65 tentang Standar Proses Pendidikan.
  11. Makka, M. A. (2014). Aplikasi Teori Kognitif dan Model Pembelajaran Kontruktivisme dalam Pembelajaran IPA SD. In Makalah LPMP Sulawesi Selata (p. 5).
  12. Moleong. (2017). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
  13. Muamanah, H., & Suyadi. (2020). Pelaksanaan Teori Belajar Bermakna David Ausubel Dalam Pembelajaran Agama Islam. Belajea: Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), 161–180.
  14. Muhibbin, & Hidayatullah, M. A. (2020). Implemntasi Teori Belajar Konstruktivisme Vygotsky Pada. Belajea: Jurnal Pendidikan Islam, 5(01), 113–130.
  15. Mujib, A., & Mudzakkir, J. (2010). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kencana.
  16. Nisa, H., & Suyadi. (2020). Mengatasi Kesulitan Belajar Matematika Anak Usia Sekolah Dasar Dengan Pendekatan Psikologi Kognitif. Jurnal Pendidikan Ke-Sd-An, 16(1), 21–28.
  17. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016 Tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Badan Standar Nasional Pendidikan Jakarta : 2016. (n.d.). Jakarta: Badan Standar Nasional Pendidikan.
  18. PP No. 21 tahun 2020 tentang pembatasan sosial pembatasan besar dalam rangka percepatan coronavirusdisease 19.
  19. Riyanto, Y. (2010). Paradigma Baru Pembelajaran Sebagai Referensi bagi Guru/Pendidik dalam Implementasi Pembelajaran yang Efektif dan Berkualitas. Jakarta: Kencana Media Group.
  20. Salam, M. (2020). WhatsApp: Kehadiran, Aktivitas Belajar, dan Hasil Belajar. Jurnal Pendidikan Matematika, 11(2), 198.
  21. Sigit, M. W. (2013). Pembelajaran Konstrutivisme Teori Dan Aplikas Pembelajaran Dalam Pembentukan Karakter (p. 4). Bandung: Alfabeta.
  22. Suci, Y. T. (2018). Menelaah Teori Vygotsky Dan Interdepedensi Sosial Sebagai Landasan Teori Dalam Pelaksanaan Pembelajaran Kooperatif di Sekolah Dasar. Jurnal Kajian Penelitan Pendidikan Dan Pembelajaran, 3(No.1 (Oktober 2018)), 232.
  23. Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta.
  24. Sukiman. (2008). Teori Pembelajaran dalam Pandangan Konstruktivisme dan Pendidikan Islam. Jurnal Kependidikan Islam, 3(1), 60–61.
  25. Surat Edaran Mendikbud Nomor 15 Nomor 15 Tahun 2020 tentang Panduan Penyelenggaraan Program Belajar Dari Rumah. (n.d.).
  26. Suyadi. (2014). Kepemimpinan Guru Dalam Pembentukan Karakter Siswa. Al-Bidayah, 6(1), 115–124.
  27. Taufik, A., Prianto, P. L., & Mikarsa, H. L. (2008). Pendidikan Anak di SD (p. 7.10). Jakarta: Universitas Terbuka.
  28. Verrawati, A. J. (n.d.). Implikasi Teori Konstruktivisme Vygotsky Dalam Pelaksanaan Model Pembelajaran Tematik Integratif Di SD. Jurnal Pendidikan Agama Islam.

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

 

INDEXED BY:

     

apps